
Ryuko pun telah masuk kedalam Game Lost Heroes Saga yang telah
ia tunggu beberapa bulan akhirnya bisa rilis.
Kemudian terdengar suara program ntah dari mana dan dirinya
sedang berada di sebuah tempat yang hanya ada warna putih saja disana.
“Welcome to Lost Heroes Saga,masukkan nama karaktermu!”
Lalu ia pun membalas perkataannya sesuai dengan perintah program
“Ryuko”
Setelah Ryuko mengucapkan nama untuk karakternya,suara program berbicara lagi kepadanya
“ada lebih dari 60 orang menggunakan nama ini. Apa anda yakin?”
Ia pun membalasnya dengan penuh keyakinan
“ya,yakin sekali!”
Kemudian program itu bertanya kembali kepada dirinya untuk memilih ras yang ingin ia
pilih sama seperti saat ia menjadi beta tester
“pilih Ras untuk karaktermu”
Lalu muncul tulisan berbagai macam ras di layar hologram yang muncul
dihadapannya.didalam tulisan tersebut terdapat beberapa ras yakni
Humanity,Demi-Human,Elf,Dark Elf,Druid,Spirit
Saat melihat berbagai macam pilihan ia pun berpikit sejenak.
“hmm...rupanya mereka menambahkan 1 ras baru ya”
Kemudian ia pun mulai memilih ras yang ia pilih
“Humanity adalah ras yang unik dan menarik yang dibuat oleh tuhan. Jadi ,aku memilih
Humanity”
Lalu muncul pertanyaan lagi dari program yaitu tentang jenis kelaminnya.
“pilih jenis kelaminmu”
“laki-laki!”
Setelah itu muncul sebuah cermin dihadapannya dan berkata
“ubah penampilan anda”
Saat melihat kelayar kanan atas terdapat persenan pengubahan penampilan
“rupanya hanya bisa diubah sampai 40% ya. Tapi aku tidak peduli dengan penampilanku yang penting itu skill dan keahlian bertarung bukan penampilan”
Kemudian Ryuko pun memilih tombol ‘ok’ di layarnya.
Lalu muncul lagi pertanyaan yang merupakan pertanyaan terakhir dari sesi awal
pembuatan karakter.
“pilih tempat respawnmu!”
Ia pun mulai berpikir tentang tempat respawn yang ia pilih,karena sampai tempat
respawnnya membuatnya menjadi kesialanannya dihari pertama
“pertama kali aku respawn di kota pertama di Saint Kingdom,jadi untuk kali ini aku akan
langsung berburu untuk menaikkan levelku”
“tempat respawn,Fortrest Forest!”
Lalu muncul cahaya putih menyinari dirinya dan dirinya pun mulai di teleportasi
sesuai tempat respawn yang ia inginkan.
Saat ia membuka kedua matanya, ia sudah berada di tengah hutan Fortrest dengan
pakaian player newbie yaitu mengenakan kaos oblong dan mantel coklat yang agak
kusam.
“akhirnya petualanganku dimulai”
Saat hendak berjalan untuk berpetualang ia sempat terpikir sesuatu saat pembuatan
karakter.
__ADS_1
“tapi ngomong –ngomong,tadi kok gak ada pemilihan job ya?”
Lalu ia pun langsung membuka statusnya dan tertulis jobnya Swordman.
Setelah melihatnya ia pun memejamkan matanya dan merenung sejenak.
“hmm......sepertinya job karakterku saat menjadi beta tester nyangkut. Padahal ak mau lihat job apa
saja yang baru di game ini”
Dirinya agak mengeluh karena tidak dapat melihat job apa saja yang digame ini saat
resmi dirilis.
“baiklah, sekarang waktunya berburu!”seruan Ryuko dengan penuh semangat seperti anak
muda.
Kemudian ia pun mulai berburu. Untuk buruan pertamanya yaitu sebuah kelinci dan ia pun
berhasil membunuhnya dan menaikkan levelnya menjadi level 1.
“huh...jadi teringat saat jadi beta tester”
Saat dirinya mengingat kejadian 3 bulan yang lalu saat hari pertama menjadi beta
tester terdengar suara langkah kaki yang begitu cepat yang menginjak beberapa
dedaunan yang gugur dan suarany mendekat ke arahnya.
Lalu muncullah seekor serigala dari balik semak-semak dan mencoba untuk menerkamnya
dari belakang.
Karena dirinya sudah terbiasa menghadapi monster seperti mereka, dengan mudah Ryuko memutar
tubuhnya ke kiri dan langsung memotong keempat kakinya dengan pedang miliknya.
Serigala itu pun langsung jatuh dan terkapar di atas tanah yang dipenuhi dedaunan dan
debu.
“hanya makhluk bodoh menyerang diam-diam dengan berteriak”
Lalu ia pun mulai berjalan ke arah serigala itu terjatuh. Saat sudah berada
disampingnya Ryuko langsung menusuk kepalanya dengan keras.
Setelah berhasil membunuh seekor serigala, ia mendapatkan exp yang cukup banyak karena
ia baru saja membunuh seekor serigala dengan level 15.
