Legenda Gamer MLBB Sejati

Legenda Gamer MLBB Sejati
Bab 33


__ADS_3

"Beneran yang aku gak mau di bantah lagi masalah operasi ibu mangkannya aku yang bayar biaya operasinya supaya mbak dan ayah gak ada alasan untuk menolak lagi kalau aku yang bayar biaya operasinya"jawab Aldo ke Adis.


"Tapi yang maaf ya rencana kita buat buka usaha itu bagaimana yang"tanya Adis ke Aldo.


"Masalah itu masih bakalan berjalan kok bahkan uang di tabungan ku saat ini masih ada 2 milyar lebih kok yang"jawab Aldo ke Adis seraya tetap fokus untuk menyetir mobil menuju hotel yang di beri tahu oleh pak Broto.


"Syukurlah kalau begitu tapi yang masalah rumah ayah dan ibu yang terbakar bagaimana yang"tanya Adis ke Aldo.


"Itu dia yang palingan nanti aku ngomong langsung ke ayah bagaimana kelanjutan masalah rumah yang terbakar itu"ucap Aldo ke Adis dengan nada yang sedikit lesu.


"Gimana kalu kamu langsung bangun rumah baru buat ayah dan ibu saja yang terus bikin usaha apa kek gitu biar ibu sama ayah gak suntuk di rumah nanti nya" ucap Adis ke Aldo seraya memberikan saran.


"Hem boleh deh nanti aku bikin usaha sembako buat ayah dan ibu masalah rumah mungkin agak sedikit rumit karena ayah pasti tidak mau mengguna kan uang langsung dari ku dan dia akan menolak nya dengan alasan lebih baik aku membuka usaha saja dan masalah rumah biar dia yang urus"ucap Aldo ke Adis dengan sedikit nada pasrah.


"Ya sudah kalau gitu kamu bantu saja bikin konten atau live di tik tok untuk mencari dana buat bantu bantu ayah untuk membangun kembali rumah itu" ucap Adis ke Aldo dengan saran saran yang bagus bagi Aldo.


"Boleh yang nanti aku bakalan live saja buat bantu bantu ayah siapa tahu ada yang baik ingin memberi bantuan ke ayah dan ibu ya walaupun aku bisa tapi dengan sifat ayah aku pastikan dia tidak akan mau menerima uang dari ku nantinya"ucap Aldo.


"Ya sudah sekarang kita fokus sama operasi ibu dulu selesai operasi baru kita pikirin bagaimana masalah rumah dan usaha untuk ibu sana ayah nanti nya" ucap Adis ke Aldo dan di jawab Aldo dengan anggukan kepala.


Dan tak lama Aldo dan Adis pun tiba di hotel budiman dan pergi ke resepsyonis untuk melakukan pemesanan kamar hotel.

__ADS_1


"Permisi mbak saya mau pesan dua kamar hotel selama satu minggu mbak" ucap Aldo ke resepsyonis itu.


"Maaf ka kamar nya hanya tersisa satu ka"ucap resepsyonis itu.


"Gimana yang hanya tersisa satu saja" tanya Aldo ke Adis.


"Ya sudah kita ambil saja satu itu untuk kita berdua"ucap Adis ke Aldo.


"Tapi yang kalau bapak marah gimana yang" tanya Aldo ke Adis lagi.


"Gak apa apa nanti aku yang bicara sama bapak dan ibu"ucap Adis ke Aldo.


"Maaf apakah kakak dan mbak nya adalah suami istri"tanya resepsyonis.


"Belum mbak kami tapi kami rencananya akan melangsungkan pernikahan di tahun depan mbak"jawab Adis ke resepsyonis itu.


"Maaf mbak kalau begitu kami harus mendapat persetujuan dari kedua orang tua supaya saat nanti ada razia atau apa pihak keluarga mengetahui info kalau kakak dan mbak nya berada dalam satu kamar yang sama supaya mereka tidak kaget dan kami tidak akan di cap buruk oleh warga mbak"ucap resepsyonis itu menjelaskan.


"Oh ok mbak mohon tunggu sebentar ya mbak saya telpon orang tua kami dulu buat minta izin mbak"ucap Adis lalu menelpon pak Broto.


"Halo pak"ucap Adis setelah telpon tersambung.

__ADS_1


"Halo sayang ada apa nelpon bapak nak" tanya pak Broto ke Adis.


"Ini pak Adis sama Aldo kan mau pesan kamar tapi kamar nya hanya tersisa satu kamar nah kata resepsionisnya harus minta izin bapak dulu kalau mau Aldo dan Adis mendapatkan kamar itu"ucap Adis ke pak Broto.


"Oh ok kasi ke resepsyonis nya biar bapak yang bicara, halo mbak mohon maaf sebelumnya mengganggu waktu kerja mbak jadi untuk anak saya Adis dan pacarnya Aldo saya memberikan izin untuk mereka satu kamar dan apa bila nanti ada suatu hal yang tidak di ingin kan makan pihak hotel tidak usah takut karena kami yang akan menanggungnya sediri mbak"ucap pak Broto.


"Baik pak kalau begitu trimakasih atas penjelasannya"jawab resepsyonis dan setelah itu resepsyonis pun mengembalikan hp milik Adis dan memberikan kunci kamar untuk Adia dan Aldo.


Setelah menerima kunci kamar Aldo dan Adis pun pergi ke kamar untuk menata pakaian mereka dan untuk istirahat tentunya karena mereka sangat lelah dan nanti sore baru ke RS lagi untuk menjemput bapak dan ibu Adis.


Setelah sekitar dua jam berlalu untuk istirahat akhirnya Adis dan Aldo pun bangun dari tidur mereka dan mencuci wajah mereka.


Setelah mencuci wajah Aldo dan Adis pun pergi turun untuk santai santai sebelum ke RS untuk menjemput bapak dan ibu Adis yang sedang menjenguk ibu Aldo yang sakit.


Setelah sekitar satu minggu berlalu dan saat ini Aldo dan Adis serta mbak Desi sudah kembali ke jakarta sedangkan pak Broto dan bu Santi masih bersama dengan ayah Sigit dan bu Leni dan masih ingin bercerita kembali apa lagi pasca selesai operasi bu Leni yang berhasil sehingga bu Santi memutuskan untuk tinggal selama satu minggu lagi sedangkan Aldo dia tidak bisa karena MSC akan segerah di mulai dan tim DEWA sedang mempersiapkan video klip untuk roster pemain tim DEWA yang akan ikut.


Setibanya Aldo Adis Mbak Desi di medan dengan ibu Santi ibu Leni pak Broto dan ayah Sigit yang mengantar mereka ke bandara untuk pulang ke jakarta.


"Bu Aldo pamit ya mau ke jakarta lagi ibu yang sehat sehat ya di sini kalau ada apa apa langsung kabarin Aldo ya"ucap Aldo ke bu Leni dengan rasa sedih karena akan berpisah lagi dengan sang ibu.


"Iya nak ibu akan kabarin kamu kalau ada apa apa insyaallah ibu akan sehat selalu karena ada suami ibu/ayah kamu yang baik dan selalu menjaga dan melindungi ibu dari mara bahaya yang selalu mengintai ibu, kamu di sana jaga kesehatan sama makan yang banyak biar kamu cepat tinggi dan besar seperti ayah mu"ucap bu Leni ke Aldo seraya memeluk putra satu satu nya itu seraya mata yang berkaca kaca.

__ADS_1


__ADS_2