
"Adanya dan datangnya cinta karena kenyamanan dengan seseorang"
" ok ok...gue balik...tapiiiiiii" gama menekan kata tapi tandanya ada syarat.
" buka kuncinya..." suruh gama sambil memberikan hp milik nanda.
" mau ngapain sih lo..." ketus nanda,sambil mengambil hpnya dan membuka layar kuncinya.
gama mengambilnya lagi,setelah nanda membukanya.dan langsung mengetikan no nya dan langsung menelponya ke hp miliknya.
" lo ngapain..." malas nanda
" buruan..." kesalnya...
" nih...selamat ya lo udah berhasil mendapatkan no orang terganteng" narsis gama sembari memasang wajah sok imuettttnya.
" jijik..." ketus nanda.
" dah..pulang sana" usir nanda sembari mendorong gama keluar rumah.
" ngusir banget si lo...awas nanti lo kangen gue lagi." goda gama pada nanda.
" narsis..." kesal nanda,sembari memutar bola matanya malas.
" ok deh...gue pulang..bye..
nanti malam gue telpon lo ya..,
awas kalo gak lo angkat,gue gentayangin lo..." tutur panjang lebar gama di akhiri ancaman.
" serah..." ketus nanda.
" bye..." pamit gama sambil menancabkan gas motor sportnya,keluar dari halaman rumah Ananda.
__ADS_1
"Malam hari"
" tok tok tok...."
" masuk.." teriak nanda yang sedang lesehan di bawah.
" non..ngapain di bawah..." tanya bibi heran dengan non nya,yang geletekan di lantai.
" hehe...adem bi..ada apa?" cengir nanda cengengesan.
" tuan udah pulang...dan nyuruh non ke ruangannya." tutur jelas bibi.
" ok...bi,nanda kesana..." berdiri nanda langsung berjalan menuju ruangan kerja papahnya.
" tok tok tok..."
" cklekk...papah mana..." gumam nanda sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh sisi ruangan tersebut.
" pah..." panggil nanda..
gunturpun keluar dari toilet,dan langsung duduk di kursi kerjannya.
" ada apa..." tanya to the point nanda,yang udah duduk di kursi depan papahnya.
" kenapa kamu malas belajar..." tanya tajam guntur.
" apa..." malas nanda.
" jangan pura pura bodoh kamu...papah tau,kiki sudah bilang.kalo kamu belajarnya tidak serius...
mau kamu apa sih..." omel guntur dengan intonasi tinggi.
" papah tau mau nanda apa..." santai nanda.
__ADS_1
" nanda...dengerin papah...
papah lakuin ini semua untuk masa depan kamu,untuk kamu nantinya...kamu pikir papah lakuin ini buat nyiksa kamu heh." emosi guntur semakin memuncak.
" pah...kalo papah cuman mau marah marah...mending gak usah.
nanda capek mau istirahat." ucap nyela nanda sembari berdiri, berjalan nampak ingin keluar.
"kurang ajar kamu...." teriak guntur emosi...
" papah belum selesai...duduk kamu" suruh guntur dengan penuh penekanan.
"pah....nanda capek pah...dari pagi sampe sore cuman belajar, belajar dan belajar." ucap kesal nanda dengan pada guntur.
"berani kamu heh....lancang kamu heh...kamu mau ngikutin mamah kamu.."teriak guntur lebih emosi.
" pah...." teriak nanda dengan mata yang berkaca kaca.
" ya aku kayak mamah...tidak berguna,tidak tau malu, pembangkang,keras kepala ya itu aku,itu aku....terus apalagi pah, apalagi yang pantas di sandangankan buat nanda...apa heh.apa, ....biar papah puas sekalian,." marah nanda dengan emosi yang meluap pada papahnya...
" kenapa papah diam...jawab pah??" teriak emosi nanda semakin meluap.
guntur yang melihat itu mulai lemah...melihat kondisi putri tercintanya.yang sangat kacau.
" nanda..." lirih panggil lemah guntur.
" apa salah nanda pah..apa...
kenapa harus nanda yang merasakan siksaan ini....kenapa" lirih nanda menangis lemas.dengan kondisi yang sangat kacau.
" Ananda...sayang.maafkan papah nak..." guntur merangkul dan memeluk hangat nanda.sambil mengelus elus kepala sambil mengecup puncuk kepalanya..
sedangkan nanda menangis pecah,sampe sesenggukan...
__ADS_1
Lanjutttt......
jangan lupa likenya ya....😘😘😘