
Setelah berganti pakaian Aldo dan Adis pun turun ke bawah untuk pergi ke mall dan sekalian pamit ke bapak dan ibu Adis.
Di ruang tamu.
"pak bu Aldo sama Adis izin pamit ya buat pergi ke mall untuk belanja keperluan ayah sama ibu datang nanti nya"ucap Aldo pamit ke pak Broto dan ibu Santi.
"iya bawa mobil nya hati hati saja dan pulang nya jangan terlalu malam"ucap ibu Santi menyetujuinya.
"iya bu, ibu sama bapak mau di bawain apa gitu"tanya Aldo ke ibu Santi dan pak Broto.
"hem kalau kalian balik nya jma 10 ke atas belikan ibu sate ya"ucap ibu Santi ke Aldo.
"siap, bapak gak mau apa gitu"ucap Aldo ke pak Broto.
"samain saja dengan ibu"jawab pak Broto ke Aldo.
"ya sudah kalau gitu Aldo sama Adis mau pergi dulu ya pak bu"pamit Aldo ke pak Broto dan ibu Santi.
Sungguh mem bagong kan Adis melihat interaksi antara kedua orang tua nya dan sang kekasih ibaratkan anak dan orang tua padahal bukan Aldo yang anak pak Broto dan ibu Santi tapi dia namun kedekatan mereka hampir menyamai dia dan kedua orang tua nya yang berarti hubungan antara pak Broto ibu Santi dengan Aldo sudah melebihi sebagai calon menantu dan mungkin sudah seperti ikatan anak dan orang tua.
setelah pamit Aldo dan Adis pun berangkat ke mall dengan mengguna kan mobil milik Aldo menuju mall yang terletak arah barat rumah Adis.
Setelah di dalam mobil Aldo dan memasang sabuk pengaman Aldo pun menjalan kan mobil menuju mall itu.
__ADS_1
Dengan hanya memakan waktu 15 menit akhirnya Aldo dan Adis pun tiba di mall untuk belanja dan juga nonton bioskop bersama seraya menghabiskan waktu bersama sebelum Aldo kembali ke tim nya yang baru namun Aldo masih memikirkan tim mana yang akan dia pilih walaupun tim yang dia impi impikan telah memberikan penawaran kepadanya namun masih belum bisa di pastikan bisa saja mereka tidak jadi memboyong Aldo ke tim itu malah memboyong player lain yang pengalaman dan prestasi yang lebih baik lagi dari pada Aldo yang mana belum genap dua tahun dia berkecimpung di dunia esport ini.
Setelah memarkirkan mobil Aldo dan Adis pun turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam mall, sebelum belanja mereka memutuskan untuk menonton film terlebih dahulu sebelum belanja.
"yang kita mau nonton film apa"tanya Aldo ke Adis dengan penasaran setelah tiba di loket tempat membeli tiket bioskop.
"hem kalau nonton film horor saja bagai mana"jawab Adis seraya mengusulkan ke Aldo.
"kalau aku sih ayo ayo saja tapi kamu yakin berani takutnya nanti malam sampai kebawa alam mimpi loh"ucap Aldo ke Adis.
"yakin kok aku orang nya gak penakut" ucap Adis sedikit bangga dengan pilihannya itu.
"ok kita nonton film horor tapi awas di pertengahan film jangan minta pulang ya"ucap Aldo ke Adis seraya tersenyum jahil nya.
"ok aku beli tiket kamu beli cemilannya" ucap Aldo ke Adis.
Lalu Aldo pun mengambil dompet nya dan dia mengeluarkan uang merah dua lembar.
"ini kami pegang dompet aku takutnya kalau di aku hilang soal nya aku pelupa" ucap Aldo ke Adis.
"idih masih muda kok pelupa sih"ucap Adis bercanda seraya menyindir Aldo.
"ah elah bikin ribet aja sih bagus aku kasih dompet aku ke kamu lah kalau aku kasih dompet ke cewek lain bisa bisa ngamuk kami nanti"jawab Aldo seraya bercanda namun di tanggapi serius oleh Adis.
__ADS_1
"ih jangan dong yang ada itu cewek klepek klepek sama kamu dong"ucap Adis dengan waja yang cemberut.
"ya mangkannya bagusan aku kasih dompet aku ke kamu buat di pegang kan"ucap Aldo yang langsung di jawab anggukan oleh Adis.
Setelah itu Aldo mengantri untuk membeli tiket sedangkan Adis dia membeli cemilan saat mereka nonton nanti nya.
Setelah mendapatkan cemilan dan tiket nonton mereka pun masuk untuk menonton film yang mereka pesan dan juga tak lupa Adis selau bermanja manjaan dengan Aldo sehingga membuat mereka menjadi pusat perhatian selama di mall.
Setelah menonton film horor selama 2 dan film pun selesai lalu Aldo Adis dan penonton yang lain pun keluar dari ruangan film untuk belanja keperluan dari keluarga Aldo selama menginap di ruang keluarga Adis tentunya.
Setelah keluar Adis pun mengajak Aldo untuk membeli perlengkapan untuk keluarga Aldo menginap di rumah keluarga Adis nantinya dan tak tanggung tanggung Adis bahkan membelikan ibu Aldo perhiasan untuk kenang kenangan nantinya sebagai oleh oleh di sini karena akan sangat jarang kedua orang tua Aldo untuk datang ke rumah keluarga Adis bahkan akan menginap selama mungkin dua minggu lama nya.
setelah itu Adis pun mulai berbelanja keperluan keluarga Aldo dengan di temani oleh Aldo sendiri karena mbak Desi tak bisa okut karena harus menyelesaikan pekerjaan nya di kantor nantinya.
Saat sedang berbelanja tak henti hentinya senyum terukir di wajah Adis.
setelah di rasa semua nya sudah ada Adis pun mengajak Aldo ke kasir untuk membayar tagihannya dan tak lupa juga belanja itu menggunakan uang Aldo namun saat mau membayar perhiasan yang akan di berikan ke ibu Aldo Adis bersikeras untuk membayar dengan uang nya sendiri dan jawaban Adis saat di tanya kenapa dia mau membelikan ibu nya perhiasan dan Adis menjawab hanya ingin dan sekali kali membelikan calon mertua sesuatu yang dapat di manfaat kan di masa depan nanti.
Setelah belanja dan membayarnya Aldo membawa semua belanjaan sedangkan Adis membawa paper back yang berisikan perhiasan dan juga tas Aldo yang berisikan dompet hp dan lain lain nya.
Setelah tiba di parkiran mobil Aldo langsung memasukan belanjaan itu ke dalam Bagasi mobil nya dan setelah nya dia langsung menyalakan mobil itu untuk pulang ke rumah keluarga Adis karena jam sudah menunjukan hampir jam 10 juga jadi Aldo dan Adis pun pulang juga untuk istirahat tentunya.
setibanya di depan rumah Adis Aldo pun turun dan membuka bagasi mobil nya dan menurunkan belanjaan itu dan meminta bantu ke satpam untuk membawa sebagian yang tak bisa di bawa oleh Aldo ke dalam rumah.
__ADS_1