Kuro No Tamashi

Kuro No Tamashi
Apapun yang terjadi aku harus melindunginya


__ADS_3

Burung-burung berkicau, matahari menyinari dunia dengan hangat, pada saat itu juga Shoyo dan Frod pergi menuju sekolah bersama-sama. Di pertengahan jalan Shoyo bertanya kepada Frod " ngomong-ngomong Frod kau mau sekolah di sekolahan mana? ", Frod pun menjawab pertanyaan Shoyo " nanti juga ketua tau kok ", setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan menuju sekolahan, sesampainya mereka di sekolahan, Shoyo terkejut karena Frod bersekolah di sekolah yang sama. Frod pun meminta Shoyo untuk mengantarkannya berkeliling sekolah untuk melihat-lihat, Shoyo pun mengantarkannya berkeliling sekolah hingga jam belajar hampir dimulai dan Shoyo pun mengajak Frod untuk masuk ke kelas. Saat mereka berjalan di koridor menuju ruang kelas, Shoyo bertanya-tanya kenapa banyak orang yang melihatnya dari tadi, setelah mereka sampai di kelas Shoyo terkejut bahwa Frod berada di kelas yang sama dan duduk disebelah Shoyo. Setelah mereka duduk, mereka pun dikerumuni oleh para cewek-cewek yang ternyata, saat berkeliling sekolah, rupanya orang-orang yang melihatnya dari tadi hanyalah memandangi wajah Frod yang tampan.


Guru pun masuk, Bu Latina meminta Frod untuk memperkenalkan diri, Frod pun memperkenalkan dirinya " eee selamat pagi semuanya nama saya Frod, saya adalah teman baiknya Shoyo. Salam kenal ya semuanya, setelah perkenalan selesai Frod pun duduk kembali di sebelah Shoyo. Bu Latina pun membagikan kertas ujian kepada murid-muridnya dengan mengatakan " kerjakanlah soal-soalnya dengan serius, dan jika ada yang mendapatkan nilai sempurna, ibu akan memberikan hadiah khusus kepadanya, baiklah semuanya sudah dapat kan, dan sekarang kerjakan ". Frod dan siswa laki-laki lainnya pun bersemangat agar mendapatkan nilai yang sempurna, namun tidak untuk Shoyo, Shoyo adalah murid yang terpintar di sekolahan itu, dia mengerjakannya dan selesai paling awal, setelah selesai dia menyembunyikan kertas ujiannya dan tidur.


Setelah semuanya selesai mengerjakan ujian, Bu Latina pun meminta mereka untuk mengumpulkannya ke depan, Shoyo yang sedang tertidur pun dibangunkan oleh Bu Latina dan diminta kertas ujiannya, Shoyo pun memberikan kertas ujiannya dan bel istirahat berbunyi Shoyo pun pergi meninggalkan Frod yang sedang di kerumuni oleh cewek-cewek, setelah Shoyo membeli jajanan dan berencana untuk memakannya di atas gedung sekolahan, Shoyo di hadang oleh para siswa yang tidak terima dengan sikap Shoyo saat di kelas, setelah itu mereka pun mengancam Shoyo " hei Shoyo, berikan makanan itu kepada kami. Jika tidak, akan kami buat kau babak belur ", Frod yang tidak sengaja lewat dan mendengar percakapan mereka. Saat melihat Shoyo hendak menghajar para siswa, Frod yang takut Shoyo membunuh para siswa yang mengancam pun langsung berlari menghajar siswa tersebut. Setelah mereka dibuat babak belur oleh Frod, mereka pun dipanggil ke ruang BK untuk menjalani hukuman.

__ADS_1


Shoyo pun meminta Frod untuk ikut ke atas dan memakan makanan yang di beli Shoyo bersama-sama , sesampainya di atas Shoyo berterima kasih kepada Frod karena telah menghentikannya, mungkin jika Frod tidak menghentikannya Shoyo pasti akan membunuh para siswa tanpa sengaja. Dan mereka pun memakan makanannya, namun sebelum mereka sempat memakannya, Asuna datang dan memeluk Shoyo karena dia dengar, Shoyo berkelahi dengan para siswa, Shoyo pun menjelaskan tentang apa yang terjadi, setelah itu Ford bertanya kepada Shoyo " hei hei Shoyo, siapa dia? mungkinkah dia ini pacar mu ". Shoyo yang tidak peka terhadap keadaan pun menjawab pertanyaan tersebut " eee anu dia adalah Asuna, jika di panggil pacar gimana ya, soalnya kami telah hidup bersama sejak kecil di panti ". Asuna merasa malu karena dikira pacar Shoyo.


Setelah itu, Shoyo memperkenalkan identitas asli Frod kepada Asuna, Asuna terkejut jika Frod adalah wakil ketua. Setelah itu bel berbunyi, Shoyo membersihkan sampah dan kembali ke kelas, saat Frod hendak kembali ke kelas, dia di minta oleh Asuna untuk menunggunya sebentar, karena ada hal yang harus di bicarakan. Setelah menunggu beberapa saat, Asuna berterima kasih kepada Frod " anu terima kasih Frod, karena telah menjaga dan mendampingi Shoyo selalu, jika tidak ada kamu mungkin dia tadi sudah lepas kendali dan membunuh mereka tanpa sengaja ", Frod pun meminta Asuna untuk tidak memikirkannya " sudahlah, melindungi ketua adalah tugas dari anak buahnya, jadi jangan di pikirkan ",


Setelah itu mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan ujian tersebut sampai waktu pulang, saat pulang, Shoyo meminta Asuna untuk menunggunya di gerbang, alasan Shoyo meminta Asuna menunggu adalah, Shoyo ingin memberikan jatah uang untuk panti pada bulan ini. Shoyo pun memberikannya kepada Asuna dan meminta untuk menyampaikan salam ya kepada orang-orang yang ada di panti, Asuna pun menerimanya dan bergegas untuk pulang ke panti, setelah itu Shoyo dan Frod pun berjalan bersama-sama untuk pulang dan berkerja.

