
nanda hanya diam dan memejamkan mata karena merasa lelah..
gama yang melihata merasa iba dan kasian.
" keliatan banget jarang olah raga" ledek gama sembari mengambil botol minum di belakang jok mobilnya.
" bukan jarang lagi gak pernah" tutur santai nanda.
" nih..minum dulu.." gama sembari menyodorkan botol minumnya.
" thanks.." jawab nanda...
" lo napa jalan kaki..di turunin sama leo" selidik gama pada nanda...
nanda hanya menggelengkan kepala
" enggak..gue minta turun" jelas nanda.
" kenapa..??" penasaran gama...sambil menatap intens nanda.
” mau jalan gak.." tegur nanda sambil melirik gama sebentar.
" kasih tau dulu..kenapa??" tanya kekeuh gama penasaran.
" pengen aja" cepat nanda..
" ouhh..gue tau.pasti lo mau caper sama gue kan..." selidik gama dengan percaya dirinya.
nanda hanya merespon dengan raut wajah heran dan mengerutkan dahi,di akhiri gelengan kepala malas.
" ngaku aja lo...kan kan,mau deket deket ma gue" narsis gama meningkat.
__ADS_1
" gue turun.." nanda sedikit menaikan intonasi suaranya.
" iya iya...gak sabaran banget...
di mana rumah lo" kesal gama karna sikap nanda yang keras.
" jalan Pancanaka hill no 13" jawab nanda.sambil memperbaiki duduknya.
gama yang memandangi nanda sempat kagum dengan sosok wanita itu..parasnya yang cantik alami,pintar dan badan yg padat terisi.
" ( cantik..,)" gumam gama dalam hati.
selepas mobil berjalan,di dalam mobil hening tanpa ada perbincangan.gama fokus nyetir,sesekali nanda melirik gama yang sedang fokus nyetir.
"( ada apa sama gue...rasanya ada yang aneh)" gumam nanda dalam hati.sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
" kenapa lo..pusing?, sakit?" tanya gama yang aneh melihat nanda menggeleng gelengkan kepalanya.
setibanya di rumah Ananda.
" ini rumah lo?" tanya gama sambil menatap rumah mewah berdekor ala eropa dengan padu padan cat putih abu di lengkapi halaman yg luas dan udara yang sejuk dingin.
" iya..thanks" jawab nanda sembari membuka pintu mobil gama,dan langsung berjalan ingin memasuki rumahnya.
sontak teriak gama tiba tiba.
" woy...gue gak di ajak mampir gitu"celetuk gama teriak penuh harap.
nanda hanya menoleh dan merengkuhkan kedua bahunya.
menandakan antara terserah dan gak boleh.
__ADS_1
" dasar frozen...untung cantik.." gerutu gama di akhiri seringai senyum kecil.
gamapun melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan rumah nanda.
( keesokan harinya)
di jam pelajaran pertama di awali dengan.pelajaran olahraga.
semua siswa kelas gama berkumpul di lapangan,dengan menggunakan kaos olahraganya.
nanda yang datang tiba tiba dengan seragam lengkap,belum memaki kaos olahraganya.
" nan...kok lo gak ganti baju" tanya mita sambil menghampiri nanda.
" mmm...hilang"nanda dengan nada masih santai.
" hah...kok bisa" kaget mita..
" lo lupa bawa kali nan..." timpal asta
" enggak...beneran hilang...tadi gue simpen di loker pas tadi mau di pake gak ada" jelas nanda dengan raut wajah pasrah.
" lo gak bisa pake seragam gini...lo tau kan galaknya pak Alfi melebihi pak dahlan.bisa bisa lo di hukum berat." jelas dengan nada khawatir mita.
" udah gak papa..." santai nanda sembaru tersenyum kecil.
" kumpul semua anak anak..." teriak lantang pak alfi.guru olahraga sekaligus guru tergalak di sekolah ini.
Lanjutt.....
jangan lupa likenya ya....
__ADS_1