
( SMA GLORA PUTRA)
satu satunya sma pesaning terberat MERAH PUTIH.dalam segi apapun akademik maupun non akademik.
GLORA PUTRA adalah sma yg di duduki oleh Leondra atau leo yakni musuh bebuyutan gama.
adanya perseteru antara dua gang sekolah itu adalah,karena Glora putra masih selalu kalah dan berada di bawah Merah Putih. yakni halnya pada bidang olah raga basket yg di ketuai gama dari Merah Putih dan leo dari Glora putra.
leo selalu dendam akan kekalahannya pada gama...keseringan dia berulah curang dan menghalalkan segala cara,namun gama tidak sebodoh itu.dan masih selalu memenangkan pertandingan.
setelah kabar kepergian gama ke Harvad dulu...leo antusias merasa di upuk samudra.dia merasa akan lebih gampang mengalahkan Merah Putih.
dan ya betul saja semenjak kepergian gama tim basket Glora Putra lah yang menjadi populer dan di takuti.
tapi kini gama kembali....akankah gelar itu bisa gama rebut untuk sekolahnya???!!!
( Tongkrongan Glora Putra)
" le lo dah denger soal si gama??" tanya hito menyelidik sambil menyenderkan badanya pada tembok sekolah.
" udah.." ucap santai leo sembari menghisap roko elektriknya.
suasana pojokan sekolahpun menjadi berkebul penuh asap yang berasal dari leo.
" terus??" ray menatap sinis leo...
leopun mulai membenarkan posisi duduknya,dan menyimpan roko elektriknya.
" gue...akan selalu menang darinya" tegas leo penuh percaya diri.
hito hanya mengangguk anggukan kepalanya,tanpa mau merespon atu menyela tutur leo..
karna itu hanya akan timbul permasalahan.
" eh btw ray...loh kemarin jadi nemuin asta" tanya hito penasaran.
" jadi...tapi asta gak dateng" ketus ray...
" yeee...maknanya lo gak jadi dong ketemu asta hahaha...nasib lo ngenes ama ray" ejek hito sambil tertawa lepas bebas.tanpa menghiraukan tatapan tajam dari ray.
" lo masih stand sama asta ray..." tanya leo penasaran sambil menatap ray.
ray hanya menganggukan kepalanya
" kayak lo ke nanda..." santai ray..
" lo sendiri gimana...udah nyerah" senyum meledek ray pada leo..
" nyerah...hahaha...gk ada di hidup gue..nanda cuman milik gue,untuk gue, buat gue" tegas leo penuh penekanan.
__ADS_1
" lagian bokap gue sama bokap nanda patner bisnis...jadi peluang gue besar" leo bersorak merasa menang hati...
leo dan ray sudah lama menyukai wanita wanitanya...kalo leo awal pertemuan tidak sengaja dengan nanda di toko buku,dari situ leo bertekad akkan menaklukan Ananda.
sedangkan ray awal mula pertama bertemu asta.yaitu di toilet sekolah Merah Putih.sewaktu ray sedang mengikuti tanding basket ke sekolahan tersebut.kesan pertama melihat asta hatinya langsung tergerak brontak,ingin mendapatkan asta.walaupun sikap cuek asta padanya ray masih berkukuh kuat berjuang.
( SMA MERAH PUTIH)
jam terakhir sudah di mulai,namun bukan disi oleh pelajaran.tetapi pengunguman rapat orang tua untuk akhir semester.
pak Galih selaku guru kesiswaan sekolah memberi tahukan kepada setiap kelas,dan menanyakan perihal bagi orang tuanya yang tidak hadir.
pak Galih memasuki kelas gama dan kawan kawan.
" mohon perhatiannya anak anak..,
bapak hanya sebentar...terima kasih atas amanah yang bapak titipkan untuk orang tua kalian.terimakasih untuk orang tua kalian yang sudah menyempatkan diri untuk hadir.
hanya sedikit bapak ingin bertanya ke salah satu siswa disini.
