
Sore hari menjelang malam didunia game Lost Heroes Saga. Dean, Lalu dan Ryuko baru saja selesai membunuh beberapa monster di Fortress Forest.
"huh... Akhirnya selesai juga"ujar Lalu.
"sekarang ayo kita pergi ke kota"ucap Dean
Mereka berdua mulai berjalan kembali menuju kota terdekat, tetapi tidak untuk Ryuko. Justru ia malah melangkah maju kedepan untuk melanjutkan berburunya.
Keduanya pun hanya merasakan langkah kakinya mereka saja dan tidak mendengar langkah kaki Ryuko.
Mereka berdua pun menoleh kebelakang dan melihat Ryuko yang berjalan masuk kedalam hutan.
Dean pun mulai bertanya kepadanya mengapa ia tidak ikut dengan Lalu dan dirinya.
"kau tidak mau kembali Ryuko, matahari sebentar lagi mau terbenam loh? "
"tidak. Jika kalian mau kembali, kembali saja karena waktu berburuku yang sebenarnya baru saja dimulai." balas Ryuko
"hey kau gila ya?! Berburu dimalam hari itu sangat berbahaya?!!!"seruan Lalu yang memberikan peringatan kepada temannya.
Lalu Ryuko pun menoleh kebelakang dan memandangi mereka berdua sambil berkata"ikutilah jalan beta tester ini! Jika berburu pada malam hari kekuatan monster akan meningkat sebesat 30% dan 60% saat tengah malam. Tentu, exp yang kita dapatkan akan mendapatkan extra exp50% dan 100% saat tengah malam."
Kedua temannya pun langsung kesal dan menghina dia dengan sebutan"Dasar Beta Tester!!! "
"kalian mau ikut tidak?! Jika tidak mau ya sudah. Aku bisa berburu sendiri"ajakan Ryuko kepada kedua temannya.
Karena tidak ada pilihan lagi akhirnya kedua temannya terpaksa ikut dengannya.
4 jam telah berlalu dari pemburuan monster monster di Fortress Forest.
Sekarang mereka bertiga sedang beristirahat didekat hilir sungai yang tidak terlalu deras.
Mereka sudah membuat api unggun yang sudah ditempat ditengah-tengah mereka.
"Hah...santuy"helaan Nafas Lalu sambil berbaring didekat api unggun.
"haduh...kebiasaan ini orang ya?! "Seruan Dean yang duduk didekatnya sambil memanggang daging kelinci yang ia buru saat sore.
Sementara itu Ryuko sedang mengambil air dari hilir sungai dengan botol bambu yang telah ia buat sebanyak 3 buah.
"Lalu, makanannya sudah siap"ujar Dean melirik Lalu yang berbaring di sampingnya.
Lalu pun mulai bangun dari dan duduk disamping Dean sambil berkata"mantqp makan-makan"
Ryuko yang mendengar perkataan Dean pun mulai berjalan menghampiri kedua temannya lalu duduk di dekat api unggun bersama teman-temannya.
__ADS_1
Kemudian ia pun meletakkan botol bambu yang sudah ia isi dengan air di hadapan kedua temannya.
Mereka pun mulai mengambil daging kelinci yang ditusuk dengan ranting.
"selamat makan"ucap mereka bertiga.
Mereka pun mulai menggigit dagingnya dan mengunyahnya secara perlahan.
"hmmm... Rasanya kaya sate kelinci. Coba ada bumbu" ujar Ryuko
Lalu yang memandang kedua temannya jadi ternostalgia saat masa SMPnya. Karena saat jam istirahat makan siang mereka selalu makan bersama teman-temannya,sayangnya yang ketiga temannya yang lain tidak ikut bermain game VRMMORPG yang ia mainkan sekarang.
"oh yan. Menurutmu gimana tentang grafik VRMMORPG ini? "tanya Ryuko kepada Dean
Dean pun berpikir sejenak sambil melihat sekelilingnya.
"hmm... Jika menurutku sih ini seperti kita didunia nyata, rasanya seperti kita berada didunia Fantasi."jawab Dean
Setelah menjawab pertanyaan Ryuko. Ketiga temannya pun diam dab tidak ada yang bertanya atau pun membuka topik pembicaraan.
Ryuko pun bertanya kepada kedua temannya "gak ada topik ya?"
"iya... Gak tau mau ngebahas apa?"balas Dean
"boleh, siapa tahu dapat wawasan dan info"ujar Lalu.
"baiklah, begini ceritanya "mulai bercerita.
Ryuko pun mulai bercerita tentang pengalaman mengerikannya menjadi Beta Tester.
'Saat itu hari ke 2 aku menjadi Beta Tester dan juga aku sudah mendapatkan Special Tier Holy Knight dan berada dilevel 25.'
