Kisah Kita 'Amellio'

Kisah Kita 'Amellio'
HUKUMAN


__ADS_3

"Ameel!" Sapa Rahman dari jauh sambil lari mendekati Ameel


"Ehh" ucap Lio melindungi Ameel


"Ohh.. Dullia dirumah sakit Man" ucap Ameel


"Rumah sakit mana?" tanya Rahman


"Rumah sakit Sentral Medika Man" jawab Ameel


"Abis pulang sekola kita mau jenguk.. lu mau ikut?" tanya Kim


"Tapi bukannya lu ada kelas multimedia tambahan ya?" tanya Hiro


"Oiya, besok juga bisa si.. nanti tunggu gue depan warung" ucap Rahman pergi


(DI LAPANGAN)


"Sebelum belajar tentang Basket saya mau kalian pemanasan dulu" ucap Pa Guru OR (olahraga)


"Siap pa" sahut murid Tata boga


"Yang mimpin Sasha maju" ucap Pa guru Or


"Dari kepala ya, hitung mulai" ucap Sasha memegang kepala


"Satuu.. duuaa.. tigaa.." ucap semua murid


"Yo" panggilan dari Ameel


"Hm??" Cetus Lio mengangkat Alis


"Ada yang aneh ga si?" tanya Ameel


"Engga, lu tetep cantik kaya biasanya" ucap Lio memandang Ameel


"Heh Lio.. madap kanan jangan salah arah!" cetus Pa Guru Or


"Maap pa" ucap Lio


"Lagian si segala gombal" cetus Ameel ganti gaya

__ADS_1


"Tapi situ baper kaan?" ucap Lio menggoda


"Adah? Engga si" ucap Ameel buang muka


"Eh itu APAAJ?!" ceplos Lio menunjuk ke arah kaki Ameel


"HWAAAAAAA~" Teriak Ameel loncat dan Lio menangkap Ameel


"Heh kalian!!" ucap Pa Guru Or menghampiri


"Eh" cetus Ameel dan Lio


Spontan Lio menurunkan Ameel


"Kalian berdua lari lapangan.. Kalian masing-masing 10" ucap Pa Guru memberi hukuman


"HAH SEPULUH??" Teriak Ameel panik


"Ga salah denger pa?" tanya Lio bingung


"Dimulai SEKARANG" ucap Pa Guru spontan Ameel dan Lio lari mengelilingi


"Elu si nyari masala" ucap Ameel sambil lari pelan


"Yah.. maap Meel" cetus Lio


Putaran Ke Kedua, Ameel lari semakin lama semakin pelan


"Lu cape meel?" tanya Lio


"Huhh.. haahh.. iyalah" ucap Ameel lemes


"Hayo dikit lagi" ucap Lio menarik tangan Ameel


"Heh jan cepet cepet gue engaaapp" ucap Ameel ditarik


Putaran Ke Tiga, kaki Ameel sudah mulai engga kuat..


"Yoo.. gue ga kuat" ucap Ameel menjatohkan dirinya


"Eh baru tiga putaran meel" ucap Lio menahan Ameel

__ADS_1


"Gue lemah yo sumpah.. lelah hayati gue" ucap Ameel mengeluarkan banyak keringatt


"Tujuh putaran lagi Meel ayo" ucap Lio


"Anjier lu.. dikira esey.. ini tu so hard Yooo" ucap Ameel tepar


"Gue yakin lu bisa Meel" semangat Lio tidak mempan


"Aish lapangannya lebar bat kaya pahala guee.. kaki gue udah nangis ini" cetus Ameel


Spontan Lio membawa Ameel diPundaknya.. dan lanjut lari


"Heh gue kan berat yo!!" oceh Ameel


"Gue ga mau lu nambah hukuman lagi" ucap Lio sambil lagi


"Heh liat dah, Lio ngegemblok si Ameel" cetus Tara


"Whaat?" cetus Sasha dengan ekspresi kesal


"Soo sweet" cetus Tara


"Sutt diem" ucap Sasha sedikit sinis


Seketika Kim lewat dan melihat Lio lari membawa Ameel


"ANJAAAIII" Teriak Kim Syoookk


"Agila sih" cetus Meyra ga nyangka


"Eh sumpa Lio kuat angkat Ameel?" tanya Arisya baru datang


"Jelas jelas Lio muterin lapangan bawa si Ameel" jawab Annisa


Putaran ke Enam, Lio mulai kelelahan lari membawa Ameel


"Agila lu keringetan parah Yo" ucap Ameel


"Huahh" ucap Lio mulai teler dan menjatohkan dirinya


"Siapa suruh berhenti?" tanya Pa Guru baru datang

__ADS_1


__ADS_2