
"apa..!! Reta hamil.. wah ,aunty ,aku senang banget ,nanti aku kesana mau menjenguk nya ,"ujar fely senang ,setelah mendengar kalau Reta hamil ,lalu ia memutuskan sambungan telfon nya ,bersama Sania
"ada apa sayang ,kenapa kau berteriak pagi² sekali hm ,"ucap sean yg terusik tidur nya akibat keberisikan fely ,
"cepat bangun ,antarkan aku kerumah sakit ,"ujar fely menghiraukan gerutuan suami nya itu,
mendengar kata rumah sakit sontak saja Sean langsung terduduk dan memeriksa tubuh fely ,
"rumah sakit ,apa kmu sakit ,dimana nya yg sakit sayang ,"panik nya sembari membolak-balikkan tubuh fely ,
"ihh ,bukan aku yg sakit ,tapi Reta ,ayo cepat bangun kita harus segera kesana " ucap fely kesal dan mendorong tubuh Sean ,fely pun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya yg sedikit lengket akibat pergulatan bersama Sean tadi malam ,
mendengar kalau Reta yg berada di rumah sakit ,Sean hanya menghela nafas pelan 20 menit pun berlalu akhir nya fely pun selesai ,digantikan dengan Sean ,tapi sebelum itu Sean berjalan ke arah fely yg kini berdiri menghadap ke arah cermin sembari mengusap rambut panjang nya dengan handuk kecil di tangan nya, ia tidak menyadari kalau kini Sean berdiri di belakang nya sambil tersenyum aneh padanya ,tiba²
"aaaaagkkkk seannnn....awas kamu ya .."teriak nya kesal karna Sean menarik handuk yg melilit di tubuh nya sampai terjatuh di lantai Al hasil ia telanjang bulat ,
"hahaha,...ILove you honey ,,"sahut Sean di dalam kamar mandi ,
fely tersenyum mendengar ucapan Sean sembari mengelengkan kepala nya ,setelah selesai berpakaian ,fely mengambilkan baju kerja Sean dan menaruh nya di atas tempat tidur ,setelah itu ia pun Turun ke lantai bawah ,15 menit pun Sean selesai dan segera berpakaian ada di atas ranjang nya ,ia tersenyum melihat itu ,setelah selesai semuanya ia pun segera turun ke bawah takut kalau singa betina nya akan mengamuk lagi karna telat ,Sean dan fely mempunyai mansion sendiri hadiah dari kedua orang tuan nya ,meskipun tidak terlalu besar ,mereka hanya tinggal berdua dan hanya ada beberapa pelayan , untuk membersihkan mansion itu ,
__ADS_1
setiba di ruangan makan Sean sudah mendapatkan tatapan tajam dari sang istri tercintanya ,
"sayang ,jangan marah ,nanti cantik nya hilang ,ayo cepat duduk ,katanya ,mau kerumah sakit ," ucap nya lembut dan menuntun fely agar duduk ,ia sengaja mengalihkan kekesalan fely agar tidak marah lagi ,
setelah fely tenang ,Sean pun duduk di sebelah nya ,ia menarik nafas pelan ,karna sang istri bisa di alihkan kemarahan nya ,setelah selesai sarapan mereka pun pergi kerumah sakit ,untuk bertemu Reta ,setelah menempuh 30 menit perjalanan ,akhir nya mobil Sean sampai di pintu lobby Queen hospital ,mereka pun masuk kedalam dan menaiki lift khusus Ruangan VVIP ,
ceklek
pintu kaca itu pun terbuka penghuni di ruangan VVIP itu menoleh ke arah pintu ,siapa yg datang menjenguk nya ,
"Hay ,sayang selamat ya ,atas kehamilan mu ,aku seneng banget mendengar nya ,"ujar fely memeluk Reta ,di ruangan itu hanya ada NathAn dan Reta karna kedua orang tuanya sudah pulang besok mereka akan kesana lagi ,
"hm "Sahud nya singkat .
"terima kasih fel, semoga kau juga cepat menyusul ku ,"ucap Reta membalas pelukan fely ,
"semoga saja ,do'akan agar kita dapat bermain bersama anak²kita di masa depan ,"sahut fely
setelah nya mereka berbincang bersama ,fely duduk di pinggir ranjang Reta sedangkan Sean duduk di sofa panjang yg ada di sana , bersama NathAn, setelah pukul 08:00 pagi ,Sean melihat ke arah jam tangan nya ,ia berpamitan pada istri dan juga NathAn dan Reta untuk berangkat ke perusahaan nya ,
__ADS_1
"sayang ,aku harus berangkat ke perusahaan karna ada mitting penting ,tidak apa² kan kalau kamu disini dulu temani Reta ,nanti sore aku jemput ok, " ujar Sean setelah melihat jam di tangan nya ,
"hm ,baiklah , tapi ingat jangan ,terlalu dekat dengan wanita lain ,atau kau tidak boleh tidur di kamar ,kalau sampai aku tau kau selingkuh Tamat riwayat mu ,apa kamu mengerti " ucap fely penuh penekanan sambil menatap tajam ke arah Sean
"tidak hanya itu ,kalau sampai itu tarjadi dia akan mati tepat disaat itu juga "sambung Reta manatap tajam Sean ,
*G*lukkk.
Sean berusaha menelan ludah nya , mendengar ucapan Reta dan fely ,"ya Tuhan , kenapa mereka berdua , menakutkan sekali ,"batin Sean ketakutan mendengar ancaman kedua wanita cantik yg kini menatap tajam ke arah nya ,
sedangkan NathAn berusaha ,menahan tawanya , agar tidak pecah melihat espresi Wajah Sean yg ketakutan mendengar ancaman istrinya dan juga fely,
"mana mungkin sayang ,cintaku hanya untuk mu ,dan seluruh hidup ku ,hanya milik mu ,semua yg ada pada diri ku kini menjadi milik mu seutuh nya ,ok ,jadi berhenti menatap ku seperti itu aku jadi takut pada mu ," tutur nya sembari menampilkan senyuman manis nya ,
"hm ,baiklah ,cepat pergi sana , nanti telat mitting nya ,"sahut fely mendorong tubuh Sean yg kini sedang memeluknya erat
"baiklah ,aku berangkat dulu ,"ujar Sean dan mengecup kening fely dengan sayang,
mendapat perlakuan Sean ,wajah fely merona malu ,ia memalingkan wajah nya agar Sean tidak melihat nya ,Sean pun tersenyum karna ia melihat kalau istri nya sedang malu ,setelah berpamitan dengan NathAn dan Reta ,ia pun pergi dari sana ,
__ADS_1
HAPPY READING...!!!