Legend In Fantasy World Season 1

Legend In Fantasy World Season 1
EPISODE 32


__ADS_3

Hari ini di sini ... Xi Xinqian masih tidur sekarang, posisinya saat ini sangat rapi dan menawan, karena posisinya sangat berantakan sebelumnya, dan dia hampir-hampir terjatuh, untungnya, Shuzhen berada di sampingnya tadi malam, yang menjaga sang putri tetap aman sepanjang malam sampai fajar.


perlahan, Xi Xin Qian membuka kedua matanya dan meregangkan(menggeliat) tubuhnya untuk meregangkan otot-otot tubuhnya yang kaku setelah baru saja bangun tidur, namun, setelah dia sepenuhnya bangun, dia duduk dan melihat sekeliling, dia mengacak-acak kepalanya yang sakit dan tampak ekspresi gelisah di wajahnya, dia mencoba mengingat apa yang terjadi semalam.


Setelah berusaha keras dia pun mengingatnya, dia ingat bahwa dia mabuk dan dibopong oleh Shu Zhen untuk pergi tidur, setelah itu dia tidak ingat sama sekali apa lagi yang terjadi berikutnya, ingatan terakhir yang dia ingat tadi malam adalah Shu Zhen membaringkannya di tempat tidur, hal itu membuat Xi Xinqian berpikiran macam-macam, setelah itu, lalu Xi Xin Qian langsung panik dan bergegas membuka selimut untuk memastikan tidak terjadi apa-apa padanya, setelah memastikan pakaiannya masih tertutup dan rapi, Xi Xin Qian akhirnya menghela nafas lega.


Xi Xin Qian: huhh"menghembuskan napas lega", untungnya aku tidak kehilangan kesucianku kali ini, dan masih bisa melindungi statusku sebagai seorang gadis, aku pikir, aku telah dilecehkan, tapi ... oh ya ini tidak benar, setelah aku bangun, aku mendapati diriku berbaring di tempat tidur dengan selimut dan pakaianku juga masih sangat rapi, dan ini masih pakaian yang aku kenakan tadi malam, hm ... Jika aku memikirkannya, ini bukanlah sifat asli dari bajingan itu , dia tidak mungkin tidak mengambil keuntungan dariku yang dalam kesulitan seperti itu, bahkan jika aku ingat-ingat ketika aku pertama kali bertemu dengannya ...


..."Bayangan mengingat pertemuan pertama, ketika dia dipaksa untuk mencium pria itu"....


"Aaahhhhhhh tidak tidak tidak, hwaaa aku tidak mau!! ", teriak Xi Xinqian dengan enggan dan menggelengkan kepalanya".


Dia tidak menyadari bahwa suaranya berteriak begitu keras, sampai terdengar keluar.


lalu setelah itu...


Tiba-tiba!


...BANG!! "suara pintu dibanting dengan keras."...


...WOOSHHH! ......


Seseorang masuk dengan sangat cepat seperti angin.


"Kenapa, ada apa? apa yang terjadi Xi Xin Qian?" kata Shu Zhen dengan panik dan membanting pintu dengan keras, masuk secepat kilat, dan tiba-tiba telah tepat berada di hadapan Xi Xin Qian, dengan keadaan terengah-engah dan begitu panik dan napas yang panas dan keringat yang bercucuran begitu menggairahkan."


Tiba-tiba, suasana di antara keduanya menjadi canggung, sangat aneh. Saat itu, Xi Xinqian masih mengacak-acak rambutnya.


Bahkan Xi Xinqian terdiam beberapa saat.


Xi Xin Qian: itu... Emm tidak terjadi apa-apa. "katanya, masih bengong, belum sadar akan keadaan sebenarnya yang terjadi."


dia tidak menyadari bahwa ketika dia sangat panik, Shuzhen memanggilnya dengan sebutan "Xi Xin Qian".


sepertinya dia tidak akan keberatan untuk sementara waktu, namun, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya jika dia ingat bahwa Shuzhen memanggilnya dengan nama lain barusan.


Shu Zhen : huh... syukurlah tidak ada hal buruk yang terjadi." katanya merasa sangat lega".


Kata-kata Shuzhen barusan membuat Xi Xin Qian salah paham terhadapnya, dia pikir Shuzhen menginginkan sesuatu yang buruk terjadi padanya.


Xi Xin Qian: hei!! apakah kau mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi padaku!?💢 "dia berkata, seketika langsung meledak! langsung berubah menjadi ekspresi yang sangat menakutkan ketika marah."


Shu Zhen: itu… Eee tidak sama sekali. "Ucapnya dengan ekspresi tertekan dan kaget, dia tidak berani menatapnya, melihat Xi Xin Qian menatapnya dengan tatapan tajam, dan salah paham dengan apa yang dia katakan sebelumnya".


Melihat gaya berbicara Shu Zhen, Xi Xinqian masih tidak percaya sepenuhnya, dia masih meragukannya.


Xi Xin Qian: oh benarkah?! ' katanya sinis, dengan tatapan tajam.


