
Mereka akhirnya sampai di tempat aman tanpa hantu dan kamera. dikta pun langsung melepaskan pegangan tangannya. Tapi keylan baru sadar kalau sebelah sepatunya copot entah di mana.
keylan langsung heboh mencari-cari sepatunya.dikta santai menyuruhnya menunggu di sini lalu keluar sendirian untuk mencarikan sepatunya.
Di ujung lorong, dua hantu hitam dan putih berusaha menakutinya, tapi gagal. dikta malah menatap mereka tajam sebelum kemudian mengambil sepatunya keylan
Si kameramen baru menyusul tak lama kemudian gara-gara dia juga dihadang para hantu. Mereka semua akhirnya keluar dan MC langsung menanyai mereka tentang beberapa hal yang ada dalam misi mereka tadi.
Pertanyaan pertama mereka jawab dengan kompak karena berhubungan dengan musik dan seni Pertanyaan kedua berhasil dijawab oleh dikta berkat ketelitiannya saat mempelototi kedua hantu hitam dan putih tadi. Dan pertanyaan ketiga sukses dijawab oleh keylan berkat bantuan kameramen yang diam-diam memberinya isyarat
Setelah syuting usai,dikta membelikannya sebotol air lalu duduk agak jauh darinya. keylan menatapnya dengan bimbang, bingung bagaimana harus membahas tentang acara reuni-nya itu.
__ADS_1
Tib-tiba dikta menoleh padanya, keylan kontan memalingkan muka dengan canggung dikta heran, ada apa? keylan menyangkal dan akhirnya tidak ngomong apa-apa.
Saat keylqn masuk kelas keesokan harinya, teman-teman sekelasnya sontak heboh merecokinya tentang pacarnya yang tampan itu. Tapi kok dia tidak pernah datang untuk menjemput keylan sih?
"Dia sibuk."
"keylan dewi , pacarmu itu cakep banget, tahu."
"Eh, pacarmu punya teman-teman cowok lainnya, nggak?"
keylan benar-benar bingung dan malu menghadapi cerocosan mereka itu sampai wajahnya jadi memerah. Untung saja nael panjaitan datang saat itu dan menyelamatkan keylan dengan berteriak mengumumkan kedatangan dosen bahasa korea mereka.
__ADS_1
wina datang ke galerinya dikta dengan alasan mau melihat lukisan Tapi jelas tujuan utamanya untuk menemui dikta . Bahkan begitu melihat dikta , dia langsung sok imut dan sok akrab menyapanya sebagai 'Kakak dikta dan bersikap seolah mereka tak sengaja bertemu di sini.
Dia sungguh tak menyangka akan bertemu lagi dengan 'Kakak dikta'. dikta bingung, siapa yang dia panggil 'Kakak'.
"Kakak dikta ini aku, wina . Dulu waktu kta masih kecil, kita tetanggaan loh. Masa kau lupa? Sejak kau pindah, kita tidak pernah bertemu lagi. Tak kusangka kita akan bertemu lagi hari ini."
dikta dingin mengacuhkannya dan langsung pergi. Pfft! wina kecewa. Dia masih belum menyerah dan berusaha menggunakan alasan ingin dikta mencari lukisan tertentu, tapi pegawainya dikta menegaskan kalau bosnya tidak menerima pesanan pribadi.
Setelah beberapa lama menggalau ria, keylan akhirnya memutuskan untuk mengirim pesan ke dikta dan to the point meminta dikta untuk membawanya ke acara reuni itu. Tapi dikta cuma mendengus tanpa menanggapinya.
Di kantor, tanasia malah melihat edo sedang bersama seorang wanita di kantornya. Mereka memang cuma membicarakan pekerjaan, tapi mereka tampak sangat dekat dan saling bercanda tawa dengan riang yang jelas saja membuat tanasia cemburu.
__ADS_1
Tapi dia memutuskan tidak mengatakan apapun dan langsung kembali ke kantornya. Tapi kemudian, edo datang dengan membawa wanita itu dan memperkenalkannya sebagai asisten baru bagian produksi, namanya elisabet suciwati. tanasia tetap menyapanya dengan ramah dan tersenyum walaupun dia melakukannya dengan setengah hati .