Kuro No Tamashi

Kuro No Tamashi
Rasa Kasih Sayang Yang Terlupakan


__ADS_3

Shoyo pun terdiam sesaat, setelah itu dia menjawab pertanyaan Bu Latina " eee anu, mungkin mereka adalah orang-orang yang hendak menyingkirkan ku karena, aku adalah pemimpin dari organisasi yang bernama Kuro no Tamashi ", Bu Latina yang bingung bertanya kepada Shoyo " eh tunggu sebentar, menyingkirkan mu, Kuro no Tamashi. Apa maksud dari semua itu Shoyo ", Shoyo pun menjelaskan tentang Kuro no Tamashi dan orang-orang yang menyerangnya, namun sebelum dia menjelaskanya dia menceritakan tentang dirinya dan identitas aslinya kepada Bu Latina setelah itu Shoyo pun menjelaskan pertanyaan Bu Latina, " ee eem anu, Kuro no Tamashi adalah organisasi pembunuh bayaran yang saya buat, dan kali ini saya ingin menghancurkan organisasi yang bernama Honto no Kami, organisasi ini menculik anak-anak dan dijadikan kelinci percobaan mereka untuk membuat obat Booster , setelah mereka menjadikan anak-anak kelinci percobaan, mereka memulangkan mereka, namun dengan keadaan yang tidak normal. Setelah saya mengetahuinya saya mengerahkan seluruh anggota Kuro no Tamashi untuk menyelidiki tentang Honto no Kami ". Bu Latina pun langsung memeluk Shoyo dengan menangis dan berkata " pasti sulit untukmu ya Shoyo, kamu terpaksa harus membunuh untuk bertahan hidup dan mencukupi kebutuhan keluarga mu yang ada di panti, sekarang adalah hari libur dan hari sepesial untukmu. Jadi, tidurlah sepuasmu urusan sekolah biar ibu yang urus ".


Shoyo pun menangis, karena selama Bu Olivia hanya berfokus kepada Rio, Ayane dan Kotone yang baru saja lulus, hingga Shoyo terlupakan dari keluarga itu, namun dia bersyukur kepada Bu Latina karena telah mau menerimanya walaupun dia seorang pembunuh. Shoyo pun mulai ngantuk dan tertidur, Bu Latina yang melihat Shoyo tidur sambil menangis pun tak berhenti untuk menangis, setelah beberapa saat berlalu, dia membersihkan piring-piring yang kotor dan pergi untuk mandi, setelah dia mandi dia pun membersihkan tubuh Shoyo, setelah dia selesai membersihkan tubuh Shoyo dia pun pergi membeli perlengkapan makanan untuk makan siang dan nanti malam. Shoyo yang terbangun karena mendengar Bu Latina berteriak di dapur langsung lari menghampiri Bu Latina, sesampainya di dapur dia melihat tangan Bu Latina berdarah terkena pisau saat hendak memotong sayuran untuk di masak, Shoyo pun meminta Bu Latina untuk menunjukkan tangannya yang berdarah, setelah itu Shoyo pun mengobati dan membalut luka Bu Latina.


Shoyo meminta Bu Latina untuk duduk dan melihatnya membuat makan malam kali ini. Shoyo pun mulai memasak, saat Bu Latina melihat Shoyo memasak dia terkagum karena Shoyo pandai memasak, setelah makan malam siap, mereka pun mulai memakan masakan tersebut, Bu Latina yang mencicipi makanan buatan Shoyo berkata sangat lezat Shoyo yang mendengar kembali kata-kata itu terdiam dan Bu Latina bertanya kepada Shoyo " hei Shoyo kamu kenapa, ceritakan lah mungkin aku bisa membantu ", Shoyo menceritakan tentang keluarga Rio yang sudah dia anggap keluarganya sendiri namun dia telah di campakkan " aku juga menyadarinya bahwa aku bukanlah siapa-siapa, hanya seseorang penolong anak yang hendak di culik ", setelah itu Shoyo pun menangis dan Bu Latina memeluknya dan berkata " sekarang sudah baik-baik saja kamu bisa tinggal di sini kok, aku juga sendirian mungkin rumah ini terlalu besar untuk seorang diri jadi tinggal di sini kapan saja, ibu akan menyambutmu Shoyo ". Setelah beberapa saat kemudian, Bu Latina memerintahkan Shoyo untuk tidur lebih awal agar tubuhnya cepat pulih, Shoyo pun menurutinya dan tidur.


Hari pun berganti Shoyo terbangun dari tidurnya dan dia di kejutkan lagi oleh Bu Latina yang tidur di sebelahnya dengan tidak mengenakan celana, Bu Latina pun terbangun, dan Shoyo bertanya kepada Bu Latina " a-anu Bu, kenapa kamu memakai baju saya dan tidak memakai celana ", Bu Latina pun menjawab pertanyaan Shoyo sambil mengusap matanya " ah eem ini ya. Sudah kebiasaan, soalnya jika memakai bajumu itu besar tidak sempit di badan, kalau kamu? kenapa kalau tidur tidak pernah pakai baju ", Shoyo pun menjawab pertanyaan Bu Latina " eem anu itu, sudah kebiasaan, bagaimana ya menjelaskannya. Eee, mengganggu dan bisa dibilang tidak enak jika tidur memakai baju ", Bu Latina " ini hadiah khusus untukmu Shoyo ", setelah itu Bu Latina mencium bibir Shoyo, Shoyo pun terdiam karena sangat terkejutnya dia, setelah Bu Latina mencium Shoyo dia pun pergi meninggalkan kamar untuk memasak sarapan, setelah itu Shoyo pun berkata dalam benaknya sambil tersipu malu " walaupun umurmu 20 tahun tapi kamu tetap guruku lo Bu, namun kamu mengatakan bahwa itu adalah hadiah khusus? apa maksudnya ya " .


