
#9
Cerita seorang pendekar yang di tolong Chen di desa Werna.
Karena hari sudah mulai sore, aku singgah di desa Werna untuk beristirahat.
Setelah berada di desa Werna, aku menuju ke tempat penginapan. Tak lama dari itu, aku sampai di penginapan yang ada di desa.
Aku masuk ke penginapan. "Tling.." bunyi lonceng pintu yang menandakan ada pengunjung masuk.
"Selamat datang tuan" seorang pelayan menyapanya. "Ada yang bisa saya bantu?" Tanya pelayan itu.
Di penginapan ini tersedia juga tempat makan, Dan ini satu-satunya penginapan yang ada di desa Werna.
"Aku ingin memesan satu kamar" jawab ku.
"Baik tuan, tolong beritahu nama dan umur anda untuk mengisi data ini!" Saut pelayan itu lagi.
"Nama saya Yorey, umur 18 tahun" dia menjawab ke pelayan tersebut.
Pelayan itu menulis namanya di data tersebut.
"Baik tuan Yorey, sekarang mari aku antar ke kamar tuan" pinta pelayan itu ke Yorey.
Mereka menuju ke salah satu kamar di penginapan tersebut, yang berada di lantai dua.
__ADS_1
Penginapan ini mempunyai bangunan dua tingkat. Lantai pertama untuk pengunjung memesan makanan, dan di lantai ke dua buat pengunjung menginap. Penginapan ini memiliki enam kamar, yang masing masing hanya bisa di tempati oleh satu pengunjung.
Mereka sampai di kamar nomor empat.
"Ini kamar anda tuan Yorey" ucap pelayan itu sambil memberikan kunci ke dia.
Setelah itu Yorey masuk ke kamar tersebut, dan si pelayan tadi pergi dari sana.
Yorey meletakan barangnya di kamar. Setelah itu dia duduk di atas kasur untuk latihan pernapasan.
Satu jam dia melakukan latihan pernapasan, tiba-tiba terdengar keributan di luar penginapan.
"Ada monster menyerang"
"monster.. monster.. monster.."
Bunyi keributan terdengar.
Yorey menghentikan latihannya dan bangkit menuju ke jendela yang ada di kamarnya. Dia mencari tau apa yang menyebabkan terjadinya keributan.
Yang dia lihat di jendela, banyak anak panah yang berjatuhan di desa, dan dia melihat banyak Monster Goblin yang menyerang penduduk.
Dengan melihat kejadian itu, Yorey bergegas keluar dari penginapannya sambil membawa pedang.
Setelah keluar dari penginapan, yang dia lihat di luar, banyak penduduk yang tak lagi bernyawa dan beberapa rumah terbakar.
__ADS_1
Melihat setuasi seperti ini, diapun terlihat geram dan mulai menyerang Monster Goblin.
"Tebasan zig-zag" Yorey mengeluarkan jurusnya untuk membunuh Monster Goblin.
Yorey menggunakan teknik peringanan tubuh, untuk mempercepat geraknya menuju ke arah Monster Goblin.
Hanya hitungan menit dan satu jurus, Yorey berhasil membunuh beberapa Monster Goblin tanpa terluka.
Sekarang dia menyerang Monster Goblin yang menggunakan senjata panah.
Monster Goblin tersebut melancarkan beberapa serangan ke arah Yorey.
Dengan lincahnya, Yorey menghindari setiap anak panah yang terarah padanya.
Setelah berhasil menghindar, Yorey langsung melancarkan serangan dengan cepat ke arah Goblin tadi.
"Tebasan Kilat" Monster Goblin tersebut terkena Tebasan Yorey, yang membuat kepalanya terbelah.
------------------
Catatan Penulis:
Yorey seorang pendekar laki-laki yang memiliki rambut pendek berwarna kuning. Memiliki pedang berwarna putih Es. Umurnya 18 tahun.
Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa untuk memberi penilaian bintang 5 di cerita ini! supaya cerita ini bisa tersebar lebih luas lagi. tentunya memberi motivasi juga buat si penulis.
__ADS_1
tinggalkan jejak kalian juga dengan Like dan komen di setiap Chapternya!!!.
Jangan lupa juga untuk Follow si penulis.