__ADS_1


Saat Shoyo tahu bahwa Asuna lulus dia bertanya kepada Asuna " hey Asuna, apa yang akan kau lakukan setelah ini ", Asuna pun menjawab pertanyaan Shoyo " entahlah, aku juga tidak tahu apa yang akan aku lakukan nantinya ", Shoyo pun menawari Asuna untuk berkerja di Rose Cafe " oh iya apakah kau mau berkerja di Rose Cafe, dan kau juga bisa tinggal di asrama Rose Cafe seperti anggota Kuro lainya!, jika kau mau akan aku perkenalkan kepada pemilik Rose Cafe tersebut ", setelah itu Asuna pun menerima tawaran Shoyo. Mereka semua mengobrol sampai tak terasa bel pun berbunyi, setelah itu mereka pun membersihkan sampah makanan yang tadi dan bergegas menuju ke kelas dan bersiap-siap untuk pulang, sebelum pulang Shoyo berjalan menuju ruang guru untuk bertemu dengan Bu Latina, sesampainya di ruang guru, Shoyo melihat Bu Latina sedang tertidur karena kecapean mengurus dokumen-dokumen tentang sekolahan!,


setelah itu Shoyo pun menunggunya sampai hari gelap, namun Bu Latina tidak bangun-bangun. Shoyo membawanya pulang dengan menggendongnya.


Di tengah perjalanan, dia di hadang oleh anggota Honto no Kami yang sudah mulai bergerak untuk menyingkirkan Shoyo dan Kuro no Tamashi, Shoyo pun membangunkan Bu Latina dan memintanya untuk berlindung, setelah itu Shoyo berpiki dan mengatakan " disini ada Bu Latina bagaimanapun caranya aku harus melindungi Bu Latina karena Bu Latina sedang dalam bahaya, dan Shoyo bertarung melawan para anggota Honto no Kami, sambil melindungi Bu Latina. Namun karena Shoyo kalah jumlah, Bu Latina yang hanya bisa melihatnya dengan ketakutan pun meminta Shoyo untuk tidak kalah dari mereka, Shoyo pun dengan tidak segan-segan dia langsung membunuh mereka namun dia menerima banyak luka ditubuhnya dan akhirnya menang, Bu Latina yang melihat Shoyo tumbang langsung membawanya ke rumah Bu Latina, sesampainya di rumah, Bu Latina langsung membuka baju Shoyo dan mengobati luka-luka Shoyo. Namun saat dia melepaskan baju Shoyo, dia terkejut melihat tubuh Shoyo memiliki tato dan luka yang sangat banyak.

__ADS_1


Setelah selesai mengobati Shoyo dia pun pergi mandi untuk membersihkan diri dari darah para penyerang yang di bunuh oleh Shoyo, setelah mandi, setelah mandi dia juga membersihkan tubuh Shoyo yang penuh dengan darah, setelah selesai membersihkan tubuh Shoyo, dia memindahkan Shoyo ke kamarnya untuk beristirahat. Hari pun berganti, Shoyo membuka matanya secara perlahan dan bertanya-tanya di benaknya " kenapa aku disini dan dimana ini ", saat dia hendak bangun dari tempat tidur, dia di kejutkan dengan Bu Latina yang tidur di sebelahnya. Bu Latina pun bangun, saat melihat Shoyo hendak bangun dari tempat tidur dia langsung meminta Shoyo untuk berbaring agar lukanya tidak terbuka.


Shoyo pun kembali berbaring dan menuruti apa kata Bu Latina, setelah itu Shoyo pun bertanya kepada Bu Latina " ini dimana, kenapa saya berada di sini? ", Bu Latina pun menjawab pertanyaan Shoyo " oh ini adalah rumah ku dan kamu sedang berada di dalam kamar ku, tadi malam kamu bertarung dengan orang tak dikenal, kami terluka parah dan pingsan. Aku pun langsung membawa mu ke rumahku untuk mengobati luka-luka yang ada di tubuhmu. ", Shoyo pun berterima kasih kepada Bu Latina " terima kasih banyak Bu Latina karena telah merawat luka-luka ku ", setelah itu Bu Latina pun memutuskan untuk membuat makanan untuk sarapan bersama Shoyo, beberapa saat pun berlalu, Bu Latina yang telah membuat makanan untuk sarapan bersama, membawanya ke kamar agar dapat menyuapi Shoyo yang sedang berada di atas tempat tidur, walaupun Shoyo mencoba untuk tidak di suapi namun Bu Latina berkata tidak boleh" tidak, tidak boleh, kamu seharusnya tidak banyak bergerak karena lukamu belum sepenuhnya menutup ", Shoyo pun mengangguk sambil berkata " baiklah aku mengerti, tapi tetap saja ini memalukan Bu karena aku laki-laki yang sudah dewasa namun di suapi oleh guruku sendiri ", setelah selesai sarapan, Bu Latina bertanya kepada Shoyo " hei Shoyo, sebenarnya orang-orang yang menyerang mu itu siapa dan mengapa? ".


__ADS_2