
tanasia baru pulang keesokan paginya dan terang saja keylan langsung penasaran, ke mana dia semalam. tanasia canggung beralasan kalau dia kerja lembur, sekarang dia kecapekan, mau mandi dulu.
Tapi tanasia dengan cepat menahannya dengan curiga lalu mengendus-endus bau tubuh tanasia.
,Dia kerja lembur setelah pesta? Bajunya tanasia juga kusut, kancing atasnya terbuka, parfum ini juga bukan yang biasanya dia pakai, dan masih ada bau wine di tubuhnya.
Wah! Wah! Apakah keylan mengetahuinya? tanasia kontan gugup dibuatnya. Tapi ujung-ujungnya dia malah mengomentari warna lipstik tanasia yang menurutnya natural dan awet sejak semalam.
keylan masih penasaran, tanasia kerja lembur sama siapa semalam? Err... tentu saja sama rekan kerja lainnya, banyak orang pokoknya. Oh, begitu... lalu, apakah suasana 'kerja lemburnya' berwarna pink puitis
Canggung, tanasia buru-buru mengalihkan topik mengkritiki keylan . Dia tuh cewek, urus diri dikit lah, sikat gigi aja sana!
keylan tak menyerah, malah tambah nyerocos menuntut tanasia untuk jujur aja padanya. Walaupun pengalaman cintanya nol, tapi ilmu teorinya cukup bagus, dia juga sering membaca novel. Kegiatan seperti itu tuh sering banget dibahas di novel, jadi dia ngerti lah.
__ADS_1
tanasia sampai stres mendengar cerocosan hebohnya. Kalau keylan memang sepintar ini, seharusnya dia menggunakannya dalam acara kencannya. Bikin orang kesal aja.
Yah, dia bilang sendiri saja ke dikta itu, keylan kan sudah berusaha melakukan yang terbaik. Tapi keylan bisa menebak bagaimana reaksi dikta nantinya, palingan dia hanya akan bilang 'Nggak perlu, nggak penting' dengan muka lempengnya.
Baiklah, baiklah. keylan yang sabar aja yah biar dia bisa melanjutkan studinya ke luar negeri. Sekarang dia mandi aja sana.
Tapi tepat saat itu juga, ponselnya tanasia berbunyi dan keylan langsung antusias mau ngintip. tanasia kontan panik dan lari menghindarinya.
Ngomong-ngomong tentang acara itu, si pegawai penasaran dengan wanita itu. Siapa sebenarnya wanita itu? Selama ini dia tidak pernah melihatnya,dikta juga tidak pernah membicarakan tentangnya.
"keylan dewi."
"Oooh. Menurut banyak penonton, kalian berdua yang paling serasi, dia juga cantik."
__ADS_1
dikta kontan kesal mendengarnya. "Kau cerewet sekali."
keylan sedang asyik membacakan cerita untuk para penontonnya yang ternyata cuma sekumpulan miniatur anime. Tapi tiba-taiba tanasia muncul dan cepat-cepat menyeretnyaa bangkit, mereka harus pergi ke mall sekarang juga.
Barusan dia dapat pesan yang bilang kalau jadwal acaranya diubah jadi besok gara-gara miss komunikasi di tempat acara, jadi mereka harus membeli beberapa baju baru untuk keylan
Sepertinya hari ini dikta mau merekrut seseorang yang memiliki bakat musikalitas. dikta hanya apakah wawancaranya sudah siap. Pegawainya bilang iya, dia sudah mengurusnya. Tapi ada yang kurang, dia menginginkan suara yang bagus dan cocok, tapi sulit sekali.
Wawancara dimulai siang harinya, peserta wawancara nomor 5 dengan bangga memperkenalkan dirinya adalah kory armila dalam bahasa Inggris. Kentara sekali kalau dia rada sombong saat dia sumbar tentang segala kemampuannya.
Dia lalu diminta untuk memakai headphone dan mendengarkan dua jenis musik. Dia harus bisa mencari perbedaan antara kedua musik itu.
kory armila malah mendadak jadi canggung. Baiklah, tidak masalah. Tapi apakah semua pewawancara juga disuruh melakukan ini? Sepertinya ini bakalan agak sulit baginya.
__ADS_1