Legenda Gamer MLBB Sejati

Legenda Gamer MLBB Sejati
Bab 50


__ADS_3

Setelah tanda tangan itu Aldo langsung pergi ke bandara karena ibu dan ayah nya hampir tiba di bandara yang ada di jakarta.


Rencananya ayah dan ibu Aldo ingin naik bis ke jakarta namun Aldo bersikeras tidak mengizinkan nya dan lebih memilih untuk ayah dan ibunya naik pesawat saja supaya lebih cepat tibanya.


Di dalam mobil Aldo menuju bandara.


"sayang ibu sama ayah mau gak di ajak jalan jalan ke mall sama pantai gitu" tanya Adis ke Aldo.


"ya pasti mau lah apa lagi yang minta calon menantunya sekaligus anak dari sahab itu pasti ibu gak bisa nolak sih kalau itu mah"jawab Aldo seraya tersenyum ke Adis.


"ah bisa aja kamu ini tapi kalau ibu sama ayah gak mau gimana masa kejutan yang sudah kita persiapkan bakalan gagal nantinya"ucap Adis khawatir ke Aldo.


"tenang saja nanti kamu sama anaknya ka Sinta yang minta palingan kita bujuk anaknya ka Sinta dengan permen atau apa gitu biar bisa di ajak kerjasama supaya ayah dan ibu mau ikut liburan nya" balas Aldo seraya memberikan solusi untuk masalah yang di tanyakan oleh Adis tadi.


"cerdas nanti biar aku yang ajak dia kerjasama deh buar ibu sama ayah gak bisa nolak"ucap Adis dengan antusias.


"ya sudah sekarang kita jemput dulu ayah sama ibu terus kita pulang lalu baru kita jalan jalan ke mall deh"ucap Aldo ke Adis.


"setuju aku mau kita jalan jalan sekalian aku mau belikan kamu baju dan celana baru"ucap Adis ke Aldo.


"kok malah beli celana dan baju sih" tanya Aldo ke Adis dengan heran.


"iya lah aku lihat semua pakaian kamu kayanya sudah mulai kecil deh soalnya pas aku lihat pakaian yang kamu gunakan nge pres banget"ucap Adis ke Aldo.


"oh itu iya sih ada beberapa pakaian yang mulai kekecilan sih tapi gak semuanya kok jadi gak harus beli yang baru juga kali yang"ucap Aldo setuju dengan ukuran pakaiannya yang sudah kekecilan namun tak setuju dengan saran Adis untuk membeli pakaian baru.

__ADS_1


di dalam mobil Aldo dna Adis selalu mengobrol sehingga mereka tak merasa jenuh di perjalanan menuju bandara apa lagi dengan Adis yang aktif untuk mengajak ngobrol sehingga Aldo tak bosan saat menyetir mobil.


26 menit Adis dan Aldo di perjalanan menuju bandara untuk menjemput kedua orang tua nya karena 14 menit lagi pesawat yang di tumpangi oleh ibu dan ayah Aldo akan mendarat dan Aldo tidak ingin kedua orang tuanya menunggu terlalu lama di bandara.


Setibanya mereka berdua di bandara Aldo dan Adis pun menunggu bersama orang lain yang sedang menunggu entah itu saudara orang tua maupun kekasih sehingga di sana cukup ramai namun tak seramai saat libur lebaran.


Setelah menunggu 14 menit Akhirnya pesawat yang di tumpangi oleh kedua orang tua Aldo pun mendarat juga.


Setelah 5 menit akhirnya Aldo dan Adis dapat berjumpa dengan kedua orang tua Aldo di bandara.


"gimana perjalanan ibu sama ayah tadi"tanya Aldo ke ibu dan ayahnya seraya salim kepada kedua orang tuanya itu.


"lancar nak apa lagi tadi ayah di kasih kopi juga jadi sangat menyenangkan" jawab Ayah Sigit seraya menerima uluran tangan sang anak.


"istirahat dong nak apa lagi di pesawatnya sangat nyaman" jawab ibu Leni.


"syukurlah kalau gitu ayo kita ke mobil ibu sama bapak sudah pada nungguin di rumah"ucap Adis ke ibu dan ayah Aldo.


"ayo nanti biar Aldo saja yang bawa koper nya"ucap Aldo seraya mengambil alih koper yang ada di tangan sang ayah.


Lalu Aldo dan Adis pun membawa ibu Leni dan ayah Sigit ke mobil untuk ke rumah keluarga Adis.


Di dalam mobil.


"gimana bu berapa lama ibu sama ayah bakalan libur di sini"tanya Adis ke ibu Leni

__ADS_1


"mungkin 5 hari nak soal nya di dekat rumah ada yang meninggal di dekat rumah jadi gak enak kalau ibu dan ayah lama lama di sini paling gak malam ke 7 nya kita ikut hadir begitu"ucap ibu Leni ke Adis.


"oh gitu ya gak apa apa sih 5 hari juga sudah cukup untuk tinggal di sini apa lagi 3 hari lagi kan puasa ramadhan jadi sekalian puasa pertama dan kedua di rumah juga ya"ucap Adis ke ibu Leni.


"iya nak jadi bagaimana rencana kalian untuk pulang sebelum lebaran apa jadi" tanya ibu Leni ke Adis.


"jadi bu hanya saja ada sedikit perubahan rencana ya itu ibu ayah mbak Desi katanya gak bisa ikut karena pada sibuk hanya kita saja yang pulang paling gak ya itu mbak Sinta sama suami dan anak nya ikut itu pun masih kemungkinan juga bu karena katanya suami mbak Sinta ada kerjaan juga gitu sih kata ka Sinta pas Adis dan Adis telpon"ucap Adis ke ibu Leni.


Mendengar itu tak bisa di pungkiri ada kekecewaan di mata ibu Leni karena anak pertama beserta keluarganya tak bisa hadir lalu anak nya yang kedua juga begitu dan sahabat nya juga tak bisa ikut di karena kan kesibukan walaupun menjelang lebaran.


namun ada Adis yang bisa mewakili kedua orang tuanya sedangkan Aldo menggantikan kedua mbak nya yang tak bisa hadir walaupun tak bisa mengobati rasa rindu nya tapi tak mengapa juga.


Di sepanjang perjalanan ibu Leni ayah Sigit dan Adis selalu bercerita dengan berbagai topik sedangkan Aldo dia fokus menyetir karena jalan sedang macet jadi harus hati hati.


Setibanya di kediaman keluarga Adis Aldo langsung turun dan mengambil koper yang ada di bagian belakang mobil sedangkan Adis mengajak ibu Leni dan ayah Sigit masuk dulu.


Di dalam rumah keluarga Adis.


"asalammualaikum"ucap Adis ayah Sigit dan ibu Leni.


"waalaikumsalam, eh sudah pada nyampe ya ayo sini duduk sekalian istirahat, bik tolong buatkan minuman ya"ucap ibu Santi dengan gembira karena sahabat sekaligus calon besannya sudah tiba di rumah nya ini.


Setelah itu ibu Santi menyalami ayah Sigit dan di ikuti oleh pak Broto sedangkan saat salaman dengan ibu Leni ibu Santi langsung memeluk sahabat kecil nya itu.


"astaga Len gak nyangka aku akhirnya kamu main juga ke rumah ku ini ayo ayo silakan duduk"ucap ibu Santi dengan antusias saat ini karena temannya yang menika dengan sahabat suaminya itu akhirnya main ke rumah nya.

__ADS_1


__ADS_2