Ku Menanti Kebahagiaan

Ku Menanti Kebahagiaan
episode 5


__ADS_3

( Di parkiran sekolah MP)


gama and the gang yang baru samoe parkiran,di kejutkan dengan pemandangan sosok pemancing amarahnya.gamapun bergegas menghampiri leo and the gang.


" ngapain lo...di sini " ketus gama berbicara tiba tiba.


" ohhhh...kalem bro..apa kabar..lama tak berjumpa..." sok ramah leo penuh ledekan.


" bacot lo...ngapain lo kesini..mau ngajak ribut heh.." emosi geo...


" biasa aja lo...nyolot amat.." timpal tak terima hito sambil berdiri dari motornya.


" gue tanya sekali lagi...lo ngapain disini brengsek.." teriak tegas lantang gama..yang langsung menjadi pusat perhatian seluruh siswa.


parkiran yang tadinya agak sepi sudah mulai ramai penonton gratisan hehe.


" gue kesini mau..."


belum sempat leo selsai berbicara,matanya sudah melihat pujaan hatinya yang sedang di tunggu tunggu.


" hai...beb..." leo sembari menghampiri nanda yang sedang berbicara dengan asta.sontak nada melirik malas dan tak menghiraukannya.


" hahahah...beb...halu lo..minum obat sana" ejek geo pada leo dengan senyum meledeknya.


" diem...lo bacot banget..." ketus leo..


sedangkan gama sedang menatap nanda penuh tanda tanya.


ada hubungan apa leo sama nanda,kenapa leo seakan sudah sangat dekat,namun nanda biasa saja.


" oklah...karna tugas gue kesini cuman mau jemput..calon istri gue..." ucapa santai leo dengan gaya sombongnya.


" gue cabut....ayo nan,gue anter pulang" leo menarik lengan nanda.


refleks nanda menghempaskan tangan leo.


" gue bisa sendiri..." ucap santai nanda sembari memasuki mobil leo.


" pergi lo..dasa virus corona loh..." teriak geo lantang.


" ngapain lo masih di sini" angga menatap tajam ray.


" apa peduli lo..." cepat ray penuh penekanan.


" ta..ayo pulang.." ajak ray dengan nada memaksa.


sontak anggan mengeraskan rahangnya tak terima dengan ajakan raya pada asta.


asta hanya mengernyitkan dahinya..


" lo kan udah janji sama gue..." tegas ray penuh tuntutan.

__ADS_1


" sorry...gue ada janji " cepat asta sembari melangkah bersama mita.


" haruskah gue bertindak...." ray penuh ancaman.


" maksudloh apa heh..ngancem ngancem." angga menghampiri ray penuh emosi yang sudah di tahanya.


degg...asta..menoleh pada ray dengan pasrah.dan menghampirinya...


" ta..." panggil mita


asta menjawab dengan anggukan kepala.


asta berjalan menghampiri ray...


sontak senyum kemenangan ray terpang pang mengejek pada angga.


" as...biar gue yang anter lo pulang" sigap aggan menggenggam tangan asta penuh harap dan khawatir.


" lo pulang aja...gue ada urusan.." tolak halus asta sambil melepas tangan angga.


angga hanya menerima pasrah..


dan menatap asta yang sudah pergi menaiki motor bersama ray...


" ga...udah yokkk..." ajak geo sambil menepuk pundak angga.


angga tidak merespon..hanya berjalan dengan lemah.


angga hanya tersenyum paksa pada kedua temannya dan memilih pergi menggunakan kendaraannya masing masing.


(Di dalam mobil leo)


di dalam mobil hening tercipta.leo menyetir sembari mencuri curi pandang pada nanda.sedangkan nada hanya diam sembari menyenderkan kepalanya dan menutup matanya.


" nan...main dulu ya" ajak leo...


" pulang" tolak nanda.


" kalo gitu...makan dulu" ajak lagi leo..


" pulang.." tegas nanda.


" jalan jalan dulu aja ya..." bujuk leo,mengharap nanda mau.


" pulang....leo...." tegas nada lebih di tekan.


leo mendengua kesal dengan sikap nanda.sebisa mungkin leo selalu menahan emosinya pada nanda.


" lo kenapa sih...gue tuh udah bela belain jemput lo.." ketus leo.


" gue gak minta" nanda santai....

__ADS_1


" Ananda jangan pancing emosi gue..." teriak leo sembari menghentikan mobil secara mendadak.


refleks nanda kaget dan terbentur kedepan.


" kalo mau mati jangan ngajak gue..." ketus nanda dengan intonasi lebih tinggi,sambil menatap leo geram.


" mau lu apa sih...gue selalu sabar dan nurutin lo...tapi apa balasan sikap lo..masih aja berbalok es.." emosi leo sembari menatap nanda tajam...


" mau gue...lo jauh jauh dari hidup gue dan jangan sok deket...inget itu gue gak suka " jelas nanda penuh penekanan.


" buka pintu.." ketus nanda.


" mau kemana lo...lo harus ikut gue" emosi leo sudah memuncak.


" buka pintunya leo...gue gak suka di paksa" emosi nanda.


nanda membuka paksa pintu mobil leo dan membantingnya kasar.


nanda langsung berjalan cepat meninggalkan leo di dalam mobil.


" Ananda....lo udah bikin kesabaran gue habis..sialan...


apa harus gue nekat lakuin itu..biar lo tetap dalam genggaman gue" tutur leo dengan nada ancaman yang berbahay untuk nanda.


" huhhhh...udah lama gak jalan kaki...rasanya capek banget" gerutu nanda sambil mengatur perlahan nafasnya.


dari kejauhan gama memperhatikan seseorang.


" itu bukannya si frozen..kok jalan! bukanya tadi bareng si leo...apa mungkin di turunin...


uhh..dasar brengsek" kesak gama pada leo..setelah melihat nanda di pinggir jalan.jalan kaki dengan peluh dan sinar matahari yang menyengat panas.


tiba tiba...


" tin tin...woy..." teriak gama...


sontak nanda menoleh dengan raut wajah yang sudah kelelahan.


" ayo naik...gue anterin..." ajak gama dari dalam mobil..


karena nanda sudah merasa sangat lelah jadi menerima ajakan gama..


nandapun langsung membuka pintu mobil dan memasukinya.


" loh kok disini? ...bukannya tadi bareng leo " tanya gama penasaran.


Lanjuttttt....


maaf ya kalo banyak typonya,maklum authornya masih belajar hehehe...


jangan lupa suportnyađź’–đź’–

__ADS_1


__ADS_2