
6 Hari menjadi Beta Test terus ia jalani dengan baik. Ryuko yang berada di tengah hutan yang baru saja selesai melawan Golem Level 78.
"huuh...akhirnya selesai juga "Ryuko pun menghampiri pohon terdekat lalu duduk bersandar di bawah pohon itu.
"dalam waktu seminggu aku sudah level 90,sebenarnya berapa level lagi untuk sampai batas maximal level game ini"Ryuko yang masih terus bertanya tanya dengan level di game ini seorang diri.
Kemudian Ryuko mengecek statusnya seperti dalam game VRMMORPG pada umumnya
HP:8756(12865) Lvl:90
MP:7805(10800) Atk:596
Agility:34 Atk Speed:1,56
Speed:35 Critical:58%
Defent:54. Luck:B+
Job:Swordman Special Tier:Holy Knight
(menambahkan 20%damage saat melawan monster, meningkatkan damage dan defent saat bertarung bersama party sebesar 50%)
Kemudian Ryuko pun mengambil daging panggang di inventorynya yang ia beli di kota.
setelah ia memegang daging tersebut, ia mulai memakannya perlahan-lahan sambil menikmati rasa dari daging "mantaplah... rasa dagingnya benar-benar terasa"
lalu health pointnya bertambah sedikit demi sedikit setelah ia memakan daging tersebut.
"HP ku sudah pulih 1400 point, sebaiknya aku melanjutkan perburuan ku untuk level up"dengan kondisi yang penuh semangat untuk melanjutkan berburunya.
Baru saja ia ingin memakan daging tersebut, tibat tiba ada sebuah bayangan cepat yang langsung menyambar daging tersebut dari tangan Ryuko dan berlari dengan cepat.
Ryuko yang melihatnya pun langsung berteriak "Pencuri!!! kembali dagingku"
Ryuko pun langsung berdiri dan bergegas berlari mengejar bayangan tersebut.
Karena suara armornya yang begitu berisik saat ia berlari, datang 5 goblin level 40 yang menghadang didepannya. Ryuko pun langsung menarik pedangnya dari sarung pedang dan memegangnya dengan kedua tangannya lalu siap untuk mengayunkannya
"Jangan Mencoba Menghalangiku! "
Ryuko langsung menebas kedua kepala dan 3 perut dalam sekali ayunan sampai-sampai tubuhnya terbelah menjadi 2 bagian.
__ADS_1
"Tidak ada yang bisa menghalangiku antara aku dan daging buatan Yume, bahkan Naga sekalipun! "
Saat keluar dari hutan,di hadapannya ada seekor Wyvern Lvl 100 dengan ukuran sebesar.
Ryuko yang melihatnya langsung Kaget dan berhenti seraya berkata"Buset...! tadi aku hanya bercanda, kenapa malah muncul beneran! "
Wyvern itu mulai menyembuhkan api dari mulutnya
Vussh...
Lalu Ryuko pun sempat menghindar dan terus berlari memutari Wyvern tersebut. saat berlari ia terus memperhatikan Wyvern tersebut dan melihat level yang tercantum di atasnya.
"Level 150, Sial! perbedaan levelnya jauh juga"
karena Ryuko terus melihat Wyvern tersebut ia tak sadar kalau Wyvern itu sedang mengibaskan ekornya kearahnya.
Saat melihat kedepan,ekornya sudah berada di depan matanya dan tidak sempat menghindar sehingga ia terkena kibasan ekornya dan terpental sampai punggungnya menghantam pohon.
Bukk...
Ryuko pun mulai bangun perlahan dan mendesah kelelahan setelah menerima serangan Wyvern dari ekornya
Hah... hah... hah...
Kemudian tangan kiri Ryuko di selumiti oleh api, lalu memukulnya ke tanah.
Ryuko pun mulai berdiri tegak sambil memegang pedangnya dengan tangan kanan
[Sekarang damageku meningkat menjadi 40% dan di tambah dari special tier jadi totalnya 60%]
Ia pun mengarahkan pedangnya kearah Wyvern dan berkata"Bersiaplah kau... Wyvern!"
Wyvern itu mulai menembaki bola api dari mulutnya.
Wussh...
Tanpa ragu,Ryuko pun langsung berlari maju kedepan lalu membelah bola api itu menjadi 2 bagian,dibagian atas dan bagian bawah.
__ADS_1
Ssreeng...
Setelah memotong bola apinya ia terus maju menuju Wyvern yang berada di depannya. Sedangkan Wyvern menyerang dengan kaki depannya.
Buur...
Tanah di bawahnya pun retak dan Ryuko sempat melompat keatas mengayunkan pedangnya kearah Wyvern.
Dari tebasannya muncul angin yang cukup besar dan membuat Wyvern itu agak terpental sedikit dari tempatnya.
"Serangan kedua"mendarat menapakan kakinya di ujung tanah yang menjulang ke atas.
menciptakan 5 Shockwave kuning bercahaya kedepan
Kelima Shockwave tersebut mengenai badan depan Wyvern dan membuatnya teriak kesakitan.
Graa...!
Wyvern itu mulai menyemburkan bola ke atas langit. Lalu di area Ryuko berdiri serta tempat mereka bertarung mulai di hujani bola api yang begitu banyak dari atas.
Ryuko pun melompat mundur ke belakang dan mulai berlari menghindari hujan bola api dari Wyvern
"kulitnya benar benar keras, baru 10% darahnya yang berkurang... "terus berlari menghindari bola api.
Tanah di sekitarnya mulai retak dan hancur dari hujan bola api, sebagian hutan mulai terbakar.
Ryuko yang melihatnya pun langsung berhenti berlari dan menatap Wyvern itu dengan serius sambil berkata"Kurasa kau harus ku bunuh dengan pedang itu ya..."
Ryuko pun menarik pedang yang ia simpan di belakang punggungnya dengan tangan kiri,lalu memasukan pedang di tangan kanan ke sarung pedang di pinggangnya dan memegang pedang tersebut dengan kedua tangannya.
Pedang tersebut yang tadinya berwarna putih layaknya pedang besi pada umumnya berubah menjadi pedang bercahaya kuning keemasan.
Ryuko pun mulai memejamkan matanya lalu butiran bercahaya emas mulai bermuncul dari hutan,tanah,rerumputan bahkan api yang bergejolak. Semua butiran cahaya itu masuk dan menyelimuti pedangnya.
"Segel ketiga belas di batalkan..." langsung membuka kedua matanya
"bersiaplah kau untuk mati! "
"Ex...!!! "bersiap untuk mengayunkannya dari belakang.
Saat hendak mengayunkannya,ia mendengar suara teriakan perempuan dari atas.
__ADS_1
"Hentikan...!!! "
-To be Continued-