
Keesokan harinya.
Di sebuah area pasar, tampak aktivitas jual beli berjalan dengan lancar, ini adalah pasar yang dikuasai oleh keluarga Ling.
Mereka menempatkan beberapa penjaga tangguh untuk mengamankan dan menertibkan situasi dalam pasar.
Meskipun pasar ini terdengar seperti milik keluarga Ling, tapi sebenarnya keluarga Ling hanya mengambil peran dalam menjaganya saja dan secara alami para pedagang akan membayar pajak pada keluarga Ling.
Di depan pintu masuk pasar, Ling Shentian berdiri dan menatap keramaian yang sedang sibuk.
Salah satu penjaga yang melihat keberadaan Ling Shentian segera datang untuk menyambut dan membungkuk untuk memberi hormat.
Menanggapi hal ini, Ling Shentian hanya mengangguk dan berjalan melewati kedua sosok untuk masuk ke dalam keramaian pasar.
"Tuan muda Ling Shentian, apakah anda ingin membeli sesuatu?..." Seorang pria bertanya dengan sopan dari belakang Ling Shentian.
Ling Shentian mengangkat alisnya ketika mendengar panggilan ini dan segera berbalik ke belakang.
Ia dapat melihat lima sosok baru yang mendatanginya, keempat sosok membungkuk di belakang dan satu sosok membungkuk di depan.
Jelas bahwa orang yang bertanya tadi adalah pemimpin dari para penjaga di pasar.
Ling Shentian menatap pria berusia 40 tahun yang membungkuk di depannya dengan tatapan mendalam.
Ling Shentian dapat melihat dan merasakan aura yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan penjaga biasa di keluarga Ling.
"Petarung Senior lingkaran kedelapan?...." Ling Shentian mengangkat alisnya ketika berkata dalam hati.
"Tuan muda, nama saya adalah Ouyun. Mungkin anda tak begitu mengenal saya, tapi saya adalah salah satu penjaga yang dilatih langsung oleh tuan Ling Xuan. Maksud saya menyapa adalah jika tuan muda membutuhkan sesuatu untuk di beli, saya mungkin dapat mengantarkan anda ke tempat yang tepat..." Ucapnya
Ling Shentian sedikit tertarik dengan identitas Ouyun ini, karena dia pernah mendengar ada sembilan pedang Ling di keluarga Ling ini.
Salah satu dari sembilan pedang Ling ini adalah Ouyun dan Liyan.
Mereka dinamakan sebagai Sembilan Pedang Ling bukan tanpa sebab, ini karena kesembilan orang ini adalah orang-orang yang dilatih langsung oleh Ling Xuan dalam bermain pedang.
Pemimpin mereka bernama Daoyun dan merupakan Petarung Jiwa lingkaran pertama.
__ADS_1
Jika Daoyun adalah yang terkuat dari sembilan pedang Ling, maka Liyan adalah yang terlemah jika dilihat dari kultivasi.
Karena dalam dua tahun ini Liyan masih ada di tingkat Petarung Senior lingkaran ketujuh. Tapi, jika dilihat dari skill berpedang, maka Liyan tak kalah dari sembilan pedang Ling nomor tiga, karena dirinya kini telah mencapai tingkat Mahir.
Terlebih lagi, dirinya telah diberi Pedang Cahaya Bulan milik Ling Xuan dulu dari Ling Shentian.
Tapi, yang Ling Shentian tahu, kesembilan pedang Ling semuanya ada di perkebunan Kayu Besi bersiap dalam status penjagaan.
Mengapa yang satu ini ada dipasar?
"Anda adalah salah satu dari sembilan pedang Ling?..."
Mendengar ini, Ouyun mengangguk. "Benar. Saya sekarang ditugaskan untuk menjaga pasar karena ada beberapa pencuri yang muncul akhir-akhir ini. Tapi semuanya telah dibereskan..." Ucapnya.
Ling Shentian mengangguk. "Lalu, dimana aku bisa mendapatkan Darah Hewan Buas tipe ular di pasar ini?..."
Ouyun mengangkat alisnya ketika mendengar ini, yang ia tahu darah Hewan Buas biasanya digunakan untuk latihan fisik tertentu atau untuk penguatan darah, ada juga beberapa darah Hewan Buas untuk obat.