"Menatapnya seperti ini sangat menakutkan, memang benar apa kata orang-orang, ketika wanita marah maka orang yang berada jauh level di atasnya pun akan tunduk, dari pada terus ditatapnya seperi ini sampai mati, lebih baik aku mengalihkan topik."ucap Shu Zhen didalam hatinya, sambil berusaha tersenyum didalam rasa ketakutan".


Melihat ekspresi menakutkan Xi Xin Qian, Shu Zhen mengubah topik pembicaraan.


Shu Zhen: dari pada menanyakan itu, lebih baik kau memperhatikan rambutmu yang menawan itu." katanya, sambil tersenyum canggung, menunjuk ke arah kepalanya, mengisyaratkan bahwa rambut Xi Xin Qian sangat berantakan dan kusut."

__ADS_1


Mendengar perkataan Shu Zhen, Xi Xin Qian menyadari bahwa rambutnya sangat berantakan dan wajahnya yang kusam terlihat oleh Shu Zhen.


dia merasa sangat malu untu saat ini.


Xi Xin Qian: Aaaahhhh!!! Pergi, jangan menatapku seperti ini. "Teriak Xi Xinqian, buru-buru menutupi dirinya dengan selimut".


sambil menutupi dirinya dalam selimut dia berkata pada dirinya sendiri.


"Sangat memalukan, sangat memalukan, ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan ketika aku bertemu dengannya lain kali, aku belum pernah terlihat berantakan seperti ini oleh pria manapun, oh Xiaoqiao, kau terlihat seperti orang gila kali ini." ucapnya dengan suara pelan yang gugup dan gemetar karena malu".


Shu Zhen hanya tersenyum melihat tingkahnya yang imut dan lucu.


Shu Zhen : baiklah aku akan pergi sekarang, sebelum aku kembali lagi, pastikan kau sudah selesai bersiap dan kita lanjutkan pembicaraan kita tadi malam. "Kata Shu Zhen, sambil berjalan keluar, dan tersenyum santai."


...Tap ... Tap ... Tap ......


ketika Shu Zhen sedang melangkah keluar, Xi Xin Qian juga mengintip sedikit dari celah selimut melihat Shu Zhen apakah dia sudah pergi atau belum.


Setelah memastikan bahwa pria itu telah pergi sepenuhnya, Xi Xin Qian segera membuka selimutnya dan melemparkannya dengan sembarangan.


Setelah merasa tenang dan lega.


Kemudian dia berkata:


Xi Xin Qian: huft "menghela napas lega".


sungguh melegakan.... bajingan itu akhirnya keluar juga dari ruangan ini.


(Shu Zhen di ruangan lain sedang membuat sup)


Sepertinya ada yang mengutukku dari belakang. "ucap hatinya, seketika merasa merinding disekujur tubuh".


...'...


...'...


...'...


...[di sisi lain dunia, di negara Xinwu]...


Semua orang sibuk dengan tugas utama yang sama, ya yaitu mencari keberadaan putri ketiga, meskipun hilangnya putri ketiga masih dirahasiakan, tetapi sebagian besar pengawal rahasia telah dikerahkan untuk kasus besar ini, eksternal dan internal semua intelijen dikerahkan untuk menemukan tugas utama Kali ini, dan sampai sekarang pada satu malam sebelum acara perjamuan, tidak ada satu pasukan pun yang berhasil menemukan di mana putri WangXi berada.


Para prajurit rahasia dan intelijen saat ini saling bertebaran, di tempat yang berbeda, ada yang menyamar sebagai orang biasa, pengemis, dan sampai ada yang menyamar sebagai orang gila, guna mengusut kasus ini lebih dalam.


Ketika langit mulai gelap sepenuhnya, dimana para bawahan berada, satu persatu mereka menerima surat ajaib dari Jenderal Feng, yang tertulis di surat itu adalah...


...WOOSH ... "Sedang melayang di udara". Surat yang berwarna biru cerah, melayang, dan tulisan transparan muncul secara tiba-tiba dihadapan orang yang menerima pesan itu"....


...Isi surat>>...


[Kalian kembali ke istana, berhenti menyelidiki kasus ini, karena saya sudah mendapat informasi di mana dia sekarang]


...WOOSHHH ... "Setelah selesai membaca, surat itu menghilang seketika"....

__ADS_1


...Setelah menerima kabar dari atasan, mereka segera kembali ke istana....


...'...


...'...


Di sisi lain, di sebuah ruangan, Jenderal Feng berdiri dengan tenang di samping jendela memandangi langit malam yang gelap dengan ekspresi wajah sedih, tidak lama kemudian, dia menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan, dan menutup jendela yang terbuka dengan rapat.


KLEKK ..."Suara Jenderal menutup jendela".


Feng Li Ming pun berbalik, dan duduk di bangku tamu, dihadapannya, dia bertatapan dengan keponakannya yang menghetahui dimana putri bangsawan ketiga berada.


tidak lain dan tidak bukan, dia adalah "Hua Li", anak paling berbakat sekaligus kesayangan dari keluarga Hua, putri kelima, putri dari ketua pengurus keuangan istana, tuan Hua Ye adalah ayahnya.