Shoyo pun pergi ke toilet untuk mencuci muka, setelah itu Shoyo pergi ke ruang makan untuk sarapan, setelah selesai sarapan, dia baru ingat bahwa sekarang tanggal perjanjian untuk rapat, setelah itu Shoyo pun bersiap-siap untuk pergi ke Rose Cafe dan berkerja, Bu Latina yang bingung karena melihat Shoyo bersiap-siap pun bertanya kepada Shoyo " hei Shoyo, mau kemana, emang lukamu sudah sembuh ", Shoyo pun menjawab pertanyaan Bu Latina " eee anuu aku mau ke Rose Cafe, karena aku sudah beberapa hari tidak masuk kerja ", Bu Latina pun bertanya kepada Shoyo sambil terheran-heran " hee kamu berkerja toh yasudah kalau begitu hati-hati ya dijalan ", Shoyo pun langsung berangkat ke Rose Cafe, sesampainya di jalan Shibuya dia bertemu dengan Frod, Henry dan Arya yang sedang mengangkat pesanan dari para pelanggan yang membeli makanan secara online, Shoyo pun langsung membantu mereka, setelah selesai memindahkannya ke dalam mobil mereka pun berangkat menuju rumah para pemesan, setelah beberapa jam berlalu, mereka tidak sadar bahwa hari sudah mulai gelap kemudian mereka mengantarkan pesanan terakhir, setelah mengantarkan pesanan terakhir mereka pun berangkat pulang ke Rose Cafe.

__ADS_1


Saat di perjalanan menuju ke Rose Cafe Frod pun bertanya kepada Shoyo " hei ketua, kenapa anda tidak terlihat beberapa hari ini? ", Shoyo pun menjelaskan tentang kejadian tentang Honto no Kami yang menyerangnya, namun dia tidak mengatakan bahwa dia di rawat oleh Bu Latina, dia hanya mengatakan bahwa ada seseorang yang melihatnya terkapar dan merawatnya, Henry dan Arya terkejut melihat Shoyo masih hidup walaupun dia telah menerima luka-luka yang fatal, setelah itu Frod mengatakan " itulah ketua dia sangatlah kuat ", beberapa saat kemudian mereka pun sampai di Rose Cafe dia terkejut karena para anggota Kuro no Tamashi sedang berkumpul di Rose Cafe, Asuna yang melihat Shoyo pun langsung berlari dan memeluknya sambil berkata " dari mana saja kamu Shoyo, aku khawatir tau " setelah itu Shoyo pun menjawab pertanyaan Asuna " eee anu banyak yang terjadi kemarin, hingga aku tidak keluar untuk beberapa saat ".


Shoyo pun meminta Frod untuk memerintahkan acara ini agan diganti menjadi rapat Kuro no Tamashi tentang organisasi Honto no Kami, namun sebelum itu dia memperkenalkan Frod terlebih dahulu kepada seluruh anggota Kuro no Tamashi " ee dia adalah Frod, wakil ketua Kuro no Tamashi, dia baru pulang dari berbagai negara belum lama ini ".


Shoyo " Baiklah sekarang kita mulai, dengarkan rapat ini akan menentukan nasib kita dan anak-anak yang ada di negara ini. Jadi jangan membuat kesalahan jika tidak ingin mati.


Frod " Seperti yang sudah ku katakan anggota Honto no Kami mungkin lebih banyak dari anggota kita. Jadi apa yang akan kita lakukan ketua.


Asuna " Jadi, apa yang akan kita lakukan Shoyo?

__ADS_1


Shoyo " Eee.. anu.., pertama-tama bagi kalian yang tahu markas Honto no Kami tolong angkat tangan !


Ada seorang yang mengangkat tangan, dia anggota Kuro no Tamashi yang memiliki potensi dan kecerdasan sebagai mata-mata, dia bernama Glenn.


Glenn " eee.. seperti yang sudah dikatakan wakil ketua Frod, mereka memang mempunyai anggota lebih dari kita, namun mereka lemah terhadap kegelapan jadi.., menyerang saat malam justru menguntungkan kita yang terbiasa bergerak di malam hari, tempatnya berada di daerah Shibuya, ruang bawah tanah yang berada di parkiran umum Shibuya.


Shoyo " Baiklah, mengerti kan jadi musuh kita berada di ruang bawah tanah, sebelum penyerangan padamkan listrik yang menyalur ke ruang bawah tanah tersebut, setelah itu penyerbuan akan di mulai.


Arya " Penyerbuan?, apakah kita akan menyerbua dengan tangan kosong ketua?

__ADS_1


Shoyo " Tidak, aku sudah menyiapkan senjata yang dibutuhkan, hei Frod bawalah mobil itu kesini, oh iya dan bawalah beberapa anggota untuk membantu mengangkut barang itu.


Frod pun melakukan perintah Shoyo dan membawa beberapa anggota untuk mengangkut barang, dan Frod pun pergi mengambil mobil itu.


__ADS_2