L E T T A

L E T T A
Keluarga Letta


__ADS_3

Pukul 19.20 WIB


Suasana rumah keluarga letta sangat ramai jika malam sabtu seperti ini, keluarga besarnya termasuk kakek, nenek, saudaranya, pamannya, tantenya, semua menginap dirumah letta sampai hari minggu sore


"Tante zeli, ka lettanya dimana?"


"Masih dijalan pulang les, sayang. Kamu kangen ya sama kakak letta?"


"Iya, Anggun kangen banget"


Rata rata saudara letta dibawah umurnya, mereka masih anak smp, sd dan ada juga yang yang belum sekolah, namun ada juga yang seusinya yaitu Danu dan Dani, mereka kembar dan berada diluari negri, palingan pulang sebulan sekali.


"Malam Semuanya!"


Semua yang ada diruang keluarga menoleh kearah leo yang membawa seorang wanita cantik, wanita itu tak lain adalah amalia.


"Yaampun leo bawa calon istri!"


"Cantik banget sih!"


"Leo mah pinter cari istri kaya ayahnya!"


Ucapan paman rian membuat reno tertawa kecil


Beberapa menit kemudian letta datang kerumahnya dan ia tercengang kaget melihat seorang pria yang duduk ditaman depan rumahnya sendirian


"Rey!"


Pria itu reyhan, reyhan pun menoleh kearah reyhan dan tersenyum lalu letta mendekati reyhan


"Lagi ngapain?"


"Nungguin lo!"


Letta mengernyitkan keningnya bingung.


Jelas bingunglah, mana mungkin seorang reyhan menunggu letta disini


"Becanda! Gue disuruh ngawasin ka amal, soalnya ka amal kalau pulang main sama bang leo suka main kemana mana dan pulang tengah malam"


"Emangnya bang leo gak nganter sampe rumah?"


"Ka amal ga pernah mau diantar sampe rumah kecuali bang leo main kerumah"

__ADS_1


"Oh, Terus kenapa gak masuk?"


"Rame! Malu gue"


Yaampun, baru kali ini letta melihat seorang reyhan malu? sebab sejak pacarab dengannya dulu, reyhan sangat berani dan tak takut malu


"Masuk bareng gue, dari pada disini nanti masuk angin lagi!"


"Cie perhatian"


"Siapa yang perhatian? Gue cuman kasih tau doang"


Sunggu letta sangat malu, jelas jelas ia memang sangat peduli dan perhatian pada reyhan, apalagi kalau sampe reyhan sakit, dialah orang yang sangat cemas sampai nangis nangis, mungkin.


"Ka letta!"


Letta dan reyhan menoleh kearah sosok anak kecil berusia 5 tahunan yang berlari kearah letta lalu memeluk letta, letta dengan senang hati memeluknya dan mencium pipi chubbynya


"Ka letta jangan ciumin putri lagi!"


Anak keci itu melepaskan pelukannya dan menatap tajam letta


"Kenapa emangnya?"


Letta ingin sekali mencubit putri karna membuatnya malu dihadapan pria spesial dihatinya


"Mandi gih let!"


"Iya iya gue mandi, lo mau tetep disini atau masuk?"


"Masuk aja kakak ganteng"


Kedua mata letta tercengang kaget, bisa bisanya putri menggoda pria spesialnya, walaupun masih kecil, ia pasti cemburu


Memang lettanya saja yang kekanak kanakan kayanya, iya gak sii?


"Yaudah kakak masuk bareng kamu!"


"Iya, gendong?"


Ahh letta ingin sekali mencubut putri sekarang juga


"Putri kamu udah besar, nanti ka reynya keberatan gendong kamu mah"

__ADS_1


"Let, gue gendong lo aja dulu bisa, apalagi gendong anak kecil ke gini, gampang itu mah, ayo kakak gendong tuan putri"


Putri dengan senang naik ke gendongan reyhan laku reyhan membawanya masuk, sedangkan letta masih diam mengingat dulu iya digendong oleh reyhan


Tak lama kemudian letta menyusul masuk dan saat tiba diruangan keluarga, keluarga besarnya tengah bertanya tanya pada reyhan


"Letta kamu les apa pacaran?"


"Les lah bun, siapa yang pacaran?"


"Kata putri kamu pacaran sama reyhan!"


Letta menatao tajam putri, anak kecil itu sangat kurang ajar, kalau saja bukan saudaranya ia sudah membanting tubuh putri


"Reyhan katanya malu kok masuk?"


Semua orang menatap leo dan amalia yang baru saja tiba karna tadi leo mengantar amalia kekamar mandi karna amalia belum tau letaknya dimana


"Kamu kenal dia amal?"


"Iya bunda, reyhan adik amal"


Deg


Rasanya dada letta kembali sesak mendengar satu kata yang sangat tak letta percaya yaitu amalia memanggil bundanya dengan bunda juga


"Jadi reyhan datang kesini sama kamu?"


"Iya, dia disuruh bunda jagain amal biar amal gak kelayaban katanya"


"Bunda kamu perhatian juga yah"


Amal hanya tersenyum


"Terus reyhan sama letta masih pacarankan?"


"Emangnya letta pernah pacaran sama adiknya amal?"


"Haha, itu mah dulu bang leo, gue sama dia udah gak ada hubungan apa apa, lo pokus pinang ka amal ya, gue mandi dulu, bay"


Sakit?


Tentu sakit! Letta bukan hanya membohongi keluarganya tapi dirinya juga

__ADS_1


__ADS_2