
*ke esokan hari nya ,
Reta terbangun dan berusaha duduk ,dia melihat NathAn yg masih terlelap di sofa sedang kan ,jaxson juga tertidur di lantai yg beralaskan karpet berbulu ,Reta terbangun pkul 04;55 matahari masih belum menampakkan diri ,Reta mencoba turun dari ranjang dan mengambil selang infus yg tergantung disebelah nya ,Reta berjalan pelan ke kamar mandi ,untuk membersihkan diri nya ,karna sudah dua hari tidak mandi dan hanya menyeka tubuh nya saja ,Reta sangat tidak nyaman karna dia merupakan gadis yg menjaga kebersihan ,dan tidak ada yg sembarangan menyentuhnya,
samar-samar NathAn mendengar gemercik air dari kamar mandi dia melihat ke arah ranjang ,NathAn tidak menemukan Reta disana ia yakin kalau Reta saat ini ada di kamar mandi ,
"hey ,bangun ,cepat "panggil NathAn pada jaxson sembari menendangkan kaki nya ,
janxson pun terbangun ,ia mengusap-ngusap mata nya ,agar penglihatan nya kembali terang,
"ada apa ,"tanya nya dengan suara parau yg terdengar masih mengantuk.
"cepat bangun dan belikan kami makanan di kantin rumah sakit ,"ujar NathAn pada jaxson .
sebelum jaxson menjawab nya pintu kamar mandi terbuka ,Reta kluar dengan hanya memakai jubah mandi yg mana membuatnya semakin terlihat sangat cantik apa lagi rambut basah nya ,yg masih menetes ,wajah naturalnya yg terlihat sangat cantik membuat jAxson dan NathAn tidak bisa berkata-kata lagi
ceklek ,
"kalian sudah bangun "ucap Reta sambil berjalan ke arah mereka berdua ,yg di tanya hanya diam saja dengan mulut terbuka ,
Reta tersenyum melihat melakuan kedua nya ,ia menepuk pundak NathAn pelan yg mana membuat NathAn terkejut ,dan tersadar dari ke terpesonaan nya pada Reta
"hey kau pergi sana ,belikan kmi sarapan "ujar NathAn menyadarkan jaxson yg masih terbengong melihat ke arah kesayangan nya ,
jacson pun terkejut ,ia sadar dan menoleh ke arah NathAn dengan wajah bingung nya .
"apa ,"tanya nya bingung melihat tatapan mata tajam NathAn yg mengarah ke pada nya ,
"belikan kami sarapan ,apa kau tidak dengar "kesal NathAn karna jaxson tidak juga pergi dari sana ,
jaxson melihat ke arah Reta yg sedang duduk di atas ranjang ,ia kembali terkejut di saat mendapatkan tendangan di bokong ,
nya
brukk,
"aawww , kenapa kau menendang bokong ku ,"pekik jaxson tidak terima, sambil mengusap-ngusap bokong nya yg terasa sakit
__ADS_1
"jangan pernah menatap nya ,apa kmu lupa dengan yg aku katakan kemaren ,hm "ujar NathAn memperingatkan ,
"iya,iya, aku tau ,posesif sekali ,"sahut nya dan bangkit dari duduk nya ,segera ia keluar dari kamar rawat Reta
setelah kepergian jaxson NathAn mengunci pintu agar tidak ada yg mengganggu nya ,karna sejak tadi NathAn menahan sesuatu ,ketika melihat kesayangan nya keluar dari kamar mandi dengan penampilan yg begitu menggoda iman ,NathAn berjalan mendekat ke arah ranjang dimana disana seorang gadis cantik yg sedang tersenyum pada nya ,setelah sampai di samping ranjang Reta, NathAn mengungkung tubuh Reta sampai terbaring ,NathAn menatap mata indah Reta dengan lekat ,dan tatapan matanya beralih kebibir pink mungil Reta ,segera ia meraup bibir itu dengan sangat menuntut dan semakin memperdalam nya ,Reta sadar kalau NathAn sudah hilang kendali tapi ia percaya kalau kesayangan nya ini tidak akan melakukan hal lebih padanya, Reta membalas ciuman NathAn ia menyeimbangi ciuman NathAn ,membuat NathAn semakin ******* bibir itu ,lidah nya menari,-nari menelusuri deretan gigi di mulut Reta dengan sangat rakus ,sadar kalau pasokan nafas mereka sudah menipis NathAn menghentikan ciuman panas itu ,ia menatap Bibir Reta yg membengkak akibat perbuatan nya , ia pun tersenyum ,dan mengusap sisa-sisa saliva mereka ,
"maaf ,aku tidak bisa memahan diri lagi hon melihat kamu begitu cantik ,"ucap NathAn tersenyum membelai pipi Reta yg memerah ,
"hm, tidak masalah ,aku juga menyukainya ,"ujar Reta manja sembari mengedipkan sebelah matanya menggoda NathAn ,
"dasar gadis nakal "ucap NathAn gemas dan menoel hidung mancung Reta ,
terdengar suara ketukan pintu dari luar ,mereka yakin kalau itu pasti jaxson ,NathAn beranjak dari ranjang dan berjalan ke arah pintu untuk membuka nya
ceklek ,
"mom ,dad ,kalian kesini "kaget NathAn yg melihat kedua orang tua Reta yg datang bukan jaxson ,
"boleh kami masuk ,"tanya sania tersenyum ke arah calon menantunya itu,.