ANANDA CLLAER AYODHIYA berdiri" jelas pak galing panjang lebar berbicara.dan di akhiri memanggil nama lengkap nanda sembari di suruh berdiri.
nanda yang duduk di kursi paling depan baris kedua bersama asta langsung berdiri.
sedangkan asta menoleh ke arah mita yang berada di belakangnya,sudah tau kondisi ini,karena setiap ada rapat orang tua nanda gak pernah hadir.
mita reflek menghembuskan nafas kasar dan gusar,karena kasian pada nanda.
nanda masih dengan posisi berdiri sambil menatap pak galih.
" Ananda kenapa orang tua kamu tidak hadir?
kenapa selalu tidak hadir dan tidak ada alasan jelas dari kamu..apakah kamu tidak menyampaikan suratnya?" tegas pak galih mengintrogasi nanda dengan penuh penekanan.
tiba tiba jesi ikut nyaut menimpali
" yahh pak namanya juga anak terlantar...gak ada yang peduli sama manusia kek robot ini" nyinyir jesi ketus sambil menunjuk nanda.
" jesi jaga sikap dan bicara kamu.." tegas pak galih menatap jesi tajam.
namun jesi tidak peduli itu.
gama ikut menimpali
" pak...semua orang punya privasi..di bicarakan secara pribadi jauh lebih baik" tutur gama menengahi memberi saran tanpa mengalihkan pandangannya dari bolpen yang di pegangnya.
mungkin semenarik itu bolpenya di banding author hehehe
refleks nanda menoleh dan menatap gama,yang kebetulan gamapun menoleh.nanda hanya menunjukan senyum khasnya,kek agak terpaksa gitu itulah senyum khas nanda.
__ADS_1
jesi yang melihat itu mendengus kesal,karena gama dia gagal ingin mempermalukan nanda.
" baiklah kalo gitu...Ananda ikut keruangan saya" titah pak galih sembari berjalan keluat.nandapun mengekorinya dari belakang.
"semoga nanda gk di hukum ya" lirih khawatir mita sambil menghampiri asta.dan langsung duduk di sampingnya.
" tenang aja gak akan di hukum...paling di mintai keterangan" jelas asta.
tiba tiba hp nanda di dalam tasnya berdering....
" eh hp nanda ta...." tutur mita sambil mengambil dan menunjukannya pada asta.
" papahnya..."
"angkat aja siapa tau penting..," suruh asta kepada mita.
"ah lo aja yang angkat...gue suka gugup sama om guntur..." panik dan ragu mita sembari memberikan hpnya pada asta.
astapun mengambil dan mengangkatnya.
" Hallo om..ini asta.."
" iya om nanti asta sampein..."
tut tut tut hp pun mati.asta kembali menyimpannya di atas meja.
beberapa lama kemudian nanda kembali ke kelas. dengan ekpresi yang sama dinginya.
" gimana..." tanya mita khawatir...
nanda hanya merespon dengan gelengan kepala dan senyum khasnya.
" eh...nan tadi papah lo telpon..maaf ya gue lancang angkat telponya,soalnya takut penting" jelas asta sembari meminta maaf.
" iya..gk papa....kenapa???" tanya nanda
" kata papah lo...hari ini lo di jemput sama leo,soalnya supir lo lagi anterin barang punya papah lo" asta memberi tahu obrolannya tadi dari papahnya nanda.
sontak angga yang mendengar asta menyebut nama leopun menghampiri asta.
" as pulang gue anterin " singkat angga
" gak usah...makasih gue udah janjian sama mita " santai asta tanpa melirik angga.
" ga gue nebeng ya....gak bawa mobil" tutur sok manja wibi.
" eh...gk bisa gue ada janji...gue lupa" cepat angga.
wibipun mendengus kesal.wibi tau itu cara angga menghindarinya sontak dia menatap tajam asta penuh dengan kebencian yang membara.
__ADS_1
Lanjuttttt.....
jangan lupa likenya ya....😘😘