LEGENDA PETARUNG DEWA

LEGENDA PETARUNG DEWA
EPISODE 21


__ADS_3

Ditengah keramaian jalanan kota, Ling Shentian yang telah mengenakan jubah hitam dan topeng berjalan menuju Gedung Dagang Naga.


Kali ini ia akan menjual Cairan Giok Suci yang tersisa ke Gedung Dagang Naga dan yang akan melayani transaksi ini tentulah pemiliknya langsung.


Jika transaksi berjalan dengan lancar, maka aliansi yang direncanakan Ling Shentian akan berjalan dengan lancar juga. Bahkan jika yang ditawarkan hanyalah 50.000 koin emas, ia takkan melewatkan transaksi ini.


Di depan Gedung Dagang Naga, Ling Shentian berdiri dan mempersiapkan dirinya.


Persiapannya cukup sederhana, hanya memerlukan teknik menyamarkan suara, sementara auranya memang telah disembunyikan bahkan jika Petarung Langit, takkan mampu melihat kultivasi Ling Shentian.


Ling Shentian berjalan lurus ke arah lapak yang dijaga oleh pak tua Hei Jia.


Ling Shentian menebak bahwa pak tua Hei Jia ini memiliki wewenang yang lebih tinggi dari penjaga lapak lainnya.


Ini karena dari semua pedagang yang ada di sana, pak tua Hei Jia lah yang terkuat, dengan kultivasi Petarung Jiwa lingkaran ketiga.


Tidak mungkin bukan, seseorang yang bisa disetarakan dengan tetua di keluarga Ling akan menjadi pedagang biasa.


Terlebih lagi, yang mengurus transaksinya dengan Gedung Dagang Naga saat menjual Ginseng Berlian Dingin adalah pak tua Hei Jia.


Ling Shentian berdiri di depan lapak dan dengan sengaja menatap pak tua Hei Jia dengan dingin.


"Aku ingin bertemu dengan pemilik Gedung Dagang Naga ini..." Ucap Ling Shentian dengan suaranya yang telah disamarkan, ini terdengar seperti suara pemuda yang berumur tiga puluhan tahun.


Pak tua Hei Jia yang tertidur di atas mejanya segera mengangkat wajahnya dan menatap Ling Shentian.


"Oh, ini adalah anda..." Pak tua Hei Jia segera berdiri setelah menyadari bahwa yang berdiri di depannya adalah klien besar.


"Tuan, jika anda ingin menjual Ginseng Berlian Dingin lagi, saya yang akan melayani anda..." Ucapnya dengan ramah.


Ling Shentian tersenyum. "Oh? Apakah kau mampu mengambil alih transaksi jika barangnya adalah ramuan tingkat tiga?..."


Deg!


Bagai jantungnya telah ditembak, pak tua Hei Jia segera terkejut dengan kata-kata Ling Shentian ini.


"Benar-benar ramuan tingkat tiga?..." Ia bertanya dengan tegang.


Ling Shentian mengangguk. "Iya, ini memiliki kegunaan yang luar biasa untuk membantu seseorang menerobos lingkaran selanjutnya tanpa efek samping apapun. Contohnya jika seorang Petarung Jiwa lingkaran keenam ingin menerobos masuk ke lingkaran ketujuh..." Ucapnya.

__ADS_1


Mendengar kegunaan yang luar biasa tanpa efek samping dari Ling Shentian, membuat pak tua Hei Jia semakin terkejut.


"Bolehkah saya melihat ramuannya?..." Pak tua Hei Jia sangat penasaran dengan rupa dari ramuan yang dimaksud.


Ling Shentian mengangguk dan mengeluarkan botol giok yang telah di tutup rapat dengan penutup kayu.


Pak tua Hei Jia dengan pelan dan hati-hati memegang botol giok dan mengangkatnya.


Ia dengan perlahan membuka penutup botolnya dan menghirup aroma dari ramuan di dalamnya.


Bam!


Pak tua Hei Jia kali ini benar-benar mendapatkan kejutan yang luar biasa, ini adalah pertama kali baginya merasakan aroma dari ramuan yang luar biasa seperti ramuan yang ia pegang.


Ia dapat merasakannya dengan jelas, bukan hanya aromanya yang sangat-sangat harum, tapi energi spiritual yang terkandung juga sangat kaya dan melimpah.


Setelah merasakan ini, yang dikatakan oleh Ling Shentian tadi mengenai kegunaannya tampaknya bukanlah omong kosong.


Pak tua Hei Jia menatap Ling Shentian. "Tuan, bolehkah aku membawa ini dulu pada pimpinan kami?..."


Ling Shentian mengangguk. "Silahkan..."


Dalam beberapa menit, sosok orang tua dengan rambut hitam kecoklatan yang panjang dan janggut panjang dengan warna serupa bergerak perlahan menuruni tangga.


Ling Shentian menatapnya dengan tatapan mendalam dan dapat mengetahui bahwa orang ini adalah Lu Xing Li, pemimpin dari cabang Gedung Dagang Naga disini.


Ini bukanlah tebakan semata, tapi ini pastinya adalah kebenaran, karena aura yang dipancarkan orang tua yang berumur lima puluhan tahun ini adalah Petarung Jiwa lingkaran keenam yang hampir menembus lingkaran ketujuh.


