KONTAK JODOH

KONTAK JODOH
part 8


__ADS_3

Terang saja cerocosannya itu langsung membuat dikta menatapnya dengan sinis. Si kori lalu mulai mendengarkan kedua musiknya dan tampak menikmatinya.


Tapi kemudian saat dia disuruh menyebutkan perbedaannya, dia malah nyerocos ngasal teknik-teknik musik yang membuat wajah dikta jadi semakin masam. Jelas semua cerocosannya itu sama sekali bukan jawaban yang dikta inginkan.


Menyadari ekspresi dikta kory buru-buru beralasan kalau dia masih rada-rada ngantuk, jadi bisakah dia mendengarkannya sekali lagi. Sayangnya tidak bisa, karena setiap peserta hanya boleh mendengarkan satu kali. Jadi dia boleh pergi.


Setibanya di toko baju, tanasia langsung memilihkan sebuah kemeja dan celana untuk keylan. Si pegawai langsung memuji-muji pilihan bajunya, ini baju koleksi terbaru soalnya.


keylan akhirnya mencoba bajunya, tanasia langsung suka dengan pilihan bajunya itu, cocok sekali. Tapi keylan kurang suka, baju beginian bukan gayanya, ini lebih cocok untuk tanasia


"Tidak. Kau hanya jarang pakai model beginian."


Tapi tetap saja keylan ragu, baju ini pasti mahal banget. Melihat mereka kasak-kusuk, si pegawai toko langsung saja nyerocos memuji-muji betapa cocoknya keylan pakai baju itu, koleksi baju mereka limited edition loh.

__ADS_1


Tepat saat iru juga, tiba-tiba saja wina muncul di sana dan langsung nyinyir. Ke mana pacarnya keylan? Canggung, keylan beralasan kalau cowoknya lagi sibuk.


Sepertinya wina sudah jadi langganan tetap di toko itu, si pegawai toko bahkan sudah mengenalnya dan memberitahunya kalau mereka punya banyak koleksi baru.


Tapi wina malah sengaja menarget baju yang sedang dikenakan keylan itu.keylan bilang tidak, kontan saja wina tambah nyinyir menyindir keylan yang pasti tidak mampu membeli baju itu. Mending dia cari di tempat barang diskonan aja deh.


tanasia jelas kesal mendengarnya. Siapa bilang kalau keylan tidak akan membeli baju ini? Siapa sih nih cewek?


"veronika wina ."


wina tersinggung. "Kau itu siapa?! Mau apa kau?! Kau beli baju buat dia? Lepasin baju itu!"


"Siapa bilang kami tidak akan membelinya? Tolong tagihannya."

__ADS_1


Tapi keylan malah ngotot tidak mau membelinya, ini tidak cocok untuknya. tanasia tak peduli, pokoknya mereka akan membayarnya, sudah tidak bisa dikembalikan karena si pelayan kan sudah memberi mereka tagihannya.


Masih belum menyerah juga, wina memberitahu keylan kalau dia punya teman yang bekerja di studionya dikta dan temannya itu bilang kalau orang-orang di sana tidak pernah melihat keylan. Mereka bahkan bilang kalau dikta tidak tertarik dengan cewek.


Jadi bagaimana bisa sembarang orang tiba-tiba bisa jadi pacarnya dikta. Bagaimana bisa hubungan mereka tidak go public dan tidak ada seorangpun yang mengenal keylan... keculi dia bukan pacar betulan.


Apa keylan tahu kalau mereka akan mengadakan reuni kelas dua hari yang akan datang? Dan di acara itu, diharuskan bawa partner. Tapi dikta cuma mendaftarkan satu orang saja. Masa keylan tidak tahu? Jangan-jangan dia tidak mau bawa keylan


keylan benar-benar tak tahu bagaimana harus membalasnya dan cuma berusaha untuk menghindar saja. Jelas saja reaksinya itu membuat wina makin nyinyir.


Kesal, tanasia langsung membentak wina untuk jaga mulut. keylan tuh pacarnya dikta,mereka semua tahu kok tentang acara reuni itu. Baju ini tuh mereka beli untuk acara reuni itu.


wina nyinyir. "Benarkah? Yah, pergi saja. Sepertinya kau tidak akan mempermalukan dikta."

__ADS_1


"Yah, ayo pergi. keylan sangat cantik, nggak kayak wajah palsumu!" Kesal tanasia lalu menyeret keylan ke kasir buat bayar baju itu


__ADS_2