'aku berpetualang dihutan ke-3 setelah dari Fog Forest dan hutan itu bernama Twilight Forest. Dari buku yang kubaca diperpustakaan Moon Empire, luas Twilight Forest seperti luas dunia game ini. Bisa dibilang hutan tersebut seperti dunia lain bagi game ini. '
'pohon disana 4 kali lebih besar dari pohon biasa pada umumnya,bahkan aku sering melihat rusa dan beberapa kunang-kunang disana, benar-benar seperti surga bagi binatang.'
"Ngomong-ngomong horrornya mana nih, dari tadi kau malah menceritakan keindahan Hutan Twilight" ucap Dean yang menyimak Cerita Ryuko sembaring meminum air dari botol bambu.
"ah iya benar juga. Baiklah akanku ceritakan ke intinya saja" balas Ryuko yang lupa menceritakan tentang kejadian horrornya di Hutan Twilight.
'Setelah beberapa menit kemudian aku menemukan sebuah lubang besar. Lalu aku pun masuk ke dalamnya.'
'Saat di dalam aku berada disebuah Gua yang cukup besar. Setelah aku berjalan didalam Gua beberapa menit, aku menemuka sebuah kubangan Air yg besar dan jernih. Karena kebetulan sekali aku sedang haus aku menghampiri Kubangan air terus dan langsung mencelupkan tanganku.'
'Saat aku hendak memasukkan tanganku untuk mendalam air, aku merasa kubangan itu terasa dalam, jadi aku merasa kubangan itu sangat dalam seperti Danau.'
__ADS_1
'Setelah aku memasukkan Kepalaku ke dalam air, ternyata aku malah menemukan Gua dalam Air.'
'Karena Insting penasaranku mulai datang, jadi aku memutuskan untuk menelusuri Gua bawah air tersebut. '
'Sebelum masuk kedalam aku meminum beberapa Potion Water Breathing yang kubeli dari toko Potion di Moon Empire. '
'Setelah lama aku menelusuri Gua akhirnya aku berhasil keluar Gua dan aku merasa berada di kedalaman Laut yg sangat dalam karena aku sama sekali tidak bisa melihat cahaya, jadi aku menggunakan skill pasif dari armorku dan mengeluarkan cahaya yang sangat terang.'
'Setelah ku aktifkan, tiba tiba muncul sesosok mata besar bercahaya jingga dengan ukuran sekitar 20 meter. '
'Kemudian aku mendengar suara Monster yang sangat keras dan begitu mengerikan. Setelah mendengarnya saja aku langsung berenang terbirit birit seakan akan aku berlari di dalam air.'
'Dan ternyata, monster yang kujumpai itu adalah'
'Leviathan.'
Kedua sahabatnya pun mulai merinding setelah mendengar cerita pengalaman Ryuko
"aku saya bahkan tidak bisa tidur selama 3 hari baik didunia game maupun di dunia nyata"
Kemudian Lalu pun melirik Dean yg sedang duduk di sampingnya dan mengatakan"Bro,Log-out yuk! "
"ayuk"balas Dean yang merasakan hal yang sama seperti Lalu
"Woi Woi Woi Woi Woi!!! Apa apaan ino, masa cuman denger aja udah takut?!" Seruan Ryuko yang berusaha mencegah temannya untuk Log-out dari game
"ceritamu itu benar benar gk masuk di akal dan terlalu mengerikan untuk didengar. "ujar Dean menatap Ryuko dengan ekspersi yang sama
"benar. Ditambah lagi kau menceritakan kepada Player Newbie seperti kami, kau pikir player mana yang tidak akan Log-out setelah mendengar cerita dari Beta Tester?!!"Seruan Lalu dengan tegas
Ryuko hanya bisa terdiam sambil menggaruk garuk kepalanya berkali kali.
"baiklah-baiklah, aku minta maaf kepada kalian. Lagi pula kalian juga kan yang mau mendengar ceritaku? Jadi tidak sepenuhnya loh aku salah?" ujar Ryuko kepada kedua temannya
Hah...
"baiklah, kami juga minta maaf padamu." ujar Lalu yang dengan wajah penyesalan
"ya sudah. Sebaiknya kita tidur, untuk mengumpulkan stamina kita untuk besok. Karena besok kita akan ke kota untuk menggambil Special Tier"ucap Ryuko yang memberitahukan kepada kedua temannya.
"ya sudah kalau begitu. Selamat malam"ujar Lalu yang langsung berbaring dan menutup kedua matanya. "
"selamat malam"balas Dean dan Ryuko.
Mereka berdua pun juga ikut berbaring dan menutup kedua matanya untuk beristirahat sekaligus mengumpulkan tenaganya untuk besok pergi ke Kota Saint Kingdom yaitu kota pertama bagi para pemula
__ADS_1