kisah perjalanan hidupku

kisah perjalanan hidupku
di kejar hutang


__ADS_3

haripun berganti, silih berganti rentenir pada berdatangan ke rumah menagih hutang aku tak bisa berbuat apa apa selain menangis dan menangis terkadang aku menjawab ketus kepada rentenir itu saking sakit hatinya suami yang minjam ya suamilah yang membayar istri mana tau menau urusan suami rentenir itu bilang tapi waktu suamimu minjem uang pake ktp istrinya juga jadi kalian harus bertangung jawab,tapi aku tak pernah tau pak itu urusannya tak lama rentenir itu pulang, suami kebetulan ada di rumah juga rentenir yang laen datang dan menagih hutang nya juga seingat aku dia mengancam tapi suami bilang besok aku ke tempat abangku yang besar katanya minjem uang kami juga ikut kata rentenir itu ya ke esokan harinya kami berangkat ke rumah abang yang besar awalnya kami berjalan pelan bersama rentenir itu tapi setelah lama rentenir itu tidak curiga kalau motor kami ke arah jalan yang berbeda suamiku kayak kancil cerdik tapi licik sebenarnya aku tak perbah menduga kalau dia akan seperti itu,entahlah apa yang ada di pikirannya.


setelah sore barulah kami pulang ke tempat abang yang besar ,lalu abang juga mempertanyakan kami dari mana dan kenapa ada orang yang mencari kalian,suamiku menjawab apa yang di pertanyakan abangnya.

__ADS_1


solusi yang di kasih abangnya ya itu kabur ke kota B mereka mempertanyakanku apa aku mau ikut dengan suami kabur ke kota B mau tidak mau aku harus ikut kalau tidak aku mau tingal di mana kalau aku balik ke rumah kami pasti rentenir itu akan datang menemui aku dan pasti menanyakan di mana keberadaan suami kepadaku akhirnya aku pun ikut tapi kami pergi harus pakai becak karna harus membawa baju dan keperluan kami,uang gak ada di tanganku sepeserpun yang kupunya hanya kompor gasku dan isrtrinya abang yang besar bilang bawa gasnya kemari biar besok kujuan malam itu juga kami berangkat ke rumah kami yang di kota mengambil kompor gas dan rumah becak,anak kami titipkan di rumah abang.


di pertengahan arah kami pulang ke rumah abang besin motor abis yaallah mau lari dari utang kok gini banget dalam hatiku untung ada orang yang baik hati membukakan pintu buat kami akhirnya selamat terimakasih yaallah,keesokan paginya setelah kompor gas ku jual ke kak iparku istri dari bg besar.

__ADS_1


kamipun berangkat sebelumnya kami berdua belum pernah ke kota B tapi karna hutang kami sepertinya harus berpetualaang mengikuti intruksi dari arah jalan nenuju kota B memakai becak hahhh nasib


maaf ya pembaca setia (kph). kalau aku tidak selalu posting soalnya auothor sibuk kerja cari rupiah.

__ADS_1


jangan lupa like komen ya tekan psporitnya terima kasih.


salam buat pembaca dari penulis.

__ADS_1


__ADS_2