Legenda Gamer MLBB Sejati

Legenda Gamer MLBB Sejati
Bab 24


__ADS_3

"Sudah sudah ayo makan terus siap siap buat persiapan bakar bakar nanti malam dagingnya perlu di marinasi dulu"ucap ibu Santi ke yang lain.


Setelah memasukan satu porsi bakso yang baru ke mangkuk Aldo Adis meraciknya lagi namun kali ini dia hanya memberikan sedikit sambal supaya nanti Aldo tidak sakit perut karena dua hari lagi dia akan ada final MPL jadi harus dalam keadaan fit sehingga dia bisa konsen dengan pertandingan nya dan juga dengan latihan nya yang dari jarak jauh karena dia akan latihan dari rumah Adis sedangkan yang lain dari GH sehingga mereka bisa membentuk chemistry tim yang lebih bagus untuk di final nanti.


Setelah itu memakan bakso yang ada di mangkuk nya.


Tanpa Aldo sadari kalau satu bakso urat yang berukuran cukup besar langsung masuk dengan sekali hap di dalam mulut nya yang mana membuat Adis kaget melihat Aldo makan bakso urat yang ukurannya cukup besar hanya dalam sekali hap.


"Yang"panggil Adis yang kaget melihat satu bakso urat yang ukurannya cukup besar masuk ke dalam mulut Aldo.


"Hem"jawab Aldo yang sedikit sulit berbicara karena di dalam mulutnya masih ada bakso yang masih belum di telan nya.

__ADS_1


"Astaga kaget aku yang lihat satu bakso yang ukurannya cukup besar langsung masuk ke dalam mulut kamu"ucap Adis ke Aldo dengan tatapan tak percaya.


"Sudah biarkan saja kenapa sih lagian ya Aldo lagi tahap pertumbuhan untuk badannya coba kamu lihat di bandingkan remaja remaja yang sekarang badannya terlihat kurus"ucap ibu Santi ke Adis.


"Ibu sih bisa bilang badannya kecil itu karena dia menggunakan baju yang longgar jadi kelihatannya badannya kecil kalau dia gak menggunakan baju bisa bisa mulut ibu sama bapak gak bakalan bisa di tutup lagi selamat 2 menit"ucap Adis ke ibu nya.


"Lah emangnya kenapa dengan badan nya Aldo ada masalah apa kok kamu sampai bilang gitu, eh tunggu tunggu jangan bilang kalau kamu sudah lihat badan Aldo"ucap ibu Santi ke Adis dengan tatapan menyelidiki.


"Aldo jujur sama ibu kamu di apa kan saja oleh gadis gendeng ini"tanya ibu Santi ke Aldo dengan tatapan menyelidiki sedangkan Adis langsung gelagapan karena tertangkap basah.


"Wah gak bener ini anak satu pak kasi pelajaran buat anak mu ini masa Aldo di raba raba sih gak terima ibu nanti ibu Leni nanya gimana gak mau tahu ibu pokok nya Adis harus di kasi hukuman" ucap ibu Santi ke sang suami dengan tegas dan tak terbantahkan.

__ADS_1


"Ayo lah buk segitu nya juga kali bu masa iya harus di hukum Adis hanya gara gara pegang perut Aldo itu pun sebentar kok gak lama"ucap Adis ke ibu nye seraya merengek minta di kasihani untuk tidak di kasi hukuman.


"Gak hukuman akan tetap di kasi ke kamu supaya kamu jerah gak raba raba Aldo sembarangan lagi walaupun kalian sudah pacaran dan kedua orang tua sudah setuju tapi batasan tetap harus di jaga dan hukuman kamu harus di laksanakan supaya kamu jerah tidak melanggar kedepan nya nanti, terus apa lagi yang Adis lakukan ke kamu selama ini Aldo"ucap ibu Santi tegas seraya bertanya ke Aldo yang mana semakin membuat Adis was was karena takut.


"Hem apa ya, ah iya satu bulan yang lalu mbak Adis sempat cium bibir Aldo awalnya hanya dahi terus pipi dan terakhir bibir"jawab Aldo yang mana membuat Adis frustasi karena sudah ketahuan dan juga kepolosan sang kekasih.


"Bagus ya sudah berani ya kamu hebat hebat hukuman kamu di tambah dua kali lipat, terakhir Adis cium bibir kamu atau pipi dan kening kamu kapan Aldo"ucap ibu Adis lagi yang lanjut menanyai Aldo lebih lanjut.


"Hem tadi pas selesai belanja terus mau jemput mbak Desi mbak Adis awal nya cium dahu terus pipi dan terakhir bibir Aldo"jawab Aldo seraya berpikir.


"Wah hebat hebat Adis hebat ya kamu hebat ibu bangga sama kamu sangkin bangganya ibu maka kamu akan ibu kasi hukuman seperti biasa dan kali ini di kali tiga"ucap ibu Santi yang tak bisa lagi menahan geram nya kepada putri nya entah kenapa saat berpacaran dengan Aldo Adis semakin menjadi jadi padahal saat dia berpacaran sebelum sebelumnya jangan kan cium pegang tangan saja Adis tidak akan mau oleh pacar nya dan kini bukan hanya pegang tangan ini malah cium bahkan lebih mengagetkan lagi Adis yang mencium Aldo bukan sebaliknya yang mana membuat ibu Santi pusing dengan perubahan sikap sang putri.

__ADS_1


"Astaga kamu ini bikin ibu sakit kepala saja seingat ibu saat sebelum sama Aldo jangan kan cium pegang tangan saja kamu gak bakalan mau lah sekarang malah lebih bahkan kamu yang nyosor lebih dahulu kenapa sih Dis"ucap bu Santi dengan wajah yang terlihat muram bu Santi menatap wajah anak nya dengan tatapan tajam.


"Awas kalian berdua jangan ulangi lagi itu, khususnya Desi dan Aldo kalau mau di cium atau di apa apa in langsung tolak saja bila perlu kalau sudah jadi pacar langsung putus saja biar kalian aman nantinya dan kalian juga bakalan selamat dari amukan ayah kalian kalau mereka tahu nantinya apa kalian berdua mengerti"ucap ibu Santi dengan tegas dan seraya memberikan wejangan untuk Aldo dan Desi supaya mereka tidak terjerumus ke dalam lubang kemaksiatan sehingga tidak menjadi dosa untuk ayah mereka kelak nanti nya dan juga untuk membentuk karakter Aldo yang masih bisa di bilang labil karena dia masih lah remaja 18 tahun jadi sangat wajar apa bila ibu Santi ingin sedikit mengekang Adis untuk tidak memberikan contoh yang tak baik kepada Aldo sehingga Aldo tidak menjadi pemuda yang bebas bergaul itu yang di inginkan oleh ibu Santi dari Aldo dan saat Aldo dan Adis nanti nya sudah memiliki anak maka hal hal yang baik itu lah yang akan di ajarkan oleh Aldo nantinya.


__ADS_2