
tubuhku terasa lelah dalam becak karna belum sampai di tempat tujuan,karna kami sama sekali sebelumnya belum pernah ke kota B di jalan kami bertanya lagi ke pada orang ,
masjid yang terbesar di kota B itu.
dan ternyata sudah dekat dengan masjit itu dan kamipun telah sampai.
kami tak tau mau kemana beristirahat karna belum tau kos Lia ada di mana
Lia adalah anak abang suamiku yang besar,
Lia tinggal di kota B sendri dan di sekolah kan disini ,
sebelumnya sebenarnya abang yang besar dan istrinya beserta kelurganya tinggal di kota B tapi entah kenapa ceritanya balik lagi ke kampung halaman ,
mungkin lebih enak tinggal di kampung sendiri daripada di kampung orang.
Lialah yang mungkin akan membantu kami disini untuk mencari tempat tinggal.
kami tidak punya hp sama sekali jadi tak tau mau menghubungi Lia pake apa.
akhirnya kami pun tidur di dalam becak nyamuk sangat beruntung malam ini karna bebas menghisap darah kami,
__ADS_1
ya kami tidur di luar masjit yang megah itu tampa berani masuk kedalamnya.
pagi badanku rasanya sakit semua karna tidur duduk tidak tidur terlentang seperti biasanya.
paginya kami ingin mencari rumah sewa
dapat sih rumahnya tapi mahal mahal sangat.
karna sewa rumahnya mahal kami tak jadi menyewa akhirnya kami kemlibali kejalanan lagi,
alhamdulillah setelah sore kami ketemu Dengan Lia dan kami di bawa ke rumh kosnya ,
karna ini kos untuk cwe suamiku tidak boleh masuk akhirnya dia tidur di becak sunguh malang nasipnya mau gimana lagi gak mungkinkan aku tidur di becak juga sementara anakku masih kecil,
di kota B becak kami tidak mau dinaiki penumpang mukin karna becak kami tertutup sedangkan di kota B rumah becaknya terbuka karna itu becak kami gak ada penumpangnya.
tapi kadang kadang ada yang baik yang menaiki becak kami,
kalau suami narik becak aku duduk berdua dengan anak menanti kepulangan suami di taman kota.
aku melihat semua aktfitas orang di taman ada tukang pembersih taman di pagi hari di sore hari banyak orang bermain ada yang jualan sunguh kasian aku tak dapat membelinya karna gak punya uang,
__ADS_1
uang yang di cari suami hanya dapat buat beli bensin untuk motor dan sebungkus nasi,
sebungkus makan berdua karna anaku masih menyusui jadi kami cuma makan sehari sekali itupun cuma buat makan malam betapa sedihnya aku.
tapi demi mendapingi suamai mau keadaan susah atau pun senang aku harus mengikuti suamiku kemanapun dia pergi..
setiap paginya aku pasti melihat pembersih taman itu seorang bapak bapak,dan aku bertanya sudah lamakah bapak kerja di sini? sudah katanya. waktu bapak melamar kerja di sini apa pakai izasah ?
iya katanya.
hah, hilang sudah harapanku batinku rencana aku mau melamar kerja di taman ini juga karna tamannya cukup luas kukira tapi aku tak punya izasah.
dan aku melihat ada seorang ibu mengumpulkan botol aqua bekas dan aqua gelas bekas lalu aku penasaran dan bertanya untuk apa barang bekas itu untuk di jual kata ibu itu,
berarti ibu ini pemulung batinku.
aku juga mulai mencari barang bekas seperti ibu itu walau tampa persetujuan dari suami hampir satu pelastik ku kumpulkan.
pas suamiku datang ini apa katanyaaaa!
jujur untuk saat ini aku merasa sedih,,, serta lucu, juga atas kekonyolanku waktu itu. kenapa aku melakukannya,,,.
__ADS_1
jangan lupa like,komen.dan vote juga tekan gambar love yang bertuliskan paporit agar kalau aku posting kalian dapat notifikasinya .
salam.