KONTAK JODOH

KONTAK JODOH
part 21


__ADS_3

dikta lalu mengantarkannya ke sebuah kamar yang sangat luas. keylan pun bergerak cepat menata barang-barangnya.


Dan karena besok akan ada wartawan yang datang untuk meliput mereka, dikta pun mengajak keylan untuk melihat kamarnya sendiri yang luasnya dua kali lipat dari kamarnya keylan.


dikta lalu menyuruhnya untuk memindahkan beberapa bajunya dan bantalnya kemari untuk membuat ilusi seolah mereka benar-benar pasangan yang tinggal satu atap.


Tapi saat dikta mencoba memasukkan baju-bajunya keylan ke dalam lemarinya, dan keylan meletakkan bantal pink-nya di kasurnya dikta , mereka sama-sama merasa aneh dengan ke-kontrasan barang-barang mereka itu.


dikta kontan mengeluarkan semuanya dan melemparnya kembali ke keylan, balikin sana! Bawa aja perlengkapan mandinya kemari.


keylan sudah menata peralatan mandinya di kamar mandinya dikta dan langsung puas melihat hasil penataannya. Tapi menurut dikta penataannya kurang bagus, barang-barang mereka tampak jelas ada jarak. Tapi tidak masalah, biarkan dikta sendiri yang menanganinya.

__ADS_1


Keesokan harinya, dikta memulai rutinitas paginya dengan memainkan biola. keylan datang tak lama kemudian untuk mengabarkan bahwa para wartawan itu sudah menunggu di luar.


tanasia dan edo terburu-buru datang dan langsung memakaikan ke telinga mereka, ini biar mereka gampang berkomunikasi nantinya. Tapi diktq ngotot menolak memakainya. keylan juga merasa kurang nyaman dengan ini, seperti mata-mata saja.


"Mereka itu terkenal seperti Detektif Conan, kita tidak boleh meremehkannya."


Dia dan edo akan berjaga di dalam mobil di luar, pokoknya mereka tidak usah gugup, mereka pasti akan membantu kok.


Si wartawan Detektif Conan itu akhirnya datang, bahkan penampilannya juga meniru Detektif Conan dan dia datang dengan membawa rekannya yang bertugas merekam dengan gaya alay-nya.


"Masuklah." Santai dikta.

__ADS_1


Dia dan keylan bisik-bisik, saling mengingatkan untuk berakting dengan baik. Tapi si Conan itu dengan ketus melarang mereka bisik-bisik. Jangan pikir kalau mereka bisa menipunya. Mereka lakukan saja keseharian mereka seperti biasanya, anggap saja mereka berdua tak ada.


Mereka lalu pindah duduk di sofa, tapi mereka cuma diam saja dan duduk agak berjauhan, apalagi sikap mereka benar-benar kaku dan canggung. Si Conan jadi semakin curiga dan blak-blakan menyatakan kecurigaannya pada para penonton. Masalah pasangan tuh seperti ini?


"Kalau anda bicara sendiri terus, kami tidak akan punya kesempatan." Sengit dikta .


Baiklah, mereka cuma akan merekam, dikta dan keylan lakukan saja apapun yang mereka inginkan.


Karena dikta masih saja diam, keylan berinisiatif mengajaknya sarapan. dikta mau makan apa hari ini?


"Terserah kau saja." Cuek dikta.

__ADS_1


Biar lebih meyakinkan, keylan usul bagaimana kalau sarapan hari ini sama seperti yang kemarin? dikta jelas bingung, tapi dengan cepat dia menyetujuinya lalu ikut ke dapur untuk membantunya. Mereka benar-benar berusaha bersikap senormal mungkin, bak pasangan yang sudah lama lama tinggal bersama.


Tapi tiba-tiba keylan merasakan ponselnya bergetar. Dengan sengaja dia memberi isyarat pada dikta dengan menepuk-nepuk sakunya sambil beralasan kalau dia mau pergi ambil air dulu.


__ADS_2