
“Luna kamu disini,aku cariin kamu lho ketempat kita tadi.” Ucap Albara.
“Aku tadi mau nyusulin kamu,kenapa lama banget?” tanya Alluna
“Tadi rame yang beli.” Jawab Albara.
“Yaudah yuk kita langsung pulang aja udah hampir larut.” Ucap Alluna.
Alluna pun pamit kepada Alicya untuk pulang lebih dulu darinya.
Dari kejauhan Alicya melihat Kakaknya yang ingin menghampirinya.
“Kakak kok lama banget sih?” tanya Alicya.
“Maaf ya,tadi rame yang beli.” Jawab Arnold.
“Eh iya tadi Kakak lihat ada orang yang ngobrol sama kamu, itu siapa? kamu ngga diapa-apain kan?” tanya Arnold
“Ngga kok, Kakak itu baik waktu itu dia mau nolongin Alicya dari Ayah karena Ayah narik-narik Alicya untuk pulang.”Jawab Alicya.
“Ohh, ya udah kita pulang yuk.” Ajak Arnold
“Iya.” Ucap Alicya.
Mereka pun pulang dari pasar malam setelah beberapa jam disana karena sudah mulai larut malam.
...----------------...
Kamar Alluna,pagi hari
Alluna meregangkan tubuhnya karena sinar mentari yang menembus dari celah jendela kamarnya.
Hoamm....
Jam berapa ya? Batin Alluna
Alluna pun membuka matanya dan melihat jam.
Setelah melihat jamnya, bukannya ia bangun tapi malah melanjutkan tidurnya.
Pagi ini Alluna sangat malas untuk bangun karena ia tidak ada janji dengan siapapun,kalaupun ia bangun mungkin akan menjadi hari yang membosankan baginya,lebih baik ia tidur, pikirnya.
Namun Alluna sontak terbangun karena teriakan seseorang dari luar kamarnya.
“Ck, siapa sih pagi-pagi teriak ngga jelas.” Gumam Alluna berdecak kesal.
“HEI SIAPA SIH DILUAR JANGAN TERIAK-TERIAK DONG GANGGU BANGET!” teriak Alluna.
“INI AKU CARYN ADA CINTYA JUGA NIH,BUKAIN DONG MBAK!” sahut Caryn berteriak.
Alluna pun terpaksa bangun dan membukakan pintu kamarnya untuk mereka.
“Ih,kalian mau ngapain kesini, pagi-pagi lagi.” Ucap Alluna kesal
“Eum...mau...ada deh,ya udah kamu buruan mandi sana kita bakal pergi hari ini.” Ujar Caryn.
Alluna tampak bingung mendengar ucapan Caryn karena mereka sebelumnya tidak ada jadwal untuk pergi kemanapun hari ini.
“Mau pergi kemana sih?” tanya Alluna heran.
“Ada deh buruan aja mandi sana.” Jawab Caryn yang terus mendorong tubuh Alluna untuk masuk kekamar mandi.
Alluna pun terpaksa menuruti perkataan Caryn, karena ia tahu seberapa kuat ia menolak kalau sudah berurusan dengan Caryn ia tak dapat lagi membantah.
...****...
Alluna pun selesai bersiap-siap seperti yang diperintahkan oleh Caryn & Cintya.
Entah apa yang sudah direncanakan sahabat-sahabatnya itu. Alluna sangat penasaran kemana ia akan dibawa oleh Caryn & Cintya.
Namun,disisi lain ia juga senang karena hari ini bukan menjadi hari membosankan.
“Kita mau kemana sih?” tanya Alluna yang masih penasaran.
“Mau kejurang buang kamu." Ujar Cintya dengan santainya.
Alluna berdecak kesal mendengar ucapan Cintya.
"Ayuk aja dah berangkat!" tegas Cintya.
Mereka pun akhirnya berangkat setelah beberapa perdebatan kecil.
“Ini kita mau kemana sih?” tanya Alluna lagi.
“Mau ngedate.” Jawab Caryn
“Ada Al juga?” tanya Alluna Excited.
“Ngga.” Jawab Cintya yang sedari tadi hanya diam.