Diruangan itu, hanya ada mereka berdua, dan didepan pintu, pengawal pribadi Jendela Feng berjaga disana, agar tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka didalam, guna agar masalah besar ini tidak menyebar dan menghebohkan seluruh negara Xin Wu.


keduanya pun saling bertatapan saat ini, sambil berbincang Hua Li pun menuangkan teh ke cangkir kecil masing-masing dari mereka.


"Baiklah paman, kau pastinya sudah tidak sabar bukan ingin segera mengetahui dimana Putri Xi Xinqian berada saat ini, dan siapa dalang dibalik semua peristiwa ini."ucapnya sambil menyodorkan secangkir teh kehadapannya(Feng Li Ming)".


dengan santainya Feng Li Ming pun langsung meminum teh yang diseduhkan oleh keponakannya.


"baiklah, katakan langsung dengan jelas dan terperinci, tidak usah bertele-tele, aku tidak punya waktu untuk meladenimu sekarang." ucap pamannya dengan tegas kepada keponakannya".


"baiklah, aku akan langsung ke intinya sekarang".jawab Hua Li kepada pamannya".


Hua Li: menurut penyelidikanku semalam, Putri ketiga saat ini sedang berada di dalam dunia lain, dan terjebak di sana, dunia ini disebut "Mìmì shìjiè".


\=Dunia Rahasia.


"Kau mungkin pernah mendengar desas-desus tentang dunia rahasia ini kan paman Feng?" Ucap Hua Li berkata kepada pamannya dengan serius".


Feng Li Ming pun menjawab: "Ya, aku sangat mengetahui rumor tentang dunia rahasia ini, tetapi ini bukan hanya sekedar rumor, tetapi ini nyata, dikatakan bahwa orang yang telah memasuki dunia ini tidak akan pernah kembali lagi, disimpulkan, seluruh orang yang pernah terjebak didalam sana, tidak ada satupun dari mereka yang berhasil kembali ke dunia ini, dan itu terjadi beberapa ratus tahun yang lalu, setelah itu tidak pernah terdengar lagi rumor tentang dunia rahasia ini setelah ratusan tahun terakhir, nah sekarang, sepertinya peristiwa mengerikan itu terjadi lagi baru-baru ini."ucap pamannya dengan ekspresi muka yang sedikit khawatir sambil menggenggam kedua tangannya dengan sedikit ketakutan."


Hua Li pun menjawab kata-kata pamannya: "yah, meski begitu, aku yakin dia akan keluar sesegera mungkin sebelum saatnya tiba nanti, "Hua Li berkata dengan sangat yakin bahwa Xi Xin Qian akan keluar dari dunia rahasia sesegera mungkin. "


"Yah keponakanku, dalam hal ini aku setuju denganmu, tapi...


tentang apa yang kau katakan sebelumnya..." Pamannya berkata menatap Hua Li dengan tatapan ingin tahu".


Hua Li pun tersenyum sambil tertawa kecil dan menjawab keingintahuan pamannya.


"Baiklah paman, aku akan memberitahumu siapa dalang di balik semua ini, aku yakin kau sangat penasaran dan menunggu jawabanku kan?!" Hua Li berkata, yang membuat keingintahuan pamannya semakin besar dan tidak sabar lagi."


"Orang yang menjebak Xi Xin Qian ke alam rahasia masih orang yang sama dengan yang berpura-pura baik di hadapannya dan menjadi master seni bela dirinya dalam tiga ribua tahun terakhir, yang menyebabkan semua orang kehilangan pemimpin tercinta mereka, Raja dan Ratu mereka. . . " Hua Li berkata dengan sangat serius, dan segera setelah ekspresinya berubah dengan sangat cepat, saat berbicara, suasana menjadi sangat dingin dan sikapnya menekan udara di sekitarnya, dia masih memegang cawan kecilnya saat itu, dengan erat mencengkeram cangkir kecil yang ada di tangannya. Dengan tatapan penuh balas dendam dan rasa penyesalan."


Mendengar apa yang Hua Li katakan, dan melihat langsung cara dia berbicara, membuat Feng Li Ming berpikir, apa maksud dari apa yang baru saja dia katakan.


Sesaat setelah berpikir dengan tenang.


Sepertinya pamannya sudah mengetahui arti dari kata-kata keponakannya, lalu dia berkata kepada keponakannya.


"Apa maksudmu adalah...?!"

__ADS_1


"Ya, kau benar paman, dalang dari semua ini adalah... Tuan muda dari klan iblis merah "Bai Shuzhen!". "Ucapnya, dengan tatapan membunuh dan ditambah dengan rasa ingin balas dendam yang dipendam selama ini".


Jangan lupa untuk selalu mendukung karya ini, karena season selanjutnya akan lebih menarik lagi dari yang ini, komentar yang banyak di bawah agar penulis bisa lebih semangat dan bisa update season selanjutnya secepatnya yang pastinya akan membuat kalian lebih semangat lagi dan berpetualang ke dunia fantasy. (◠‿・)—☆


__ADS_2