
"Pa beri saya istirahat sebentar" ucap Lio memohon
"Engga bisa!! Kalian harus lanjutkan putaran lagi" cetus Pa guru
"Pa kaki saya ga kuat lagi pa" ucap Ameel dengan raut wajah lemas
"Tetep lanjut!! Ato kamu mau saya tambah hukumannya?!" tanya Pa Guru
"Tapi ini ga Adil pa.. cuman masala saya meluk Lio harus seberat ini?" tanya Ameel kesal
"Kalian kan tau disekolah ini ga boleh pacaran!" Ucap Pa Guru tegas
"Tapi banyak pa yang pacaran.. kenapa yang disiksa saya sama Lio doang?" tanya Ameel (lagi)
"Heh.. berani beraninya ngelawan guru!" ucap Pa Guru menarik baju Ameel
Spontan Lio menangkap tangan Pa Guru dan menatap dengan dingin dan sinis
"Baik kalo itu pinta bapa, saya lanjutkan tanpa Ameel, tapi Bapa gausah kaya gini!" ucap Lio melepaskan tangan Pa Guru dari baju Ameel
"Kalian emangnya udah berapa puteran si??.." tanya pa Guru
"Baru tujuh puteran pak" cetus murid lain
"Kalo kamu ga lari sama Ameel.. berarti kamu harus lari buat Ameel juga.. biar Adil!" cetus Pa Guru
"Hah? Lio harus lari 6 putaran?? Itu mah ga adil paak" ucap Ameel
"Kamu tau apa tentang Adil?.. keenakan aja kamu cuman tujuh putaran" cetus Pa Guru
"Huhh" ucap Lio melanjutkan Lari
__ADS_1
"Cih" cetus Pa Guru memberi senyum Licik
"Ameel!!" sapa Kim datang menghampiri
"Lioo Kiimm" ucap Ameel menangis merasa bersala
"Ga layak jadi guru kalo kaya gitu mah" cetus Kim kesal
"Meel ayo ke Uks, kayanya lu butuh istirahat" cetus Meyra
"Ayo" ucap Kim membawa Ameel dibantu Meyra
Putaran Ke Sepuluh.. cuaca mulai tidak mendukung.. Tiba-tiba hujan begitu deras.. Para murid yang asa dilapangan pergi kearah kelas.. kecuali Lio
Lio tetap melanjutkan larinya..
'Tinggal tiga lagi buat Ameel' gumam Lio sambil Lari
(DI UKS)
"Lah TERUS LIO BEGIMANAA INI?" tanya Ameel panik
"Sabar, kalem gue coba liat dulu" ucap Kim pergi
Putaran ke dua belas, saat Lio lari tiba-tiba ada yang membawa payung menghampiri Lio
"Heh? Sasha lu ngapain?" tanya Lio terdiam
"Gue mayungin lu lah" ucap Sasha
"Cih engga usah" ucap Lio lanjut lari dan Sasha mengikutinya
__ADS_1
"Gue bilang engga usahh" ucap Lio membawa Sasha ketempat teduh lalu lanjut lari
"Plis yo udahin aja" cetus Sasha memegang tangan Lio
Disisi lain
"Aaasyuu.. untung gue bukan Ameel.. kalo Ameel pasti cembuyu" cetus Kim lalu memutar balik akan tetapi
Kim syookk ternyata Ameel keluar dari UKS...
"Itu Sasha?" Cetus Ameel syok ga nyangka Sasha mendekati Lio
Ameel memasang wajah kagetnya membuat Kim bertindak
"Eh Meel noh tehnya di minum dulu nanti jadi es kan ga enak" ucap Kim membawa Ameel masuk ke dalam Uks lagi
"Engga.. gue ga mau Ameel kena masalah" ucap Lio lanjut lari
Putaran ke tiga belas, sesampai digaris akhir
"Yes" cetus Lio langsung pingsan
"LIOOOOO" Teriak Sasha mendekati Lio
Spontan Pa Guru juga menghampiri Lio
"Puas bapa siksa lio?? PUAS HAH?" tanya Sasha sambil menangis
"Ada apa inii??" tanya Bu Lilis datang membawa payung
"Bu bawa Sasha ke kelas.. saya angkat Lio ke Uks" ucap Pa Guru
__ADS_1
"Baik pa" ucap Bu Lilis
"TEGA YA BAPA TEGAA" Teriak Sasha sambil dibawa Bu Lilis