"ah ,tentu saja boleh ,silahkan masuk mom, dad ,"ujar NathAn canggung sambil menggaruk kpl nya yg tidak gatal ,
"gimana kabar kamu sayang "tanya sania yg sudah duduk di pinggir ranjang Reta .
"aku baik-baik saja mom ,hanya kening ku yg tergores sedikit "sahut Reta jujur ,
"shukurlah ,mommy sangat khawatir detelah mendengar kalau kamu menghilang ,"ucap sania sambil mengusap puncak kpl Reta dengan lembut
kalau mereka berdua sedang mengobrol ria ,lain hal nya NathAn dan indra yg duduk di sofa sambil memperhatikan kedua nya ,mereka hanya diam ,tidak ada percakapan di antaranya ,sebenarnya NathAn ingin mengucapkan sesuatu tapi tidak enak hati , entahlah NathAn merasa canggung dengan situasi saat ini ,apa lagi sejak kejadia di mana NathAn yg sudah sangat lalai menjaga Reta sampai-sampai membuat nya terluka ,semakin lah NathAn merasa bersalah meskipun Reta sekarang sudah baik-baik saja
"katakan lah "ujar indra dingin pada NathAn
yg seperti tau kalau NathAn ingin mengucapkan sesuatu pada nya ,
"eh ,em, maaf kan aku dad ,karna ke lalaian ku membuat nya terluka ,"ujar NathAn pelan penuh nada penyesalan ,
indra melihat ke arah NathAn ,di sana indra melihat raut wajah NathAn yg benar-benar menyesal ,ia pun tidak tega dan pada akhir nya indra menepuk pundak NathAn sembari tersenyum pada nya .
__ADS_1
"sudah lah ini semua bukan salah mu ,"sahut indra dan tersenyum pada NathAn .
"jangan ulangi lagi ,"ujar nya lagi penuh penegasan ,
"iya ,dad ,aku janji,"sahut NathAn tegas
"Och iya mom kemana QIQI apa dia tidak ikut "tanya Reta pada sania yg teringat akan adik nya itu ,
"tidak sayang ,dia ada di mansion "ujar sania ,
terdengar suara pintu di ketuk lagi segera NathAn berjalan dan membuka nya ,disana juga ada kedua orang tuanya yg juga datang mengunjungi Reta,
"sayang apa kau baik-baik saja "ujar dista yg juga duduk di sebelah ranjang Reta
"iya mom ,aku baik-baik saja "sahut Reta tersenyum .
marcell duduk di sofa bersebelahan dengan indra di susul NathAn ,mereka bertiga hanya memperhatikan keriga wanita kesayangan nya yg sedang bercengkrama ,
"aku datang,,,,!!!teriak jaxson yg tiba-tiba langsung masuk tanpa mengetuk pintu dulu membuat mereka yg ada di sana terperanjat kaget.
"ehh ,ada tamu rupanya ,maaf maaf ," ucap jaxson yg tidak menyadari kalau di sana banyak orang
marcel yg melihat siapa yg datang membulatkan mata nya terkejut ,lain hal nya dengan indra yg sudah tau siapa pemuda di depan nya itu ,
"kenapa ,kamu ada disini jax "tanya marcell heran melihat keponakan nya disana ,
"hehe ,maaf uncle, aku ada di negara ini untuk berlibur tapi ,tidak sengaja melihat gadis cantik yg sedang terbawa arus laut ,jadi aku bawa saja dia ke rumah sakit ,dan lebih parah nya lagi ternyata gadis cantik itu tunangan nya cecunguk itu ,kalau tidak sudah aku pinang gadis itu sekarang juga,"ujar Jaxson sengaja memprovokasi NathAn
"jangan macam-macam ,kalau tidak ingin masa depan mu hancur ,"sahut NathAn datar menatap tajam ke arah jaxson ,sedang kan yg di tatap hnya tersenyum lebar
yg lain nya hanya diam menyaksikan perdebatan kedua nya ,melihat jaxson membawa bungkusan di tangan nyA ,marcel bertanya ,
"apa yg kamu bawa itu "tanya marcel pada ponakan nya itu.
"hm ,ini sarapan untuk NathAn dan tunangan nya ,uncle, maaf aku tidak membeli lebih ,karna aku tidak tau kalau akan ada tamu hari ini"ujar jaxson menggaruk tengkuk nya ,
"berikan pada ku, "sahut NathAn ketus dan mengambil bungkusan itu dari tangan jaxson membuat jaxson mencebikkan bibirnya kesal dengan perlakuan sepupu luknut nya ini,
__ADS_1
NathAn menghampiri Reta untuk menyuapkan sarapan pagi agar segera meminum obat nya ,tapi tindakan nya itu terhalang oleh dista yg ingin menyuapi menantunya itu ,awal nya NathAn tidak mau tapi apa lah daya kalau sudah melihat singa betina yg sedang marah, Akhirnya NathAn mengalah dan duduk kembali ke sofa ,jaxson yg melihat raut wajah NathAn yg kusut ,mencoba menahan tawa nya ,jaxson senang karna melihat NathAn yg tidak bisa mendekati tunangan nya itu ,
**HAPPY READING***....!!!