__ADS_1
Setelah mendengar ucapan Cintya kemudian Alluna tak bersemangat seperti tadi.
Lagi-lagi Alluna dibuat bingung oleh kedua sahabatnya itu,ia terus memikirkan ngedate apa yang dimaksud Caryn.
...****...
Setelah beberapa lama diperjalanan tiba-tiba mobil Caryn berhenti tepat disebuah Mall.
“Kita mau ngapain sih sebenarnya?” tanya Alluna semakin penasaran.
Kedua sahabatnya itu tak menjawab satu katapun,mereka menarik Alluna untuk keluar dari dalam mobil.
“Nah itu mereka udah datang.” Ucap Caryn
“Siapa sih?” tanya Alluna
“Liat aja noh.” Jawab Caryn sambil menunjuk beberapa orang yang berdiri didepan Mall tersebut.
Alluna pun melihat kearah yang ditunjuk oleh Caryn.
Itu Arnold sama teman-temannya bukan sih? Batin Alluna
Lalu,merekapun menghampiri beberapa orang tersebut.
“Hai kalian." Sapa Caryn.
Nah,kan bener si Arnold sama temen-temennya. Batin Alluna
“Lama banget kalian,Jamuran nih gue nungguin!” seru Leon sahabat Arnold.
Namun, Arnold merasa bingung dengan keadaan saat itu.
“Kalian disini juga? ngapain?”tanya Arnold
“Ngedate.” Jawab Caryn
“Leon ,mana cewek yang lo bilang? kok lama banget? tanya Arnold kepada Leon.
“Ini ceweknya.” Jawab Leon sembari merangkul Cintya.
Namun,Cintya terpaksa mengiyakan perkataan Leon karena ini sudah menjadi rencana mereka dari awal untuk mendekatkan Alluna dengan Arnold.
Flashback on
Kemarin,disebuah Cafe
Caryn,Cintya,Leon dan Abgiel adalah teman satu kelas saat SMP dulunya mereka sangat dekat namun setelah masuk SMA karena tidak lagi sekelas,merekapun menjadi tak sedekat dulu.
Caryn dan Cintya menceritakan tentang Albara yang mengkhianati Alluna kepada Leon dan Abgiel.
Setelah mereka membicarakan semua tentang Albara,mereka membuat rencana untuk mendekatkan Alluna dengan Arnold karena menurut mereka Alluna sangat cocok dengan Arnold.
Mereka berencana akan mengajak Alluna dan Arnold menonton di Bioskop,mereka juga berencana akan pura-pura berpacaran didepan Alluna dan Arnold.Agar Alluna mempunyai waktu berdua bersama Arnold.
Caryn dengan Abgiel sedangkan Cintya dengan Leon.
Awalnya mereka tidak yakin rencananya akan berhasil,namun demi Alluna apapun akan mereka lakukan.
Setelah rencana mereka sudah ditentukan,akhirnya mereka pun pulang untuk menyiapkan rencana selanjutnya, bagaimana untuk membawa Arnold dan Alluna ke Bioskop.
Caryn dan Cintya berencana akan kerumah Alluna dan langsung menyuruhnya untuk ikut bersama mereka.
Sedangkan Leon dan Abgiel meminta Arnold untuk menemaninya ke Bioskop dengan alasan akan bertemu dengan seorang perempuan.
Awalnya Arnold tak setuju karena tidak ada kaitan dengannya,malah ia tak akan diacuhkan oleh sahabatnya itu sesampai disana,pikirnya.
Namun,karena Leon dan Abgiel terus memaksanya dan akan menuruti semua perkataan Arnold, akhirnya Arnold pun mengiyakannya.
Flashback off
...----------------...
“Eh bentar-bentar kamu pacarnya Leon Cin?” tanya Alluna penasaran.
“Emm...i-iya kami baru aja jadian kemaren.” Ucap Cintya tersenyum kaku.
“Aku juga baru jadian sama Abgiel,yakan Giel?” ucap Caryn sambil memberi kode kepada Abgiel agar mengiyakannya.
“Ohh,iya-iya.” Jawab Abgiel.
