LOVE STORY

LOVE STORY
geram


__ADS_3

setelah kepergian seina ,sania dan dista menghampiri Reta ,meraka memastikan kalau Reta baik² saja ,


"sayang ,apa kamu baik² saja ,"tanya sania memutar² tubuh Reta


"aku baik mom , jangan khawatir "jawab nya menarik nafas pelan karna ,merasa pusing di kepalanya akibat ulah ibu nya itu ,


"ya ,sudah ayo kita pulang ,dan sebelum pukang kita bayar dulu belanjaan kita ,"ujar dista menimpali


Reta mengangguk, mereka pun pergi menuju kasir untuk membayar barang belanjaan nya ,Reta mengganti baju nya dengan gaun yg ia beli tadi karna ,suaminya sudah mengirim pesan padanya tadi,


(***isi pesan suami tercinta,)


"hon ,jam makan siang nanti ke cafe soff depan kantor ok, Ilove you*** ,"pesan singkat NathAn ,


Setelah selesai dengan pakaian nya ,Reta memesan taksi onlien untukbpergi menemui suami tercintanya ,kalau masalah dista dan sania mereka sudah lebih dulu pulang di antar supir tadi yg mengantar mereka


DI CAFFE SOFF

__ADS_1


suasana di meja VIP terlihat hening setelah kedatangan seorang wanita yg amat NathAn muakk dan jijik melihatnya, tidak ada yg membuka suara sampai datang lah seorang wanita cantik dan anggun berjalan ke arah meja itu ,NathAn yg melihat istri yg sudah tiba di sana pun ,ia tersenyum lembut ,yg mana wanita yg di depan nya terpesona dengan senyuman NathAn ,tapi ke terpesonaan itu luntur setelah mendengar melihat seorang wanita yg menghampiri meja nya


"kau sudah sampai hon, "ucap NathAn lembut dan berdiri memeluk Reta dengan erat karna sudah merasa sangat merindukan istri nya itu ,padahal mereka baru berpisah sebentar tapi NathaAn seakan tidak ingin lepas dari tubuh seksi dan wangi istri nya ,


"ya ,"jawab nya singkat sembari melirik wanita yg sedang duduk di kursi di depan kursi NathAn ,


Reta duduk di samping NathAn begitupun NathAn ,ia merangkul pinggan Ramping istrinya dengan posesif .


"maaf ,tuan ,wanita ini siapa, kenapa dia se enak nya saja duduk tanpa bertanya "ujar Seina mencibir Reta


"bukan urusan mu ,"jawab NathAn ketus


"tapi tuan ,wanita ini seperti tidak punya malu ,seakan dia ingin menggoda anda ,lihat lah dia pakaian nya saja sederhana ,meskipun terlihat sedikit bagus ,tapi tetap saja ,dia tidak tau diri ,langsung duduk tanpa permisi terlebih dahulu, "ujar seina lagi ,memprovokasi NathAn agar mengusir Reta dari sisinya,


tangan NathAn terkepal kuat sehingga baku² tangan nya memutih ,terlihat kalau NathAn sangat marah tapi dia tidak bisa berbuat apa² karna elusan tangan istri nya di bawah sana ,


menandakan kalau ia harus tenang, jangan sampai perbuatanya ,berdampak pada kerja sama itu, bukan nya Reta takut prusahaan mengalami kerugian besar ,Reta hanya bersikap prefesional ,saja,

__ADS_1


"jaga ,ucapan anda nona seina, "ujar etward geram dengan sikap klayen bosnya yg tidak tau malu ,


" memang nya kenapa ,dia hanyalah wanita penggoda yg ingin memanjat kekayaan bos mu itu "ejek nya tidak takut dengan gertakan etward pada nya sembari malirik sinis Reta


mendengar itu Reta terkekeh geli ,lucu sekali ,dia membahas kekayaan ,dengan cara menggoda NathAn, yg benar saja , meskipun tidak menggoda NathAn yg notabenya adalah suami nya ,ia sudah sangat kaya ,tidak perlu merangkak ke atas ranjang seorang pria ,


justru pria itu yg akan berusaha mengejar nya ,


"*kenapa nona ,apa anda iri dengan saya ,atau kau punya dendam dengan saya ,aku perhatika sedari tadi anda seperti membenci saya ,mulai dari *Mall ,dan sekarang disini "tutur Reta dingin ,


"dasar nener sihir ,menyebalkan ,awas saja kau ,"gerutu Reta dalam hati**,


meskipun terlihat tenang ,sebenarnya Reta sudah sangat ingin merobek mulut jelek itu ,sesekali ia mendengus pelan ,bosa dan muak ,itu sekarang yg dirasakan Reta saat ini,


seina gelagapan mendengar sindiran Reta, takut NathAn marah dan membatalkan kerja sama prusahaan nya dengan prusahaan NathAn ,sedang kan NathAn sudah sangat emosi ,karna merasakan genggaman tangan hangat istri nya ,ia sedikit lebih tenang ,


"maaf nona ,apa sebaiknya anda segera menyelesaikan berkas kerja sama ini, jangan membhuang² karna bos saya masih banyak pekerjaan di kantor"bukan NathAn yg mengatakan itu tapi etward yg sudah sangat geram dengan sikap angkuh klayen bosnya ,NathAn dan Reta hanya diam seribu bahasa ,NathAn menyerahkan semua itu untuk di tangani oleh etward, seina pun diam ,segera ia mempelajari berkas itu dengan teliti ,setelah menandatanginya ,NathAn dan Reta beranjak pergi ,membiarkan etward yg menjabat tangan dengan klayen nya ,terlalubmalas untuk meladeni hama betina itu

__ADS_1


HAPPY READING....!!!


__ADS_2