Kumpulan Cerpen Wanita Dengan Mental Health & Mental Illness

Kumpulan Cerpen Wanita Dengan Mental Health & Mental Illness
perasan yang kacau bagian 1


__ADS_3

Hai... Namaku awan senja, kalian bisa memanggilku senja, aku anak pertama dari dua bersaudara. Aku tidak mengerti dengan apa yang telah tuhan takdirkan untuk hidupku, apakah benar kata orang- orang, anak pertama itu pemimpin makanya aku selalu dididik keras orang tuaku, untuk selalu jadi yang terbaik?!. Tp entah kenapa terkadang aku merasa bersemangat untuk mencapainya namun tak jarang pula aku merasa sedih dan tidak mukin bisa melanjutkan apa yang aku kerjakan sampai selesai. Ya itu hanya contoh kecil dalam usaha menjadi yang terbaik, ya terbaik di mata orang tuaku. Lalu bagi mana dengan kisah cintaku?!. Ya naas tidak dapat di duga, mungkin karena aku terlalu sibuk ingin di akui orang tuaku aku anak yang terbaik. Mukin, hinga tak terasa usiaku sudah dua puluh lima tahun. Aku tak pernah tau tentang percintaan itu seperti apa, yang aku tau hanyalah ambisi. Bahkan berkata - kata pun begitu bakunya. Seperti pada awalnya pria itu datang, dia teman adiku langit, sedikit bercerita adiku langit pria berusia dua puluh tiga tahun dan sekarang sedang kuliah di jurusan teknik mesin. Itulah adiku dan kita lanjut dengan pria yang di bawa adiku ke rumah namanya tita entah nama lengkapnya siapa, yang jelas begitulah dia berkenalan denganku. Ya sebagai tuan rumah yang baik aku selalu menerima dia dengan baik jika main ke rumahku bahkan kami sering ngobrol ringan sampai obrolan berat pun dia nyambung. Ya pria yg ramah. Hinga suatu ketika rasa nyaman ini ada, entah dari mana ya mungkin karena kami nyambung saat berbicara. Maklum kalau merka kumpul aku sering di ajak langit.


" tita, kamu suka masakan apa?" tanya ku ke tita


" suka sayur lodeh, ikan tongkol bakar dan sambel mangga, senja" ucap tita dengan sedikit gaya centilnya dia.


Entah apa yang terjadi pada diriku kok aku bisa ya punya perasaan sama pria kemayu seperti tita. Ah...sudahlah mukin karena sifatku agak keras, maklumlah di tuntut jadi pemimpin.

__ADS_1


" tita lain kali kalu tita main ke sini lagi aku masakin itu deh." Ucap ku menawarkan.


" mending kita masak bareng aja senja, sekalian kita beli bahanya bareng, berdua aja gak usah ajak langit. Hahaha." ucap tita sambil tertawa.


Apa?!, seperti kencan gitu?, ya ampun apa tita juga suka sama aku?!. Tapi awal yang bagus untuk pendekatan kami, aku gk sabar ni jadinya.


" ya tita ide yang bagus, teryata kamu bisa masak juga ya tita, yang jadi pacar kamu pasti senang kamu bisa masak." ucapku memanggakan tita.

__ADS_1


Wah... Mungkin sebagian wanita pasti geli sama pria kemayu seperti tita tapi kok aku makin suka sama tita, ah mukin standarku pria seperti tita. Jangan di pikir tita itu ada hubungan sepesial sama langit ya. Mukin mereka teman dekat saja, ah... Aku jangan berpikir ke arah situ deh. Fokus aja gimana dapat hati tita.


...****************...


Hari ini aku dan tita sedang berada di dapur, mungkin langit kasih kesempatan aku dekat dengan tita, makanya dia bilang keluar katanya ada urusan di luar.


" tita mataku perih!!!" ucapku sambil mengkucak mataku yang perih karena bawang merah.

__ADS_1


" tu, kan senja aku bilang kalau potong bawang tu dekat jendela biar uapnya kenak angin." ucap tita.


Bersambung...


__ADS_2