
Teng Teng
Bel pulang telah berbunyi, Letta masih tetap diam meski mawar dan alina mengajaknya mengobrol.
Devan pun sudah menghibur dan membuat beberapa cara agar letta berbicara, namun hasilnya nihil, letta sama sekali tak menjawab apapun.
"Grizella Letta Leteshia, Mau pulang bareng atau gue anterin?"
Mawar dan alina sungguh tak habis pikir dengan devan, Mereka berdua tau otak devan agak agak miring dan ini juga ia lakukan demi membuat letta terhibur meski letta tak terhibur
Letta hendak beranjak pergi namun tangan devan menahan tangannya.
"Lupain reyhan letta, Dia itu cowok gak bener, apa coba yang buat lo suka banget sama dia, hah?"
Letta menepis tangan devan kasar, sorot matanya menjadi tajam dan auranya pun menakutkan.
"Urusan gue suka sama itu soal hati, Mau dia nakal, bejad, atau preman, kalau hati gue suka, gue gak bisa nolak, ngerti?"
Ucapan letta dapat membungkam devan, devan hanya ingin menyadarkan letta, tapi mengapa ia yang tersadarkan oleh letta
Letta langsung pergi begitu saja meninggalkan kedua sahabatnya bersama dengan devan
Diparkiran, Saat letta hendak naik kemotornya, seorang pria menghampirinya dengan senyuman yang letta rindukan
"Hai gres!"
Letta mengedip ngedipkan matanya seolah ia tak percaya pria yang membuatnya selalu patah hati kini berada dihadapannya
"Reyhan!"
"Iya ini gue, Jangan jangan lo lupa sama gue ya?"
Letta langsung menggelengkan kepalanya dan itu membuat reyhan gemas dengan letta
"Lo udah mau pulang?"
Letta menganguk, rasanya ia tak bisa menggerakan bibirnya sekarang.
"REY!"
Reyhan dan letta menoleh kearah seorang wanita yang kini berjalan menghampiri mereka
"Eh, ini siapa rey?"
__ADS_1
"Grizella Letta Leteshia!"
"Hah?"
Reyhan tertawa kecil melihat ekspresi wanita itu yang mendengar nama letta
"Kenapa? ribet banget ya?"
"Bukan ribet ribet lagi, gue aja udah gak inget namanya"
"Sama, gue aja pas pertama kenal susah manggil nama lengkapnya dan selalu kebelit"
Letta tersenyum kecil, pikirannya keingat masalalu bersama dengan reyhan lagi.
Dulu memang reyhan selalu memanggil nama lengkapnya dengan berbelit jika letta sedang kesal dengan reyhan.
"Yaudah nama panggilanya aja siapa?"
"Letta aja ya gres?"
Letta hanya menjawab dengan senyuman meski hatinya tergores kembali melihat keakraban wanita ini dengan reyhan
"Lah kok manggilnya gres tapi gue letta sih?"
"Gres itu nama panggilan khusus keluarganya dan gue aja, jadi lo panggil dia letta aja udah"
"Bukan!"
"Lah terus?"
"Orang yang pernah ada dihatinya!"
Rasanya letta ingin sekali teriak sekuat kuatnya pada reyhan bahwa sampai sekarang ia juga masih berada dihatinya dan tak pernah tergantikan meski dirinya selalu mencari pelampiasan
"Mantan gitu?"
Reyhan menganguk namun letta tidak
"Eh iya kenalin gue amalia, pacar barunya reyhan"
Tuk
"Asal aja lo!"
__ADS_1
Amalia tertawa sambil mengelus kepalanya yang ditoyor oleh reyhan
"Hha, Gue kakaknya reyhan"
OMAIGAT
Jadi orang yang membuat letta patah hati adalah kakaknya reyhan sendiri.
Yaampun letta, lo harusnya malu banget.
"Yaudah letta pulang dulu, rey, ka amal"
Reyhan dan amalia hanya menganguk lalu letta pun naik kemotornya dan menjalankan motornya menuju rumahnya
Setibanya Dirumah
Letta senyum senyum sendiri saat masuk kerumah dan itu membuat leo bergidik ngeri
"Kenapa gres? Ketempelan?"
Letta menoleh kepada leo yang sedang menatapnya diruang televisi dengan laptop dipangkuannya, dan sudah pasti leo sedang mengerjakan skripsi kuliahnya
"Apa?"
"Lo gila, gres?"
"Iyah, gue gila karna cinta, hahaha"
"Stres, eh iya ayah bunda lagi ada perjalanan bisnis kesingapur dan baru pulang nanti malam"
Letta hanya ber'Oh' Saja
"Lo gak ada les hari ini?"
"Gue ijin!"
"Kenapa?"
"Kepo banget dah!'
Letta langsung berlari kemamarnya, ia memang sudah ijin les hari ini karna tadi pagi suasana hatinya sedang tidak baik baik saja.
Letta juga merasa malu karna ia patah hati pada reyhan yang ternyata berduaan dengan kakaknya sendiri.
__ADS_1
Tapi hati letta juga masih terasa sesak ketika melihat reyhan menganguk saat menjawab mereka adalah mantan atau tidak
Letta tak menganguk karna memang letta tak pernah menganggap reyhan mantannya, ia masih menganggap reyhan kekasihnya sampai saat ini