Legenda Gamer MLBB Sejati

Legenda Gamer MLBB Sejati
Bab 23


__ADS_3

"Gimana mbak suka gak kejutan nya dari Adis"tanya Adis ke mbak Desi dengan tersenyum.


"Eh sudah keluar ya sini mbak koper sama tas nya biar Aldo saja yang bawa ke mobil"ucap Aldo ke Desi seraya mengambil koper dan tas yang di bawa oleh Desi yang mana saat ini Desi masih mematung.


"Sudah mbak gak usah see kaget itu juga kali mbak, gimana mbak sudah makan belum"tanya Adis ke mbak Desi yang masih mematung di tempat saat melihat Aldo yang ada di sini.


"Sudah mbak Adis gak usah di tanya lagi mbak Desi nya lebih baik kita beli bakso terus bawa pulang baru makan di rumah saja sama ibu dan bapak juga"ucap Aldo ke Adis.


"Ide bagus jadi nanti beli nya agak banyak biar aku bisa nambah kalau makan di tempat aku agak gengsi buat nambah tapi kalau di rumah gak gengsi" ucap Adis ke Aldo dengan senang.


"Ya sudah nanti aku beli 10 porsi sekalian sama satpam dan mbak pengurus di rumah juga"ucap Aldo ke Adis.


"Jangan 10 dong 15 ya jadi nanti aku bisa nambah nya banyakan"ucap Adis ke Aldo dengan mata yang penuh dengan harapan.


"Ya sudah nanti belinya 15 porsi 7 porsi buat mbak Adis sendiri sisanya buat yang lain"ucap Aldo ke Adis.


"Sip kalau itu aku setuju ayo kita belu baksonya, mbak Desi ayo masuk ke mobil kita mau berangkat"ucap Adis ke Mbak Desi yang masih mematung di tempat.


"Ah iya ayo takutnya pak Broto sudah menunggu Adis di rumah"ucap mbak Desi yang mulai sedikit bisa menguasai keterkejutannya.

__ADS_1


Setelah itu Desi pun mengikuti Adis dan Aldo masuk ke mobil karena mereka akan segera berangkat ke tokoh yang jualan bakso.


Setelah 27 menit akhirnya Aldo Adis dan mbak Desi pun sampai di rumah keluarga Adis dan tak lupa Aldo mengeluarkan belanjaan nya koper dan tas milik mbak Desi dan bakso yang sudah mereka beli tadi dan tak lupa Aldo meminta bantuan ke satpam untuk membantunya membawa barang belanjaan ke dalam rumah keluarga Adis.


Setelah membantu Aldo membawa belanjaan tak lupa Aldo memberi satu porsi bakso ke satpam itu dan dengan senang hati satpam itu menerima nya.


Setelah sampai di ruang tamu Adis langsung memanggil pengurus rumah untuk membawa barang belanjaan itu dan tak lupa 5 mangkuk dan sendok serta garpu untuk mereka makan bakso.


Setelah meletakan belanjaan ke dalam kulkas Adis langsung memberi nya dua porsi karen ada satu lagi yang masih di belakang.


Setelah memberikan jatah bakso ke semua pekerja di rumah nya Adis langsung memberikan bakso untuk bapak dan ibu nya lalu tak lupa untuk mbak Desi dua porsi karena Adis tahu kalau mbak Desi belum makan siang.


Dan setelah itu Adis juga mempersiapkan bakso milik Aldo dan meracik nya karena Adis ingin melihat Aldo yang kepedesan jadi dia memberikan sambal yang lumayan banyak dan tak lupa Adis meracik bakso miliknya juga sekali masuk ke dalam mangkuk langsung dua porsi sehingga bisa di lihat kalau mangkuk milik Adis hampir penuh.


"Mbak ini kok tiba tiba aku jadi merinding ya melihat kuah baksonya merah semua"ucap Aldo yang gelisah melihat kuah bakso nya yang cukup merah.


"Gak kok itu tadi aku banyakin saos nya jadi dia kemerahan jadi aman tenang saja masa iya aku mau meracuni calon sendiri sih kan aneh"ucap Adis yang mengelak untuk berkata jujur karena dia ingin melihat Aldo kepedasan.


Aldo langsung mengambil sesendok kuah bakso dan mencoba nya.

__ADS_1


"uhuk uhuk buset mbak ini pedes nya"ucap Aldo yang tak bisa menahan pasan karena cabe yang banyak di lidah nya rasa kebakar di lidah Aldo.


"Gak pedas kok hanya saja bakso nya masih panas coba punya aku gak pedas kok"ucap Adis memberikan sesendok bakso dengan kuah nya yang lebih merah dari milik Aldo.


"Gak deh mbak gak dulu nyobain punya mbak yang ada nanti Aku sakit perut gak bisa ikut final nantinya"ucap Aldo ke Adis.


"Eh iya ya ya sudah kamu ganti yang lain deh yang ini biar aku saja yang makan nya aku takut kamu sakit perut dan gak jadi menang nya"ucap Adis seraya memindahkan bakso dari mangkuk Aldo ke mangkuknya tak lupa Adis menyeruput kuah bakso Aldo terlebih dahulu sebelum dia pindahkan supaya tidak tumpah karena kepenuhan.


"Itu lah kamu masa pacar sendiri mau kamu kerjain sih ada ada saja kamu ini"ucap bu Santi ke Adis.


"Abis nya gemes buat dia kepedesan" ucap Adis ke ibu nya.


"Memang kamu sudah melihat dia kepedasan"tanya ibu Santi ke Adis.


"Sudah dong pas kita ketemu pertama sekali di kafe dia mesan makanan dengan Level yang paling rendah padahal itu yang paling pedas jadi saat selesai dia makan nya keringat dia banyak banget air matanya juga keluar terus bibirnya kemerahan juga hahahaha"ucap Adis dengan antusias yang tinggi saat menceritakan ke pada ibu nya.


"Sudah mbak jangan di ingat lagi yang itu bikin sakit kepala saja itu kafe masa iya makanan paling pedas LV nya paling rendah sih"ucap Aldo yang sedikit malu karena tidak bisa makan makanan yang pedas.


" Ya gak apa apa sih sekali kali kamu coba makan makanan pedas sekalian latihan biar nanti kalau kamu sudah nikah sama Adis kamu gak di kerjain sama dia kan kamu tahu sendiri sifat nya  yang suka usil ke kamu"ucap bapak Broto ke Aldo dengan tersenyum.

__ADS_1


"Sudah sudah ayo makan terus siap siap buat persiapan bakar bakar nanti malam dagingnya perlu di marinasi dulu"ucap ibu Santi ke yang lain.


Setelah memasukan satu porsi bakso yang baru ke mangkuk Aldo Adis meraciknya lagi namun kali ini dia hanya memberikan sedikit sambal supaya nanti Aldo tidak sakit perut karena dua hari lagi dia akan ada final MPL jadi harus dalam keadaan fit sehingga dia bisa konsen dengan pertandingan nya dan juga dengan latihan nya yang dari jarak jauh karena dia akan latihan dari rumah Adis sedangkan yang lain dari GH sehingga mereka bisa membuat chemistry untuk tim DEWA di final nanti.


__ADS_2