Tapi, jika untuk pelatihan fisik atau penguatan darah, biasanya orang-orang akan mencari darah Hewan Buas tipe harimau ataupun beruang atau Hewan Buas dengan fisik kuat lainnya.
Dan ini? Darah ular?
Ling Shentian mengangguk. "Antarkan aku..." Ucapnya dan Ouyun segera memimpin jalan untuk pergi ke toko Xueluo.
Darah Hewan Buas tipe ular yang dicari oleh Ling Shentian ini memiliki kegunaan dalam mempelajari teknik kultivasi yang akan ia satukan dengan teknik kultivasi Pondasi Dewa.
Teknik kultivasi ini adalah teknik kultivasi pertama yang digunakan oleh Ling Shentian di kehidupan sebelumnya.
Ini dinamakan sebagai teknik kultivasi Energi Naga. Dengan teknik kultivasi ini, energi spiritual yang masuk ke dalam dantian Ling Shentian akan menguat dan memiliki kekuatan setingkat dengan energi naga yang asli.
Tapi, dalam mempelajari dan mempraktekkan teknik kultivasi ini ada enam tingkatan yang harus dilewati.
Tingkat ini adalah Naga Semu, Naga Asli, Naga Langit, Raja Naga, Kaisar Naga dan Kaisar Naga Sejati.
Dalam pelatihan ini, tingkat Naga Semu bisa saja untuk dilewatkan dan langsung melatih ke tingkat Naga Asli.
Tapi, diperlukan unsur Naga yang asli dalam melatih tingkat Naga Asli dan diatasnya.
__ADS_1
Oleh karena itu, Ling Shentian memutuskan untuk melatih tingkat Naga Semu terlebih dahulu dengan darah ular.
Ini karena ular merupakan bentuk semu dari seekor naga.
.
Setelah Ling Shentian selesai membeli darah ular, ia mendapatkan stok yang cukup untuk melatih tingkat Naga Semu.
Yang ia dapatkan sekitar sepuluh guci darah ular dan biaya yang harus ia keluarkan juga cukup murah, yakni tiga ratus koin emas.
Di dalam kediaman Ling Shentian, Ling Shentian menyusun sepuluh guci darah ular untuk mengelilingi dirinya yang duduk bersila di tengah.
Dirinya kemudian mulai menutup matanya dan mempraktekkan teknik kultivasi Energi Naga.
Ketika kultivasi energi naga telah dimulai, darah hewan buas ular segera bergetar dan menyembur naik ke atas.
Darah yang telah berkumpul di langit-langit segera memadat dan membentuk sebuah kristal yang cukup kecil.
Kristal ini adalah hasil pemisahan antara darah yang terbaik di antara sepuluh guci darah ular.
Dalam beberapa menit, darah yang telah benar-benar mengeras mulai mengalami keretakan dan energi darah yang hampir menyerupai aura darah naga mulai keluar dari sana.
Aura darah setengah naga ini mulai turun dan masuk ke pori-pori kulit Ling Shentian untuk mengganti dan menempa darah dan tubuh Ling Shentian.
Proses ini bisa dibilang cukup menyakitkan, ini terlihat dengan Ling Shentian yang mengepalkan tangannya dan mengeraskan rahangnya untuk bertahan.
Proses menyakitkan ini terus berlangsung selama beberapa hari hingga akhirnya dua Minggu telah terlewati lagi oleh Ling Shentian dengan sekejap mata.
Wuzz!
Ling Shentian membuka matanya dan meluapkan energi darah setengah naga dari dalam tubuhnya.
Disaat yang bersamaan, Ling Shentian menyerap energi spiritual di sekitarnya dengan cepat ke dalam tubuhnya.
Energi spiritual yang telah masuk ke dalam tubuhnya segera menguat dan mendapatkan kekuatan setara dengan energi naga.
Dalam tiga hari penyerapan, Ling Shentian membuka matanya lagi dan kembali mengeluarkan luapan energi spiritual dari tubuhnya.
__ADS_1
Wuzz!
Dalam hal ini, kultivasi Ling Shentian telah menunjukkan Petarung Lingkaran pertama dan ini baru saja dimulai.