
○Dullia○
Heh lu dapet nomer gue dari manaa
○Yoyo Maman○
Jangan ge-er. Dari grup lah
Dullia mulai pindah ke Kamar sambil main hp, mereka chatan hingga tengah malem
Keesokan Harinya
Semua berkumpul di Rph (tempat kumpul Bis) dan baris sesuai kelompok
"Eh kalian kelompok 21 kan? Gue juga soalnya" ucap lelaki
"Eh iya join aja kali" sahut Kim
"Kenalin gue Fiza dari Tsm" ucap Fiza
"Oh kenalin juga gue Kim, ini Meyra, Ameel, Lio, Hiro, Yunna, Alex, Dullia, sama ini Maman" ucap Kim menunjuk satu-satu
"Dih gue Rahman.." ucap Rahman
"Ohh keliatan dari syalnya ga ada yang dari Tkr ya" ucap Fiza melihat syal jurusan
Sesampai ditempat ldks hari mulai gelap
(DI PUNCAK)
"Jika sudah membuat tenda kumpul lagi diLapangan tanah merah sana" ucap Pembimbing Satgas
"Cakeep banget tu kakel.. adem liatnya" ucap Kim terpesona
"Eh Kim, bantu pakuin ini" ucap Fiza mengalih
"Ngiket tali ko susah bat si" ucap Ameel kesel
"Jangan banyak protes.. kuatin tenaga makanya" ucap Lio membantu
"Eh tu, Dullia sama Rahman ambil kayu disana dah.. buat bakar-bakar" printah Meyra
"Kan ada si Yunna sama Alex nganggur" ucap Rahman ngeluh
"Dih gue masak air ya!!" ucap Yunna kesal
__ADS_1
"Masak aer palingan nyalain api doang" cetus Rahman
"Lu liat ga pas kita bersihin ni rumput.. lu liatnya pas udah kelar kan?" Cetus Alex, Rahman terdiam lalu melirik Dullia
"Loh Dullia mana?" Tanya Rahman
"Udah duluan noh lagi ngambil" ucap Meyra
Rahman berlari cepat kearah Dullia
"Biar gue aja! Ni lu pegang senter" ucap Rahman mengambil Kayu dari tangan Dullia
Dullia hanya terdiam binggung apa yang Rahman pikirkan
Selesai membuat Tenda, Hiro membuat mie sebaskom
"Nikmaaatt" ucap Kim mencium aroma mie
"Makan gih" ucap Hiro
"Kelompokk 21 mana??" Tanya Pj *penanggung jawab
"Sini kaa" sahut Meyra
Selesai makan.. pada rebahan
"HITUNGAN KE 10 JIKA ADA YANG TERLAMBAT BAKAL DIHUKUM!!" ucap Pembimbing
"Eh ayo ke lapangan!!" Ucap Meyra panik lari
Semua lari bergegas gegass.. hingga Ameel tersandung karna Salah jalan (suasana gelap jadi ga keliatan)
"Ayo meel" ucap Kim sambil lari
"Duluan ajah" ucap Ameel spontan dibopong Lio
"Ehh lu ga ke lapangan???" Tanya Ameel shock
"Lu luka harus ke uks" ucap Lio
(DI LAPANGAN)
"Loh ini ko kurang dua orang?" Tanya Ka Zero
"Oh Ameel luka ka, jadi Lio bawa ke Uks" ucap Kim
__ADS_1
"Oh yauda kalo gitu" ucap Ka Zero membuang muka
'Dih dia kenapa lagi si' ngedumel Kim
"Muka gue aneh ga si Za?" Tanya Kim berbalik badan
"Gelap.." ucap Fiza
"Anyink" ucap Kim menghadap depan
"Cantik ko" bisik Fiza
"Malam ini kita cari jejak.. jadi kalo yang ga bisa ga masalah angkat tangan ajah" ucap Wakil pembimbing
Spontan Kim mengangkat tangan.. Tetapi hanya Kim saja..
"Cih Lemah" cetus pembimbing
"Shiteuu" ucap Kim menurunkan tangannya
"Kamu Kim? Seriusan ga mau ikut?" Tanya pembimbing
"Iya ka Marcel" cetus Kim sambil nunduk
"Tenang Kim, jangan takut" bisik Fiza memegang tangan Kim dari belakang
"Gausa takut" ucap Pembimbing mengusap kepala Kim lalu pergi
"Ini peta kalian, hanya itu yang saya bisa bantu.. semoga ga menyulitkan kalian.. jangan lupa dipohon ada petunjuk oke.. saya tunggu digaris finis" ucap Ka Zero
"Eh Kim mimisaann" ucap Meyra panik
'Apa ini yang dirasain ameel juga?' Gumam Kim mengelap hidungnya
"Eh lu pada ngerti peta kaya gini?" Tanya Dullia
"Gue si ga bisa.. coba Rahman, kali aja bisa" sahut Hiro
"Cih gampang.. ayo jalan" ucap Rahman membawa Peta
"Gue takut zaa" ucap Kim memeluk tangan Fiza
"Cih santai aj.." ucap Fiza melihat Kim ketakutan
//CANGGUNG//
__ADS_1