
Malam ini kediaman keliarga letta tampak sangat ramai, teman teman ayah dan bundanya semua diundang keacara pertunangan ini
"LETTA!'
Letta yang baru saja keluar dari kamarnya mendapatkan panggilan dari kedua sahabatnya
Letta tersenyum lalu turun dan menghampiru kedua sahabatnya itu, mereka berdua tampak cantik dengan gaun merah dan biru.
"Cantik banget kalian berdua!"
"Lo malah lebih cantik"
"Eh ita ngomong ngomong bang leo kok buru buru anat sih tunangannya!"
"Gue gak tau soal itu!"
"Terus gimana kabar perasaan lo ke rey?"
Letta tak menjawab.
"Mau gak mau letta harus korbanin perasaannya demi abangnya sendiri, iya gak let?"
Letta hanya tersenyum menjawab pertanyaan devan kepadanya karna memang itu kebenarannya
Setengah jam kemudian, keluarga ka amalia pun tiba termasuk reyhan juga.
Reyhan terlihat sangat tampan memakai jas biru tua dengan gaya rambut yang beda sekarang.
Terlihat bang leo menghampiri amalia lalu membawanya keatas panggung
Acara pun dimulai, dan saat selesai memasangkan cincin dijemari kedua pasangan itu semua orang bertepuk tangan termasuk letta dan reyhan
"Bang leo sama ka amal keliatan serasi ya?"
Pertanyaan alina membuat hati letta gemetaran
"Bukan serasi lagi malah mereka berdua keliatan sangat cocok satu sama lain"
Letta menatap reyhan sendu, reyhanlah yang menjawab pertanyaan alina tadi.
"Tapi kalian berdua cocok satu sama lain juga kok!"
__ADS_1
Ucapan alina membuat reyhan menatap letta, lalu reyhan tertawa kecil dan merangkul letta
"Gue sama dia cocok satu sama lain sebagai saudara, iyakan gres?"
Letta hanya mengangukkan kepalanya, alina dan mawar tau jawaban dari letta bukanlah kemauan hatinya sendiri
"Bisa bicara sebentar sama gres?"
Alina, mawar, devan dan reyhan menatap kedatangan danu yang tiba tiba dan juga reyhan segera melepaskan rangkulannya
"Boleh kok, bawa aja!"
Reyhan mendorong tubuh letta lalu danu dengan tak tega menari tangan letta menjauhi mereka semua
Danu membawa letta kebelakang rumah, lalu danu menghempaskan tangan letta dengan kasar
"Sakit danu!"
"Sakit? Itu lebih sakit dari hati lokan?"
Letta terdiam, danu memang tau bahwa letta pernah pacaran sengan reyhan, dan danulah yang selalu mengerti perasaan letta
Letta hanya menganguk
"Apa? Bilang yang keras gres!"
Letta tak kuat menahan tangisannya, ia pun jongkok dan menangis, danu tak kuat melihat letta yang seperti ini, ia pun memeluk tubuh letta dan mencoba menenangkan letta
Tetapi tanpa mereka sadari ada seseorang yang baru saja tiba disana dan melihat mereka berdua berpelukkan
"Semoga lo bahagia sama dia, gres. Kita emang cocok kalau saudaraan aja!"
●●●●●●●●●●
Hari ini danu sudah berjanji membawa letta shopping ke mall dan membayari kemauan letta
"Mau kemana gres?"
"Mau jalan sama danu, tante"
"Oh danu, yasudah jangan pulang malam malam, besok sekolah soalnya"
__ADS_1
"Siap tante!"
Danu dan letta pun pergi dengan mobil sport milik dani, karna danu tak membawa mobil kerumahnya letta karna kemarin ia malas membawa mobil
Setibanya dimall, danu dan letta berjalan beriringan, banyak yang membisikkan mereka berdua tetapi danu dan letta sudah terbiasa.
"Mau kemana dulu?"
"Toko Baju! Gue gak punya baju soalnya"
Danu tertawa kecil, jelas jelas baju letta sangat banyak tetapi ia selalu mengaku tak punya baju
"Beli yang lo mau, lo yang bayar"
"Lah, kan perjanjiannya lo yang bayar"
Letta menampakkan wajah cemberutnya lalu danu pun mencubut pipi letta dan menganguk, dan letta pun segera berlari masuk ketoko baju
Pagi telah berlalu, siang pun sudah berlalu, kedua tangan danu sudah penuh dengan belanjaan milik letta dan sekarang mereka memutuskan untuk makan malam tetapi danu pergi keparkiran dulu untuk menaruh belanjaan letta
Tuk Tuk Tuk
Letta mengetuk2kan jemarinya pada meja, ia tak mau sendiri disini karna banyak pria yang melihatnya, dan sialnya danu sangat lama sekali kembalinya
"Sendirian aja?"
Letta terkejut, itu reyhan, tapi mengapa semakin kesini ia selalu bertemu dengan reyhan sih?
"Dia berdua sama gue!"
Danu pun datang dan menatap tajam reyhan
"Gue kira dia sendiri, yaudah gue duluan"
Reyhan pun pergi begitu saja
"Kenapa lo ngobrol sama dia lagi? Katanya mau moveon!"
"Gak tau ah pusing!"
Danu hanya menggeleng gelengkan kepalanya lalu i pun duduk dihadapannya letta.
__ADS_1