
maurell melotot melihat rumah yang megah terpampang nyata di depan mata nya Saraswati menyadari kekaguman maurell hanya tersenyum merasa lucu.
" mau sampai kapan kamu melihat nya ? kapan masuk nya sayang? " goda Bu Saras
" ehh,maaf Bu..." jawab nya kikuk.
" no froblem nak" lalu tersenyum dan menggandeng tangan maurell menuju rumah nya.terlihat belasan pelayan salah satu ketua nya bernama Wulan
" selamat siang nyonya " sapa nya ramah
" selamat siang nona" sambung nya lalu membungkuk.
" siap kan makan di meja " titah Bu Saras
" baik nyonya..
setelah itu Saras mengajak maurell duduk di
ruang tamu " kamu pasti lapar,dimana rumah mu? tanya Saras
maurel tersentak.
" eh,sa saya tinggal di perumahan biasa Bu, bohong nya.
" orang tua kamu pasti khawatir lihat kondisi kamu terluka, maafin ibu ya ? sesal nya
" tidak apa apa ibu,..." maurell tersenyum tulus
" terima kasih ya sayang...
tiba tiba pintu masuk terbuka terlihat tuan Abraham masuk ke ruang maurell nampak tak asing melihat nya.
Abraham hanya tersenyum namun mungkin tak terlalu mengenal nya.
" wah ada tamu! kata nya sambil tersenyum girang
" eh papa ! ini gadis yang mama maksud tadi di telpon" jelas nya maurell mengeriyit kan alis nya jadi ibu ini cerita kapan? pikirnya.
flash back on...
saat kejadian terserempet tadi sebenarnya mereka jadi ke kelinik terdekat karena maurell meringis walaupun dia tidak terlalu menunjukan nya kebetulan arah mereka pulang melewati klinik akhirnya mau gak mau maurell menuruti
ketika maurell di periksa mama Saras ada telpon dari suami nya Abraham
" haloo kau dimana ? Abraham di telpon
" oh aku sedang di klinik pah! jawab Saras
" sedang apa disana ? terdengar panik
" sedang mencuci " kesal Saras
" ah ayolah,jangan becanda sayang ? karanya masih panik.
" aku sedang mengantar seorang gadis, dia terluka saat menolongku tadi ! tadi aku sempat tertabrak mobil kau tau kalo tidak ada dia mungkin aku sudah mati" jelas nya panjang x lebar.
" lalu apa yang terjadi apa gadis itu baik baik saja ? apa luka nya parah ? tanya nya
" hanya tangan nya berdarah banyak namun dia kuat sekali,aku jadi terharu...
" baiklah kau ajak dia kerumah nanti kita bicarakan aku akan pulang "
" baiklah....
__ADS_1
flash back off....
mereka berdua hanya tersenyum senyum melihat ke anehan maurell.
" ibu cerita saat kamu di periksa tadi nak,! jawab Saras tenang.
" iya kamu tidak usah sungkan anggap saja rumah sendiri toh istri saya juga ingin memiliki anak perempuan " jelas Abraham dengan cepat di senggol oleh istri nya.
" dia memiliki orang tua tahu! ketus nya.
" lalu kenapa ? tanya nya polos
istri nya hanya mendengus sebal sementara maurell nampak tersenyum malu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
albern kini sedang mengendarai mobil nya entah kemana tujuan nya mungkin mau berkumpul dengan teman nya,tiba tiba dering telpon nya berbunyi mengalihkan pandangan nya tertera bertulisan
" halo mama..." sapa nya
" ....
" tidak aku tidak mau! jawabnya
".......
" yakin lah..." entah kenapa ucapan dan hati nya berbeda saat ini dia memang penasaran.
"....
" yasudah.
lalu dia mematikan telpon nya sepihak.
" apa apaan mama ini menyebal kan saja! umpat nya.
sementara di ruang tamu mama nya sedang duduk manis melihat maurell sedang mengobrol dengan Wulan pemimpin pelayan
dia tersenyum mengingat percakapan nya dengan putra nya barusan
" halo mama..."
" pulangah mama mau mengenal kan mu dengan seorang gadis imut"
" tidak aku tidak mau"
" kamu yakin....nanti menyesal "
__ADS_1
" yakin lah" bahkan terdengar ketus
" baikalah mama lihat nanati mama yakin kamu bakalan pulang haha "
" baiklah"
Tut...telpon di matikan
Saras tau putra nya memang akan pulang biasanya jika dia menelpon nya baru saja mendengar nama perempuan sudah di matikan miris kan.
.
.
.
.
.
.
maurell di ajak berkeliling oleh Bu Wulan ke taman depan Dimana letak nya dekat gerbang masuk.
" wah indah nya" tak habis habis maurell berdecak kagum Bu Wulan hanya tersenyum melihat kelakuan maurell yang sedang menari nari di dekat kursi kayu putih disana.
" huuuufffttt....sejuk nya! dia menghirup udara sore ini dengan imut wajah terpejam sesekali mengendus napas panjang...
" hati hati jatuh nona" teriak Bu Wulan
" tidak Bu Wulan" jawab nya
sejauh klakson berbunyi mengaget kan satpam yang sedang duduk sambil ngopi bernama Dadang itu.
" buka !! teriak albern.
" ehh maaf tuan muda" seraya membuka gerbang nya lebar lebar.
mobil sampai area garasi dia memarkirkan mobil mewah nya.lalu keluar dan membuka kaca mata nya.
ketika ingin melangkah telinga nya mendengar suara asing yang sedang teriak teriak kegirangan di samping siapa kah itu pikir nya.
" apa gadis yang mama maksud" dia berdecak
entah mengapa dia begitu penasaran ingin sekali melihat nya.mata nya fokus ke satu sasaran seorang gadis sedang berputar putar tangan nya di rentang kan seolah sedang berbahagia rambut nya tertiup angin hingga menampakan leher putih nya yang sempurna wajah cantik nya masih tertutup,jantung albern tiba tiba berdetak melihat pemandangan di depan nya.namun jantung nya hampir berhenti ketika melihat gadis itu hampir terjatuh dan tersandung batu krikil disana albern berlari kencang menuju nya.
" nona hati hati!! teriak Wulan
" Aaaaa......." teriak maurell namun....
"BUGHH..." ada tangan kekar yang menyanggah tubuh nya mata maurell terpejam dia mengintip di sela sela jari jari nya begitu terkesiap saat dia sadar siapa seseorang itu"
" tuan !!
" kamu...."
**bersambung....
ikuti terus ya kelanjutan nya dan jangan lupa
like coment dan vote ya zeyeng zeyeng....
i love youuuu❤️❤️❤️❤️**
__ADS_1