
Melillat reals Gerali Nori sangat. gembira Jika Gerald mau datang jauh jauh ke sini hanya untuk menyelamatkannya berarti Gerald masih peduli padanya: la benar benar tidak menyangka Geraid akan datang ke sini karena Nari ingat dia tidak pernah
menceritakan soal perjalanannya k e gunung suci. Nori kemudian bertanya karena penasaran," Omong-omong, bagaimana kamu
bisa tahu aku ada di sini?"
"Aku tahu ketika aku datang ke rumahmu dan ayahmu memberitahuku tentang itu," jawab Gerald.
"Ooh! Eh, tapi tunggu dulu, kalau kamu datang ke sini berarti studimu membuat jimat dengan
Master Hunt terganggu, dong?"
Tanya Norta Ibawatir mada sediki
Apalagi tidak mudah bagi Gerald untuk diterima menjadi murid Master Hunt sejak awal. Dengan pemikiran itu, Nori benar-benar berharap bahwa dia tidak akan menjadi alasan Gerald kehilangan kesempatan untuk tetap menjadi murid Master Hunt.
Yang membuat Nori bingung, Gerald malah tertawa mengejek kepala Nori dengan lembut. Lalu Gerald
memperlihatkan lencana Master
Jimat Tingkat Pertamanya yang diselipkan di bagian dalam jaketnya-kemudian berkata, " Jangan khawatir, aku sudah menjadi master! ini buktinya!"
__ADS_1
"Lencana Master Jimat Tingkat Pertama? Ini kan baru setengah bulan! Kamu benar-benar hebat, Gerald!" seru Nori tidak percaya dengan sinar kekaguman di matanya.
Tak disangka Gerald mampu
mencapai tingkat itu begitu cepat.
Itu menunjukkan betapa mumpuni dan kompeten Gerald sebenarnya! Sungguh mengagumkan!
"Omong-omong, aku mendengar dari ayahmu bahwa kamu kemari untuk mencari ramuan kuno. Panax ginseng berusia seribu tahun ya, kalau aku tidak salah ingat," tanya Gerald sambil menatap Nori dengan tatapan ingin tahu.
Nori mengangguk, kemudian
Melihat Nori menghela napas pasrah, Gerald kemudian berpikir sejenak dan menjawab, "Hidupmu jauh lebih penting! Tapi apakahi kamu tahu seperti apa ramuan ginseng itu?"
"Tentu saja aku tahu!" jawab Nori
sambil mengeluarkan sebuah tolo
dari ranselnya dan
memmindannya pada Gerald.
__ADS_1
Gerald melihat pemandangan bunga putih dan murni yang
memiliki kelopak yang
menyerupai kristal es Melihatnya sala sudah cukup untuk membuat siapa pun merasa baliwa itu adalah sesuatu yang sangat berharga. Tidak heran Nori dan yang lainnya sangat tertarik untuk mencarinyal
"Apa gunanya ramuan itu?" tanya Gerald.
la yakin bahwa ramuan langka dan tampak berharga seperti itu pasti memiliki kegunaan yang har biasa, "Konon, panax ginseng berusia seribu tahun katanya bisa
digunakan untuk membuat semacam pelet yang dikenal sebagai pelet peremajaan! Pelet itu dianggap mampu menghidupkan kembali orang yang mati!" bisik Nori.
"Benarkah?" tanya Gerald sedikit tidak percaya.
Meskipun dia adalah orang yang berlatih untuk mencapai pencerahan spiritual, Gerald. mengerti masih banyak yang tidak dia ketahui tentang dunia yang penuh misteri ini.
Pelet yang mampu menghidupkan kembali orang yang mati? Itu terdengar mengada-ada. Lagi pula, bahkan orang sekuat dia pun tidak bisa menghidupkan kembali orang mati.
Nori mengangkat bahu lalu mengatakan bahwa itu hanya rumor belaka. Sebenarnya dia sendiri juga tidak yakin akan hal itu.
Beberapa saat kemudian, Quest berjalan menghampiri keduanya dan melaporkan, "Setelah melakukan pemeriksaan, aku menemukan bahwa hanya beberapa anggota tim yang menderita luka ringan. Syukurlah sisanya baik-baik saja. Itu artinya kita bisa berkemas dan meninggalkan tempat ini!"
__ADS_1