
Sore itu, tampaknya Kelly sedang sibuk membersihkan meja para karyawan yang sebagian sudah pulang. Akhirnya, setelah sekian lama. Menganggur hampir dua tahun lebih setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas. Akhirnya dia berguna juga.
Dia sangat berterima kasih, berkat salah satu sahabatnya. Akhirnya dia bekerja juga. Walaupun dia bekerja sebagai Office Girl. Itu tidak menjadi masalah baginya. Dia harus kerja apa? Dia hanya lulusan SMA.
Walaupun sebagian di mata orang-orang, pekerjaan Office Girl yang katanya posisi pekerjaan paling bawah. Padahal, gajinya juga lumayan. Tapi, tergantung perusahaan sih. Hehe.
Siapa sih sahabatnya yang membantu dirinya?
°Flashback On
Siang itu di sebuah Cafe Memoire, tampaknya ada tiga seorang gadis yang tengah asik berbincang-bincang. Ada yang sedang sibuk membahas masalah pekerjaannya. Ada pun yang sibuk membahas kisah asmaranya. Dan yang satunya lagi, asik menjadi pendengar yang setia.
“Kau tau guys, sebentar lagi akan ada kabar baik,” ucap dari salah satunya. Yaitu Nita.
“Wah, apa itu?” Tanya Tari.
“Apa ya kira-kira?” Tambahan Kelly.
“Tunggu Mas Broh ku datang.” Jawab Nita terkekeh.
“Baiklah,” ejek Tari.
__ADS_1
Nita dan Tari adalah sahabat Kelly yang sudah lama bersama-sama. Mungkin hampir di kira bersaudari tiga, saking akrabnya mereka.
Nita sibuk kuliah, sedangkan Tari bekerja sebagai Polisi Wanita di kota mereka. Yaitu, kota Peak. Sedangkan Kelly sendiri masih menganggur. Perbedaan usia mereka hanya selisih tiga tahun. Di sini. Nita berusia 23 tahun. Kelly 20 tahun dan Tari sendiri 20 tahun. Nita paling tua di sini. Namun, soal yang sering menasihati adalah Kelly.
Kelly paling tidak suka jika salah satu sahabatnya di antara mereka berdua menangis hanya karena masalah sepeleh. Kelly selalu memberikan yang terbaik untuk kedua sahabatnya itu.
Mereka masing-masing sibuk. Tapi punya cara sendiri untuk berjumpa.
Tak lama kemudian, kisaran dua puluh lima menit. Nampak sebuah mobil memasuki area parkir. Kami hanya menebak itu mobil pacar Nita.
“Hei, maaf sudah membuat kalian menunggu.” Sapanya lalu duduk. Ya, dia Alex. Pria bertubuh tegak, tinggi dan lumayan tampan. Siapa sih yang tidak jatuh hati saat melihatnya?
“Ah, tidak masalah kak.” Ucap Kelly.
“Dalam rangka apa nih?” Tanya Tari.
Alex memberikan isyarat pada Nita. Nita pun meraih tas miliknya. Lalu mengeluarkan dua kartu undangan.
“Datang ya,” sambil mengeluarkan kedua kartu undangan itu. Tari dan Kelly pun saling menatap melihat apa yang ada di depannya itu.
“Wow, semakin di depan saja.” Ledek Tari.
__ADS_1
“Huuu, dasar.” Ujar Nita dengan senyum masam.
“Wah, selamat ya kalian.” Lirih Kelly.
“Tentu, oh ya satu lagi. Kell, lu mau gak kerja di kantor yang aku tempati? Saat ini perusahaan kami sedang mencari Office Girl.” Tawar Alex.
Nita yang mendengar itu langsung menyenggol lengan Alex dan menatapnya dengan tatapan tidak suka. Kelly merasa tidak enak, saat Nita menatap Alex dengan tatapan marah.
Entah apa di benak Alex sampai dia tega menawarkan pekerjaan seperti itu pada sahabat kekasihnya itu.
“Serius kak?” Ucap semangat Kelly. Nita langsung melototinya. Kelly langsung tertunduk.
“Kalau mau ngajak bekerja, yang bagus dikit dong.” Ketus Nita.
“Ya maaf sayang, kan cuma itu saat ini yang ada.” Jawab Alex dengan wajah memelas.
“Ah, gak apa-apa. Yang penting halal,” Kelly tahu situasi apa yang saat ini dia hadapi.
Baru juga Tari ingin bersuara, namun tangannya di cegah oleh Kelly. Dengan gelengan pelan di kepala. Tari sudah mengerti maksudnya. Tari pun memilih diam.
°Flashback Off
__ADS_1