Kupu Kesedihan

Kupu Kesedihan
1. Awal Kejahatan


__ADS_3

Seorang pria berdiri di hadapan cermin, dia adalah Fandi. Tiba-tiba terlihat tangan seorang wanita dengan sengaja memeluk Fandi. Merasakan pelukan itu, Fandi mengepalkan tangannya. Dia seakan tidak suka dengan dengan apa yang di lakukan oleh istrinya yang bernama Indy.


''Lepaskan aku!'' ucap Fandi dengan serius kepada Indy.


''Tidak sayang, aku tidak ingin melepaskan kamu. Aku ingin terus memeluk kamu seperti ini sepanjang waktu,'' ujar Indy dengan penuh kasih sayang. Namun hal itu membuat kemarahan Fandi semakin membara hatinya. Tanpa banyak berkata Fandi memegang lengan Indy dengan erat. Dia menatap Indy dengan tatapan tajam dan serius.


''Lepaskan aku, atau aku siksa kamu?''  ucap Fandi dengan tega, dia mendorong Indy hingga Indy terdorong beberapa langkah dari hadapan Fandi.


Wajah heran dan sedih tergambar jelas di raut muka Indy ketika dirinya mendapatkan perlakuan tidak enak dari Fandi. Matanya terlihat berkaca-kaca, sedikitpun dia tidak memalingkan wajahnya dari sang suami.


''Kenapa kamu bersikap seperti ini ke aku mas, apa salah ku ke kamu?'' tanya Indy denan derai air mata terus membasahi matanya.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Indy, Fandi kembali mendekati Indy. Dia menarik lengan Indy dengan kasar dan berbicara dengan lirih namun tegas di hadapan Indy.


''Kamu tanya kesalahan kamu? Kesalahan kamu, kenapa kamu menerima pernikahan ini, hah? KENAPA?!'' bentak Fandi, kemudian ia mendorong Indy lagi.

__ADS_1


Setelah dirinya mendorong Indy, ia pergi namun langkahnya terhenti secara tiba-tiba ketika dirinya mendengar ucapan dari Indy.


''Kalau menikah dengan aku adalah kesalahan, lalu kenapa kamu melakukan hal itu? Kenapa kamu menikahi aku? Apa tujuan kamu? '' jawab Indy dengan berderai air mata.


''Apa kamu dendam dengan aku? Apa kesalahan ku ke kamu, apa? Aku mencintai kamu, dan kamu juga mencintai aku..''


''Kata siapa, hah?'' potong Fandi ketika Indy tengah berbicara, kemudian dia melanjutkan '' Aku.. Tidak pernah mencintai kamu, dan kamu layak untuk tidak di cintai. Kamu paham?!.''


''Lalu apa tujuan kamu menikahi aku? Apa kamu ingin memanfaatkan aku, iya? APA KAMU INGIN MEMANFAATKAN AKU? ''


Tamparan keras di berikan Fandi pada Indy, dia terlihat sangat marah dengan apa yang di katakan oleh Indy.


''Aku tidak pernah ingin  memanfaatkan kamu, hanya saja aku menikahi kamu karena aku tidak ingin harta ayah jatuh ke panti asuhan, aku tidak mau kalau semua kemewahan ini, hilang begitu saja. Lebih baik.. aku menikahi kamu dan mendapatkan semua harta ini,'' jawab  Fandi dengan tegas kepada istrinya.


Indy hanya diam, memandang pria yang di cintainya,  pergi di malam pertama nya. Hatinya sangat hancur ketika melihat perilaku suaminya yang memang sangat jahat padanya.

__ADS_1


Tak berselang lama, waktu menunjukkan pukul 12 malam. Indy berdiri di hadapan cermin dengan gaun pengantin yang masih melekat di tubuhnya. Terlihat tubuh Indy sangat acak-acakan, matanya sembab, karena dia terus menangis. 


Jam dinding berbunyi, mendengar hal itu dengan hati yang hancur, ia menghela nafas, air matanya terus mengalir membasahi pipinya.


''Kenapa kamu melakukan ini ke aku Mas? Apa salah ku ke kamu? '' ujar Indy dengan air mata yang terus berderai.


Indy menyeka air matanya, ia berjalan mendekati tempat tidur dan duduk di pinggir tempat tidur dengan wajah di penuhi air mata. Namun saat dirinya berjalan menuju ke tempat tidur tubuhnya limbung dan dirinya jatuh ke lantai dengan tubuh lemas tak berdaya. Air matanya terus mengalir membasahi matanya.


''Aku kira, dengan aku menikah sama aku akan hidup bahagia mas. Aku benar tidak percaya kalau kamu ternyata bersikap seperti ini aku. Kenapa kamu tega dengan aku? KENAPA?!'' teriak INdy dengan memukul-mukul lantai dengan sangat keras.


''Aku cinta dengan kamu, aku sayang dengan kamu.Kenapa kamu kamu melakukan ini ke aku? '' Indy menundukkan kepalanya dengan air mata terus berderai.


Dia membayangkan ketika dirinya berpacaran dengan Fandi saat berada di kampus,  tidak hanya itu, ia juga membayangkan ketika menikah dengan Fandi beberapa sat yang lalu. Namun, apa yang di bayangkan nya hanya memberikan luka dan dan siksa dalam batin.


Indy yang terus membayangkan keromantisannya dengan Fandi, tanpa di sadarinya terlelap dalam tidur dan kesedihannya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2