
Malam hari di tempat jamuan pertemuan para pemegang saham.
nanda turun dari mobil di barengi Guntur dan tanteu suci di barengi sang suami.
" sayang kamu cantik sekali..." puji guntur menggoda nanda.
ya nanda sangatlah cantik dan elegant.dengan gaun berwarna merah marron di padukan dengan rambut di sanggul model sanggulan semerawut,dan membiarkan beberapa helai tergerai, sangat lah menambah aura karismanya.
" papah..." tegur nanda karna merasa malu,sedari tadi di dalam mobil guntur terus menggodanya.
tapi ada rasa senang di hati nanda,ini yang dia rindukan di mana bisa bersenda gurau dan bermanja pada sang ayah...
" kamu ini mas....jelas lah nanda cantik...setara aku tanteunya.udah bagai ratu primadona gini..." tanteu suci ikut menimpali,berkata dengan sangat percaya diri...
sang suami hanya menggelengkan kepala dan senyum simpul.
karna sudah tau,sikap sang istri yang justru sangat menggemaskan baginya.
" ayolah tanteu...disini aku yang paling cantik.." tegur nanda mulai percaya diri.
" ehh ehhh...tidak bisa sayangku,disini tanteu yang berkuasa.." tanteu suci tidak mau kalah..
" iya kan pah..." sambil bergelanyut manja di tangan sang suami.
" wah..ayolah om...dukung gadismu ini" rengek manja nanda mulai keluar...
yang di mintai tolong hanya menggeleng kepala sambil tersenyum.
" sayang...om kamu mana berani,sama macan betina ini" ledek guntur pada suci..
" mas...enak aja kamu...aku tuh butterfly bukan lion..." grutu protes suci...
" udah mah...kalo debat terus kapan kita masuknya?" om raksa suami tanteu suci angkat bicara.
" yaudah...ayo rak..biarkan saja mereka..." ajak guntur di anggukan om raksa.
" eh..mas tunggu..kamu harus gandeng aku,kalo aku ada yang nyomot..gimana.mau kamu" protes crewet tanteu suci...
" ya gak boleh..." cepat om raksa sambil mengeratkan rangkulannya.
sedangkan tanteu suci tersenyum menang.
" pah..nanda di sini aja ya..malu.nanda ga biasa dekat sama banyak orang." pinta nanda dengan wajah tegang.
" nanda kamu harus terbiasa..mulai dari sekarang...karna lusa nanti ini akan jadi dunia kamu" jelas guntur memberi tahu sang putri cantik semata wayangnya.
" baiklah " pasrah nanda.
gunturpun berjalan sembari menggandeng sang putri.hampir sampai di kerumunan para kolega..
" pah..aku ke toilet dulu ya..papah duluan aja." tutur nanda meminta injin..
" baiklah..nanti langsung saja samperin papah ya.." suruh guntur sembari berjalan meninggalkan nanda.
__ADS_1
nandapun bergegas menuju toilet...
" mas...nanda mana? " tanya suci pada sang kakak.
" ke toilet dulu..." jawab guntur.
suci hanya ber ooo saja dan langsung melanjutkan aktifitasnya bersama para ibu ibu melinial.
" selamat malam pak guntur..." sapa kolega lain..
" malam pak..." jawab guntur.
" tur..." teriak kendar ayah gama memanggil..
" kendar..." jawab guntur antusias...
gunturpun menghampiri kendar sembari berpelukan.
" apa kabar kou.." tanya kendar.,...semangat
" baik...kau semakin tua ken.." ledek guntur sembari tertawa.
" mana putramu? " tanya guntur pada kendar.
"apa kamu tidak melihat...lihatlah kita bagaikan anak kembar,karna aku awet muda" jawab kendar pada guntur sambil merangkul gama yang memakai jas marron.
gama hanya senyum simpul menatap ke arah ayahnya ,yang narsis.
buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya kan.
" ckkk...lebih keliatan kalo kamu itu kakeknnya hahaha" ledek guntur pada kendar yang mendapat jawaban gelak tawa dari kendar.
gama mencoba memperkenalkan diri..
" malem om...saya gama.." ucap gama memperkenalkan diri sambil menjulurkan tangan ramah.
" hahaha...hei anak muda...om sudah tau nama kamu,ayah kamu suka menggosipkan kamu di kantor om" jawab guntur ketawa..
" ayah memang gitu om...di rumah juga kerjaanya kumpul sama bunda sama bibi ngegosip" jawab santai gama..sambil melirik ayahnya dengan senyum mengejek.
" hahaha....aib mu terbuka kendar" sahut guntur mengejek.
"hei...boy..ayolah kenapa kamu memojokan ayah mu ini" protes kendar dengan wajah yg di buat buat seakan ingin marah.
gama hanya tersenyum...
" hah...yasudahlah...tur mana gadismu yg selalu kamu sembunyikan?" tanya kendar penasaran.
" lagi ke toilet...hey nak kau pasti naksir dengam gadis ku" tunjuk guntur pada gama dengan percaya diri.
gama hanya mendecak...
__ADS_1
"( cih...percaya diri sekali kou tuan)" batin gama sambil tersenyum.
tiba tiba....
"ternyata karib lama ku disini" ucap anton tiba tiba...
sontak semua melirik ke arah sang suara.dan satu yang gama tidak suka...
leo..
"( ngapain si brengsek ini kesini...?
jangan jangan...oh jadi om anton itu papah si beo leo...)" batin gama beriuh riuh sambil menatap tidak suka pada leo.
di sisi lain leo juga kaget atas adanya gama di sini.
"( cih...ngapain dia disini.apa dia anaknya om kendar.
huh sungguh sangat tidak cocok" batin leo dengan menatap tajam balik gama.
" hai ton..." ucap serempak para sahabatnya.
" kou sudah beruban ton" ledek kendar menunjuk rambut anton.
" haha...aku menerima takdir.tidak seperti kalian menyembunyikan takdir huh.." jawab jutek anton.
leo mulai berbicara
" malam om..." sapa leo..pada guntur dan kendar.
" hai nak..malam juga,apa ini yang tertarik dengan gadisku." tanya guntur langsung.
leo hanya tersenyum...
" wooo...anakmu keren ken..." sahut anton sambil menunjuk gama.
" hahaha...pastilah di cover muda jaman aku dulu" jawab kendar...
" lihatlah putramu...lebih gagah dari mu" tunjuk kendar pada leo yang langsung dapat gelakam tawa dari karib lamanya.
" ngomong ngomong di mana kau sembunyikan gadis kecil mu" tanya anton pada guntur.
" tuh..." jawab guntur menunjuk ke depan...
Lanjutt.....
like
vote
faforite
jangan lupa ya😘
__ADS_1
💖💖💖💖