Heuh,mana mau gue sama ni nenek lampir. Batin Abgiel
“Tapi kita mau ngapain sih disini?” tanya Alluna
“Kita mau nonton ke Bioskop.” Jawab Caryn.
“Hah?! kok—”
“Ya udah yuk!” ajak Caryn memotong pembicaraan Alluna,lalu ia menggandeng tangan Abgiel untuk masuk kedalam Mall.
__ADS_1
Caryn,Abgiel,Cintya dan Leon masuk duluan kedalam Mall sedangkan Alluna dan Arnold mematung memikirkan nasib mereka.
“HEI CAR,CIN TUNGGUIN AKU DONG! TERUS AKU SAMA SIAPA?" teriak Alluna kesal.
Namun,sahabat-sahabatnya itu tak mendengarkannya mereka terus berjalan tanpa mengacuhkan Alluna yang tertinggal.
“Aishh...tega banget sih mereka ninggalin aku! bagusan tadi aku ngga ikut ihh!” seru Alluna menggerutu.
Tiba-tiba Arnold langsung menggenggam tangan Alluna untuk masuk kedalam Mall.
Alluna sontak kaget dengan apa yang dilakukan Arnold.
“Hei,ngapain sih inget ya aku udah punya pacar!” bentak Alluna menepis tangan Arnold
“Hahh...aku pulang aja deh.” Ucap Alluna menghela napasnya kasar.
Lalu,ia berniat untuk mencari Taxi.
Namun,langkah kaki nya terhenti karena mengingat sesuatu.
Eh,tadi kan aku bawa tas dimana ya? Batin Alluna
Lalu Alluna mengingatnya,kalau tasnya mungkin tertinggal didalam mobil Caryn.
Ia pun kemudian berlari menuju parkiran untuk melihat mobil Caryn.
Alluna melihat tasnya benar ada didalam mobil Caryn,tapi ia tak bisa mengambilnya karena mobilnya terkunci.
“Ck, gimana aku pulang Hp sama uang aku disitu semua.” Ucap Alluna berdecak kesal.
“Ih gimana dong nasib aku sekarang,ck.” Oceh Alluna.
Disisi lain Arnold sedari tadi mengikuti Alluna hingga keparkiran dan berdiri tepat dibelakang Alluna,ia mendengar semua ocehan Alluna.
Kemudian Arnold langsung saja menggenggam tangan Alluna dan membawanya untuk memasuki Mall.
“Cih,apaansih lepasin dong,aku mau pulang.” Ucap Alluna
Langkah kaki Arnold pun terhenti.
“Kamu mau pulang naik apa?uang sama Hp kamu kan di mobil Caryn.” Ujar Arnold
“Yaudah deh ikut aja nonton daripada bosan diluar nungguin Caryn.” sambung Arnold
Lalu,Arnold kembali menggenggam tangan Alluna untuk masuk ke Mall.
“Ihh ngga usah pegangan juga kali,kalo pacar aku liat gimana!” Berontak Alluna.
Akhirnya Arnold melepaskan tangan Alluna,mereka hanya jalan berdampingan tanpa berpegangan tangan.
...****...
Arnold dan Alluna sudah tiba di depan Bioskop. Namun,mereka tidak melihat teman-teman mereka.
“Mereka kemana ya,katanya mau nonton.” Ucap Alluna
“Ngga tau.” Sahut Arnold
“Lun,kamu mau nonton apa? tanya Arnold.
“Terserah sih....” Jawab Alluna dengan nada pelan.
“Yaudah duduk disini dulu biar aku beliin tiketnya.” Ucap Arnold.
“Tapi—”
Belum sempat Alluna menyelesaikan perkataannya,Arnold sudah pergi begitu saja.
“Aku kan ngga ada uang.” gumam Alluna melanjutkan perkataannya.
Alluna duduk sambil menunggu Arnold,dari kejauhan ia bisa melihat Arnold.
Namun,Tiba-tiba ada yang meneriaki namanya.
“LUNA!”
Alluna kemudian melihat kesumber suara tersebut...
...Bersambung......
...Like...
...Komen...
...Vote...
...Thanks yang udah mau nyempetin baca cerita aku 😊🙏...
__ADS_1