
"Saya dengar dengar hari ini kamu terlambat datang kesekolah bersama dengan dev! Apa itu benar Grizella Letta Leteshia?"
Gadis bernama Grizella Letta Leteshia! Yang biasa dipanggil dengan nama LETTA, Hanya menganguk sambil menyunggingkan senyuman manisnya
"Mengapa tersenyum?"
Seketika wajah letta menjadi datar, semua tatapan teman sekelasnya kini mengejek dirinya, namun bukan Grizella Letta Leteshia Namanya kalau sakit hati dengan tatapan itu
Letta sudah biasa mendapatkan tatapan seperti itu, dulu ia memang sangat baperan, namun saat masuk sekolah menengah atas, ia mulai belajar dewasa.
"Kamu mau ikut ikutan nakal sama seperti dev? Ibu mohon letta, jangan menambah murid nakal dikelas ini lagi, kamu itu sosok gadis yang jenius"
"Ibu! Letta telat juga cuman hari ini aja kok, kedepannya insya allah gak akan"
"Ibu pegang omongan kamu"
Sungguh! Rasanya letta ingin mencakar mulutnya sendiri sekarang juga. Ia juga ingin sekali membunuh wali kelasnya jika tidak dosa, hehe
**Teng
'Waktunya Istirahat kedua**'
"Tugas dikumpulkan minggu depan, ibu harap gak ada yang telat lagi termasuk kamu dev"
Wali kelasnya menunjuk kepada dev yang berada dipojokan sebelah kanan dan dev hanya memgangukkan kepalanya saja
Wali kelasnya keluar dan para murid pun ikutan keluar untuk makan siang
"Let! Lo kenapa bisa telat sih?"
"Motor gue kuncinya hilang, angkutan umum yang gue tumpangi juga bannya malah bocor"
__ADS_1
"Yaampun! Yaudah kita kekantin aja yok"
"Ayok!"
Tuk
"Urusan makanan aja paling depan, giliran diajak ngobrol paling belakangan pahamnya"
Letta tertawa mendengat perkataan mawar kepada alina, memang mawar dan alina selalu saja adu mulut meski alina selalu mengalah.
Bagi alina! Orang pintar adalah orang yang selalu mengalah, Bukan karna kalah tetapi karna ia merasa dirinya lebih dewasa.
Mawar dan alina adalah sahabat letta sejak masuk sekolah menengah pertama.
Mereka bertiga pun pergi kekantin namun tanpa disengaja mawar malah menabrak seseorang yang membawa makanan sehingga makanannya malah tumpah pada seragam letta
Aneh bukan?
Pasalnya mawar yang menabrak, lalu mengapa makanannya tumpah pada seragamnya?
"Lo sengajakan tumpahin makanan keseragamnya letta? Jujur lo ba**!"
Mawar memang wanita yang sangat emosional, iya tak terima sahabatnya diusik.
"Heh mawar, jelas jelas lo yang nabrak gue kenapa lo malah nuduh gue yang ngga ngga?"
Mawar memutar matanya jengah lalu saat mawar hendak menampar wajah wanita itu, letta segera menahan pergelangan tangan mawar
"Pake otak, gak usah pake otot"
Letta menarik tangan mawar untuk menukar posisi, kini lettalah yang berada dihadapan wanita itu
__ADS_1
Letta juga sepertu mawar sangat emosional, namun letta selalu memakai otak bukan otot seperti mawar.
Letta juge termasuk orang yang penyabar, namun rasa sabarnya juga ada batasannya. Begitu pula yang lainnya.
Letta menyipitkan matanya membaca nama lengkap wanita dihadapannya sekarang
"Natasya Alizza! Lo cukup pintar bikin drama, lo pintar menipu orang orang, tapi lo gak pintar membodohi gue"
Letta menyunggingkan senyuman devilnya, dan itu membuat orang orang bergidik ngeri, pasalnya baru kali ini mereka melihat letta yang serius dengan wajah datarnya
"Maksud lo apa? Lo nuduh gue sengaja nabrak nawar dan tumpahin makanan keseragam lo karna kalo gak sengaja pasti makanannya tumpah keseragamnya mawar, iyakan gitu?"
Letta tertawa terbahak bahak dan itu memebuat semua orang kebingungan apa maksud letta!
"Lo baru aja menjelaskan faktanya natasya"
Semua orang ikutan tersenyum, mereka tau letta adalag wanita yang beIQ tinggi, ia tak akan mudah dikalahkan dengan omongan belaka seorang natasya
Wajah natasya memerah, ia memang tak akan menang jika melawan letta. Natasya pun pergi dari kantin bersama dengan teman temannya.
"Punya muka juga tuh orang langsung pergi!"
Letta dan mawar menatap alina yang sedari tadi memang hanya menjadi penonton saja.
"Biasanya lo langsung adu jotos sama orang, kenapa sekarang malah diem aja?"
"Gue gak tega kalau berantem sama cewek!"
Alina langsung pergi kepojok kiri kantin yang memang kursinya sedang kosong, sedangkan mawar dan letta kini saling menatap dan kebingungam
Karnakan alina wanita, mengapa alina tak tega berantem dengan sesama jenisnya? Tetapi jika berantem dengan lawan jenis ia no 1.
__ADS_1
Memang aneh aneh sahabatnya letta mah