KONTAK JODOH

KONTAK JODOH
part 27


__ADS_3

tanasia langsung meneleponnya untuk mengabarkannya tentang masalah ini, tapi keylan malah mengaku kalau dia lagi ngobrol sama Ibunya dikta . Kontan saja tanasia langsung menggodanya, kayaknya mereka bakalan menikah nih.


Dia baru mau membahas tentang si penyerang itu, tapi keylan sudah panik duluan gara-gara olokannya, apalagi suaranya tanasia keras banget dan Ibu bisa mendengarnya. 


Kontan saja keylan buru-buru memutus sambungan mereka dan menjelaskan ke Ibu kalau temannya yang ini emang gitu orangnya. Ibu sih tidak masalah, anak muda jaman sekarang boleh kok saling mencintai.


edo penasaran, ada apa dengan keylan? tanasia memberitahu kalau ayah dan ibunya dikta datang, jadi keylan sekarang lagi ngobrol sama camernya.


"Nenek." Gumam Edo


Hah? tanasia bingung apa maksudnya, nenek apa maksudnya? (Oh, dia nggak tahu kalau Edo dan dikta itu paman dan keponakan?) edo buru-buru meralat, maksudnya ibu mertua.


Mereka turun tak lama kemudian dan Ibu langsung memamerkan bros buatan keylan itu pada suaminya sambil memuji-muji keylan


"Paman, Bibi, kalian sangat baik."

__ADS_1


"Syukurlah kau bisa tertawa. Kalau dikta mengganggumu, bilang saja ke bibi."


"Dia memperlakukan saya..." Kontan saja dikta langsung menatapnya penasaran. "... Dengan sangat baik. Hahaha!"


Karena sudah larut malam, Ayah dan Ibu pamit. Tapi Bibi mengingatkan mereka untuk main-main juga ke rumah Ayah dan Ibu kapan-kapan.


edo mengantarkan tanasia pulang. Bukan cuma itu saja, dia juga memberikan hadiah untuk tanasia .Soalnya tanasia sudah bekerja dengan baik hari ini, benda ini bisa membantu tanasia tidur nyenyak.


"Kalau kau lelah, aku tidak tahu harus bagaimana."


tanasia yang awalnya senang, kontan kecewa mendengar edo memberinya hadiah cuma karena alasan itu. Tapi dia cepat-cepat menutupi kekecewaannya dengan mengucap terima kasih, edo memang bos yang baik.


Cemas, keylan berniat mau mengantarkannya ke rumah sakit, tapi dikta ngotot menolak. Terpaksalah akhirnya dia sendiri yang harus merawat dikta.


Dia membantu memapah dikta kembali ke kamarnya, membuatkannya air gula-garam, memberikan selimut pinknya saat dikta mengeluh kedinginan, bahkan membuatkan bubur untuknya.

__ADS_1


Tepat saat itu juga, keylan mendapat pesan yang mengundangnya untuk berpartisipasi dalam sebuah festival online. Tapi keylan mengacuhkannya demi fokus merawat dikta


Pun begitu,dikta masih saja berniat mau berangkat kerja. Terang saja keylan langsung melarang keras dan memaksanya berbaring kembali. dikta akhirnya mengalah, tapi dia bosan berbaring terus.


"Kalau begitu, bagaimana kalau nonton film bersamaku?" Usul keylan.


dikta setuju... dan langsung mengundang keylan untuk duduk di sampingnya. Pfft! Jadilah mereka nonton kartun bersama di tempat tidurnya dikta.


Tapi beberapa lama kemudian, keylan malah mendapati kepala diktatiba-tiba terkulai ke bahunya dan tertidur lelap. Canggung, dikta berusaha sepelan mungkin geser menjauh, menyelimutinya rapat-rapat lalu pergi.


Hari sudah malam saat dikta terbangun lagi. keylan langsung membantunya turun untuk makan malam bersamanya.


Sepertinya dia sudah mulai baikan dan sudah bisa makan lahap sekarang, dan tampak jelas dia sangat menikmati perhatian keylan.


keylan rasa kalau dikta pasti sakit gara-gara masalah pencernaan. Tapi, kemarin kan mereka makan makanan yang sama, lalu kenapa keylan baik-baik saja?

__ADS_1


"Siapa yang bisa menyaingi perut besimu?" Olok dikta . Iiish! Nyebelin! Dasar jahat, pantaslah dia keracunan makanan.


Usai makan malam, keylan mengantarkannya kembali ke kamar dan membekalinya dengan lonceng. Siapa tau dikta butuh apa-apa, dia bunyikan saja lonceng ini untuk memanggilnya.


__ADS_2