“expnya lumayan juga, sekarang aku sudah level 7. Tapi andai saja ini malam hari
mungkin aku sudah level 10 karena tambahan exp 50%”
Saat hendak mencabut pedangnya, terdengar suara seseorang di belakangnya
“wah-wah seperti biasa kau selalu hebat mengayunkannya ya”
Saat ia mendengarnya suara itu terasa tidak asing lagi ditelinganya
“rasanya aku kenal dengan suara ini?!”
Saat berbalik ia melihat seorang pria dengan rambut berantakan berwarna coklat, mata
merah layaknya dunia yang terbakar di depan
di atas dahan pohon sembaring memegang tombak di tangan kanannya.
“Dean?! Apa itu kau?!!” berjalan mendekati Ryuko
“ya memang kau pikir siapa lagi?”
Kemudian Ryuko pun mengulurkan tangan kanannya kepada sahabat lamanya saat ia masih SMP di Indonesia.
“apa kabar, yan”
Dean pun juga membalas salam dari sahabat lamanya dan mulai bersalaman dengannya.
“baik juga fron. Sudah 4 tahun kita gak bertemu”
“iya nih udah lama banget,terakhir kali sampai kita kelas 11 ya, itu pun kita
bisa bertemu lewat video call” balasnya
Lalu ia pun mulai bertanya kepada Dean apakah dia main sendiri atau bermain bersama
teman.
“ngomong-ngomong main sendiri nih?”
“enggak juga,tadi aku main bersama Lalu”balas Dean
Ryuko langsung terkejut karena siapa sangka kedua sahabatnya juga memainkan game yang
sama seperti dirinya
__ADS_1
“haah? Tuh orang juga main game ini?!”
“iya,katanya dia mau berburu goblin dulu sampai level 10. Tapi sampai sekarang
tuh anak belum muncul-muncul juga batang hidungnya” ucap Dean
“aduh...itu orang ya” menunduk sambil menggelengkan kepalanya
Tiba-tiba terdengar suara orang berlari dari sisi kiri mereka. Kemudian muncullah
seseorang yang turun dari dedahanan pohon di hadapan mereka dan terus berlari
kedepan.
“nah itu si Lalu!”
Ryuko pun bingung kenapa dia terus berlari tanpa menyapa dirinya dan Dean.
“dia kenapa lari dah?!”
Kemudian Lalu pun berteriak kepada kedua sahabatnya
“kalian berdua cepat lari!!!”
Keduanya malah semakin bingung dengan maksud dari perkataan sahabatnya
“hah lari ? lari dari apa?!”seruan Ryuko dan Dean
Seketika muncul seekor Ogre dari atas dan berdiri di samping mereka dan mulai berteriak
Bruuuk...
Groooooo...
Ryuko dan Dean pun langsung berteriak dengan sangat keras kemudian lari dari sana dan
berusaha untuk mengejar Lalu.
Saat telah berhasil mengejarnya Dean pun berkata dengan nada yang cukup kesal kepada
sahabat satunya ini.
“Goblok...kalo mau mati gak usah ngajak-ngajak anjing!!” sedang berlari sisi kiri Lalu
“tau nih! Baru level 10 aja udah sok-sok’an lawan Ogre level 30. Ngotak dikit napa
Lu” ucap Ryuko sambil berlari di sisi kanan Lalu.
Lalu pun membalas ocehan dan kekesalan mereka dengaran berkata
“ya mana kutahu?!! Dia saja muncul saat aku baru mengalahkan 5 goblin”
“ngomong-ngomong lama udah gak ketemu ya fron”lanjut perkataannya.
Ia pun langsung menyela perkataan Lalu yang mengucapkan salam perkenalannya kepada
dirinya yang sudah lama tidak bertemu selama 4 tahun.
“udah perkenalannya nanti aja! Kita harus bisa lolos dari Ogre itu”seruan Ryuko sambil menoleh kebelakang.
Saat melihat kebelakang jarak antara mereka dan Ogre itu selisih 5 meter sedangkan
Ogre itu terus berlari sambil membawa gada besar miliknya.
“sial! Dia semakin mendekat, kurasa tidak ada pilihan lain selain melawannya” ucap
Ryuko
Kedua sahabatnya pun juga sepemikiran dengan apa yang di ucapkan sahabatnya ini. Jadi
mereka pun mulai menyiapkan rencana untuk mengalahkannya karena rata rata level
mereka itu berada di level 10.
Di depan terlihat jalan keluar dari hutan. Jadi ketiga pun mulai berpencar sesuai
yang direncanakannya.
Saat diluar hutan ia melihat mereka bertiga berpisah, ada yang di depan,di sisi kiri dan sisi kanan.
“Dean,Lalu sesuai rencana!”
“Siap!!!” seruan Lalu dan Dean.
Rencana dibuat saat ia masih di kejar
Ogre mendekati tempat terbuka dihutan fortrest.
“aku punya rencana. Jika berhasil,
meskipun kita level 0 sekali pun pasti kita bisa mengalahkan Ogre itu!” ucap
Ryuko yang memiliki sebuah rencana.
“cepat jelaskan rencanamu” ucap Dean melihat Ryuko
“baiklah,rencananya adalah”
__ADS_1
-To be continued-