
#2
Di sisi yang lain, datang seorang pemuda yang sering singgah ke Desa Asam Manis, Sekarang dia berada di hutan untuk menuju ke desa tersebut.
Tak lama berselang waktu dia sampai di Desa.
"Apa yang terjadi terhadap desa ini?" Dia terkejut melihat keadaan desa yang hancur.
Diapun mulai memasuki desa tersebut.
Yang dia lihat di desa itu sama persis apa yang di lihat Siho, tubuh manusia yang tak bernyawa ada di mana mana, dan bau amis darah sangat menyengat.
Dia berjalan dan terus berjalan tak terasa dia sudah berada di ujung desa.
Tiba-tiba dia mendengar suara anak kecil, diapun mulai mencari asal suara tersebut, tak lama kemudia dia berhasil menemukannya dan mulai mendekati anak itu.
"Ehm, apa yang terjadi di desa ini?" dia bertanya ke anak kecil tersebut.
Anak kecil itupun terkejut tidak menyadari ada seseorang di dekatnya, Secara refleks anak kecil itupun mundur.
"Jangan takut ! aku orang baik, aku sering singgah di desa ini untuk beristirahat" dia menjelaskan ke anak itu supaya tidak takut kepadanya.
__ADS_1
Diapun bertanya sekali lagi. "Apa yang terjadi di desa ini? dan siapa namamu?."
Anak kecil itupun mulai berbicara dengan terbata-bata, karena masih shok. " De e sa a iiini di se erang oleh segerombolan mon nster Goblin dan namaku Siiihooo."
Setelah mendengar itu dia hanya mengangguk.
di dunia ini monster yang menyerang desa sudah biasa terjadi, apa lagi desa kecil, karena dengan pertahanan yang minim membuat para monster mudah untuk menerobos ke desa.
"Apa ada yang selamat selain kamu?" Dia bertanya lagi.
Anak kecil yang bernama Siho itu hanya menggelengkan kepala.
Anak kecil itu hanya terdiam, tidak mengeluarkan suara sepatah katapun.
Chen setelah itu masuk kembali ke desa, dia berencana untuk mengumpulkan semua mayat dan menguburkannya secara layak.
Hanya membutuhkan waktu setengah jam, buat Chen untuk mengumpulkan semua mayat penduduk, Setelah itu dia menggali satu per satu lubang. Sekian lama waktu berlalu dia pun selesai menguburkan semua penduduk.
Chen kembali lagi ke lokasi anak kecil tersebut.
Chen adalah seorang pendekar ahli yang jenius, dia sering berpergian untuk menyelesaikan misi dari saktenya, setelah dia menyelesaikan misin dia sering terlebih dahulu singgah ke Desa Asam Manis untuk beristirahat.
__ADS_1
"Apa kamu sudah makan?" Chen bertanya ke anak kecil itu.
Anak kecil itu menggelengkan kepalanya.
Chen pun mulai mengusap cincin yang ada di tangannya, setelah itu beberapa makanan muncul.
"Makan itu! kondisimu sangat memperhatinkan, bisa bisa kamu nanti jatuh sakit ataupun meninggal." Chen berbicara dengan nada yang lembut.
Cincin yang ada di tangan Chen adalah cincin yang bisa menyimpan benda apapun.
------------------------
Catatan Penulis
Akan update setiap hari.
Cerita ini terinspirasi dari Novel LPN (Shujinkouron) dan JTI (Shujinkouron), Novel ini sangat Keren.
Jangan lupa juga untuk selalu mendukung Novel ini, dengan nge vote setiap chapternya!.
Oh iya teman-teman jangan lupa juga untuk follow si penulis ya!!!
__ADS_1