LOVE STORY

LOVE STORY
BAB 159


__ADS_3

ke esokan hari nya mereka pergi ke bandara untuk menuju negara A, setelah menempuh 2 jam penerbangan akhirnya mereka tiba di negara ,A, dan malam harinya adalah pesta pernikahan Sean dan felysia , yg di selenggarakan di hotel mewah ,Keluarga Kusuma ,mereka hadir di sana tepat pukul 07:00 malam ,dan semua kluarga besar kluarga Kusuma sudah ada di sana ,begitupun keluarga sandjaya ,tidak lupa semua para kolega dan pebisnis di seluruh negara juga Hadir ,pesta pernikahan itu tidak kalah mewah dengan pernikahan Reta dan NathAn beberapa bulan yg lalu ,di ballroom ,sudah banyak para tamu dan teman ² kampus Sean dan fely ,banyak yg memberi hadiah untuk pernikahan mereka ,para kolega bisnis juga menggunakan kesempatan itu untuk mencari jaringan bisnis mereka, setelah jam sudah menunjukkan pukul 12, malam pestu pun usai ,cukup melelahkan untuk keluarga Sean dan felysia untuk menyambut semua tamu.dan pada akhirnya mereka semua kembali ke mansion nya masing² kecuali Sean dan felysia yg menginap di sslah satu kamar VVIP ,di hotel itu ,Reta dan NathAn pun pulang ke mansionya begitu pun kedua kluarga itu ,semua nya berjalan lancar tidak ada gangguan atau pun Hama² ******, yg mengganggu seperti sebelum nya ,


setelah pernikahan Sean dan felysia kehidupan mereka pun damai ,dan pernikahan Reta Dan NathAn sudah 3 bulan berlalu ,kedua nya semakin Romantis dan harmonis ,Reta pun semakin manja kepada NathAn ,ada pun NathAn semakin posesif pada Reta


"sayang kau kenapa ,"tanya NathAn yg kini memeluk tubuh Reta dari belakang ,dan menatap wajah Reta yg sedikit pucat di cermin , NathAn hmengendus bau wangi yg menyeruak di leher Reta karna Reta baru saja selsai mandi ,


"memang nya ,aku kenapa "bingung nya karna NathAn bertanya seperti itu


"wajah mu pucat sayang ,apakah kau sakit "ujar nya dan membalikkan tubuh Reta ,NathAn memeriksa suhu tubuh Reta dengan menyentuh dahi nya ,


"tidak ,aku saja tidak pusing ,mungkin hanya lelehan saja ,setelah melayani ***** suami ku ini " goda nya sembari mengusap dada bidang NathAn yg terbuka ,


NathAn tersenyum ,ia pun. langsung mencium bibir Reta yg tersenyum menggoda pada nya ,***** nya terpancing kembali setelah cukup lama berciuman dengan Reta ,tapi segera ia kendalikan karna ,tidak mau kalau istri nya ini ke lelahan ,dan pada akhir nya akan sakit ,NathAn tidak mau kalau itu terjadi setelah selesai mereka pun turun ke bawah untuk sarapan pagi bersama kedua keluarga nya ,yg kini ada di bawah mereka sengaja menginap di mansion NathAn dan Reta karna mereka sangat merindukan mereka berdua ,


"Good morning semua " ujar Reta dan NathAn


"pagi sayang " sahut nya serempak ,


sebelum Reta duduk di kursi yg NathAn tarik untuk nya tiba²pandangan matanya mengabur dan semua nya menjadi gelap

__ADS_1


Brukkk


Reta pingsan tak sadarkan diri di lantai ,NathAn sangat panik melihat itu segera ia mengendong nya sembari berteriak memanggil penjagan di luar agar segera menyiapkan mobil untuk pergi ke rumah sakit Queen hospital


"penjaga ...!!siap kan mobil cepat..!! "teriak nya sambil menggendong Reta kluar mansion di ikuti kedua keluarga nya ,mereka pun cemas dengan ke adaan Reta yg tiba² pingsan


setelah mobil siap segera NathAn masuk dengan Reta di gendongan nya ,dan menyuruh sang sopir untuk segera melajukan mobilnya, di ikuti mobil kedua orang tua ,nya ,


"sayang kau kenapa ,jangan membuat ku cemas seperti ini ,bangun lah ,jangan tinggalkan aku ,aku tidak bisa di hidup Tampa mu, "ucapnya sedih melihat Reta yg menutup mata nya ,tak terasa air mata nya mengalir ,tanpa di komando ,


"kenapa jalan nya lambat sekali , Tambah kecepatan nya ,"tegur NathAn pada sang supir ,


"ya Tuhan , tolong selamatkan hidup hamba karna mengendarai seperti pembalap palentino rosi ,"batin sang sopir cemas ,


setelah 15 menit ,akhir nya mobil NathAn tiba di pintu lobby rumah sakit itu NathAn segera kluar dari mobil setelah sang supir membukakan pintu untuk nya segera ia berlari sambil membawa Reta di gendongan nya ,


"cepat periksa istriku ...!!Teriak nya memenuhi seluruh lorong rumah sakit ,para dokter dan suster yg sudah siap dengan ranjang dorong di depan pintu ,karna sebelum nya tuan Indra sudah menelfon para staf rumah sakit itu untuk bersiap di depan pintu lobby ,NathAn membaringkan tubuh Reta di sana ,dan segera mengikuti dokter untuk keruang UGD ,setelah tiba di depan ruangan UGD segera berangkar itu masuk kedalam ,NathAn yg ingin masuk tidak di izin kan oleh suster,


"maaf tuan muda ,anda tidak boleh masuk ," ucap suster itu sopan ,

__ADS_1


NathAn pun duduk di kursi panjang di depan UGD itu ,ia mengusap wajah nya kasar ,pikiran nya sudah melanglang buana ,takut terjadi sesuatu pada sang istri tercinta nya, suara derap kaki berjalan ke arah NathAn ,raut wajah mereka tidak kalah khawatirnya dengan NathAn ,siapa lagi kalau bukan kedua kluarga nya ,yg kini sudah sampai di sana ,


"bagaimana ke adaan nya ," tanya Sania cemas ,air matanya mengalir ,


"iya ,apakah dia baik² saja "sambung Dista yg kini ikut²an menangis karna menantu kesayangan nya tiba² pingsan, tak sadarkan diri ,


"aku tidak tau mom, dokter masih memeriksa nya ,"Sahud NathAn lirih ,matanya tidak beralih dari pintu kaca itu ,


akhir nya mereka pun. ikut duduk di kursi panjang satunya ,menunggu dengan hati cemas ,


ceklek,


pintu pun terbuka keluarlah seorang wanita paruh baya ,di sana ,NathAn yg melihat itu segera berhambur ke arah dokter wanita itu ,begitu pun kudua orang tuanya ,


"bagaimana ,kondisi istri ku dok ,apa dia baik² saja kenapa istri ku tiba² pingsan ,apa ada penyakit yg serius "pertanyaan NathAn. beruntun dengan cemas ,


ke arah dokter wanita itu yg kini tersenyum sopan mendengar pertanyaan NathAn yg mencemaskan di istri nya ,


"kondisi nya ..."?

__ADS_1


HAPPY READING...!!!!


__ADS_2