Dan di seluruh Gedung Dagang Naga dikota Danau Biru maupun seluruh kultivator di kota Danau Biru, hanya Lu Xing Li yang memiliki ranah ini.


Di belakang sosok yang ditebak sebagai Lu Xing Li, tampak Hei Jia yang berjalan dengan hormat. Ini menandakan bahwa tebakannya tidaklah salah.


"Tuan, ini adalah orang yang menjual banyak Ginseng Berlian Dingin kepada kita beberapa hari lalu dan yang menjual ramuan tingkat tiga di tangan anda..." Hei Jia yang telah berada di samping Lu Xing Li menunjuk dengan sopan ke arah Ling Shentian.


Lu Xing Li tersenyum ramah. "Hoho, apakah aku bisa berbincang sebentar dengan anda?..." Ucapnya dengan sopan.


Ling Shentian tersenyum dalam tudung jubahnya. "Baiklah..." Ucapnya dan mengikuti Lu Xing Li menuju lantai dua.


.

__ADS_1


Di lantai dua, di ruangan yang mewah dengan hiasan-hiasan giok berkualitas tinggi serta hal-hal mahal lainnya, Ling Shentian duduk di sebuah kursi kayu berkualitas tinggi bersama dengan Lu Xing Li di sebelahnya. Hanya ada sebuah meja yang memisahkan jarak mereka.


"Aku telah mengecek ramuan ini. Ini memang ramuan tingkat tiga dan efeknya memang terasa sangat luar biasa..." Ucap Lu Xing Li.


Ling Shentian tersenyum. "Anda hanya melebih-lebihkan saja. Ramuan seperti ini hanyalah ramuan biasa bagiku. Jika bukan muridku yang meminta bantuan ku untuk membantu keluarganya, aku juga takkan sudi untuk meracik ramuan tingkat rendah seperti ini..." Ucap Ling Shentian.


Ia dengan sengaja menyombongkan diri untuk mendapatkan rasa hormat dan kagum dari Lu Xing Li.


Lu Xing Li menelan ludahnya dengan tegang. "Ramuan tingkat tiga adalah ramuan tingkat rendah? Lalu aku yang Ahli Ramuan tingkat dua adalah apa? Orang ini seharusnya berasal dari ibukota kekaisaran atau bahkan dari sekte kuat diluar sana..." Pikir Lu Xing Li.


Lu Xing Li memaksakan diri untuk tersenyum sambil mengelus janggutnya. "Haha, tampaknya saudara adalah orang yang sangat menyayangi muridnya. Jika boleh tahu, siapa nama murid anda?..."


"Kau akan tahu dengan sendirinya seiring berjalannya waktu..." Ucap Ling Shentian.


"Aku sedang terburu-buru. Apakah bisa mempercepat transaksi?..." Ucapnya lagi.


"Haha, baiklah. Berapa harga yang ditawarkan saudara?..." Ucap Lu Xing Li dengan ramah.


Ling Shentian diam sejenak. "Hm? Di kehidupan sebelumnya aku memiliki banyak harta dan sudah puluhan tahun aku tidak menjual ramuan atau pil buatan ku. Ramuan tingkat tiga kualitas rendah seperti ini seharusnya memiliki harga sekitar 50.000 sampai 100.000 koin emas bukan? Tapi..." Ling Shentian menyeringai licik saat memikirkan sebuah ide cemerlang.


"Aku tak begitu paham dengan harga ramuan rendahan seperti ini. Bagaimana jika kau mengajukan harga?..." Ucap Ling Shentian.


Saat mendengar kata-kata ini, raut wajah Lu Xing Li segera berubah menjadi serius. "Hm, sepertinya tuan ini ingin menguji ketulusanku. Apapun itu aku harus menjalin hubungan dengannya..." Pikirnya.


"Bagaimana jika 200.000 koin emas?..." Lu Xing Li berkata dengan senyuman ramah.


Ling Shentian tersenyum licik. "Kena kau..." Pikirnya dan segera mengangguk.


"Jika kau sudah memberikan penawaran, maka aku takkan menolak. Lagipula, itu hanyalah barang yang tak terlalu berguna bagiku..." Ucap Ling Shentian.


Lu Xing Li mengeluarkan empat kantung kain, itu adalah jenis kantung ruang yang memiliki kegunaan seperti cincin penyimpanan, namun sangat terbatas dan harganya lebih murah.


"Di dalam kantung ruang ini sudah ada dua ratus ribu koin emas, silahkan saudara untuk mengeceknya..." Ucap Lu Xing Li.


Ling Shentian menggeleng. "Tidak perlu. Aku percaya padamu..." Ucap Ling Shentian dan segera memasukkan semuanya ke dalam cincin penyimpanannya.


Ling Shentian berdiri dari tempat duduknya. "Kalau begitu, aku takkan berlama-lama..." Ucapnya dan Lu Xing Li mengangguk.


Setelah selesai dengan transaksi ini, Ling Shentian meninggalkan Lu Xing Li sendirian di dalam ruangan.

__ADS_1


__ADS_2