
pkul 11;00 siang
Reta terbangun karna sinar matahari yg menyinari kamar nya ,ia pun bangun dan tatapan mata nya ,melihat kalau suami nya masih tertidur di samping nya sambil memeluk nya ,perlahan Reta menyingkirkan tangan kekar suami nya yg melilit di pinggangnya ,lalu berjalan perlahan ke arah kamar mandi ,ia merasakan perih di area bawah nya ,sesampainya di dalam kamar mandi ,ia merendam tubuh nya dengan air hangat agar menghilangkan rasa sakit di sekujur tubuhnya, akibat pergulatan yg terulang tadi pagi ,
"*sial ,seluruh tubuh ku sakit semua ,"ucap nya pelan ,30 mnit berlalu Reta kluar dari kamar mandi dengan kimono handuk nya dengan kepala terbungkus handuk ,ia berjalan ke arah meja rias, ia melihat jejak ke merahan yg begitu banyak di sana ,Reta menggelengkan kplanya setelah melihat jejak² di leher nya ,
"aku lapar sekali ,"ujar nya dan bergegas keluar kamar menuju dapur setelah berpakaian* ,
Reta memasak untuk nya dan NathAn agar mengisi energi kembali ,karna sudah sangat lapar akibat pergulatan mereka tadi malam dan di tambah tadi pagi ,setelah selesai ,ia menyajikan nya di meja makan ,dan berjalan kembali kekamar untuk membangunkan suami tercinta nya ,
"*sayang ,bangun ayo makan dulu ,"ujar Reta mengguncang lengan NathAn
"emm, kau sudah bangun rupanya "sahut Nya dengan suara serak has bangun tidur* ,
NathAn bangun mengikuti Reta kluar kamar menuju dapur ,sesampainya disana ,NathAn melihat ada banyak makanan yg sudah tertata rapi di atas meja ,,ia pun tersenyum ke arah istri nya dan mengecup kening dan bibir nya sekilas ,
"*kau yg memasak nya ,hon, "tanya nya lembut
"iya ,sekarang kita sarapan agar dapat mengisi tenaga yg sudah terkuras habis akibat tadi malam di tambah tadi pagi ,"godanya mengerlingkan sebelah matanya* ,
NathAn tertawa mendengar godaan istri nya yg cantik ini ,ia pun gemas dan mencium bibir mungil itu dengan sangat rakus, setelah beberapa detik ciuman itu pun terlepas dan ,memulai memakan ,makanan yg tersaji suasana hening hanya ada suara dentingan sendok dan garpu saja ,yg saling bertautan ,selesai makan ,Reta mencuci piring kotornya ,sedangkan NathAn pergi ke ruang tamu menonton tv di disna ,
"*sudah selesai ,hon, "ujar NathAn setelah Reta duduk di samping nya ,
__ADS_1
"ya ,kapan kita pulang ,"tanya Reta karna merasa bosan di hotel itu
"istri ku sudah bosan rupanya ,"sahut NathAn dan merengkuh pinggang ramping istri nya yg sedang merajuk
"hm, kita akan tinggal dimana ,"ucap nya mengingat ia akan tinggal di mana bersama suami nya ini
"aku sudah membeli mansion tidak jauh dari mansion mu ,untuk kita tinggali ,"jawab NathAn* ,
NathAn memang sudah lama mempersiapkan sebuah mansion mewah di tidak jauh dari mansion istri nya ,agar Reta dapat pergi ke mansion kluarganya sewaktu ia tidak ada ,mengurus pekerjaan nya di prusahaan,
"*terima kasih sayang ,kau yg terbaik ,"ujar nya senang mendengar kalau tempat tinggalnya tidak jauh dari kediaman orang tuanya ,
"apa pun untuk mu ,hon, agar kau bahagia ,"ucap NathAn lembut dan mencium puncak kepla Reta dengan sayang*
mereka pun kembali kedalam kamar untuk membereskan barang yg mereka bawa untuk pulang ,sesampainya di bawah tepatnya pintu lobbi tiba² ada seorang wanita yg menghampiri mereka berdua ,
Reta hanya menatap datar ke arah nya ,ia sudah merasa jengah dengan wanita yg kini berdiri di depan nya ,
"*buat apa kau ,kemari ,dan membuat keributan disini,"ujar NathAn dingin melihat siapa wanita itu ,
"jho, kenapa kau memilih dia ,kenapa bukan aku jho ,aku sangat mencintai mu ,dia tidak pantas berada di sisimu ,karna dia hanya wanita murahan yg selalu menggoda mu ,"ujar Freta lembut manatap penuh damba pada NathAn ,
plakkk*
__ADS_1
NathAn penampar pipi freta dengan keras karna sudah berani menghina istri nya tepat di depan matanya sendiri dia tidak akan tinggal diam ,siapa pun yg berani menyakiti dan menghinanya, ia akan menghukum nya tidak peduli dia itu wanita atau laki²
"jangan pernah kau mengucapkan kata yg menjijikkan itu dengan mulut kotor mu itu "ucap NathAn menahan emosi nya
"kau yg tidak tau malu ,dan dengar baik² ucapan ku ,aku memilihnya karna aku sangat mencintainya dan hanya dia yg pantas berada di sisi ku ,bukan wanita seperti mu ,yg hanya tau menghabiskan uang orang tuamu saja , kau hanya seorang wanita manja ,yg kau inginkan hanyalah kekuasaan saja ,bukan cinta yg kau katakan barusan ,karna kau tidak pantas mengucapkan nya***, apa kau mengerti*,"ucap NathAn panjang kali lebar dengan penuh penekanan ,di setiap kata²nya
"penjaga usir ,wanita tidak tau malu ini dari hadapan ku, ,"teriak NathAn pada penjaga yg berdiri di snaa ,
"baik tuan muda,,"sahut nya serempak dan menyeret tangan freta agar menjauh dari sana ,
"jho ,kau tidak bisa seperti ini ,aku mencintai mu jho tolong dengar kan aku ,"teriak freta mulai menjauh karna tangan nya di tarik paksa oleh penjaga² hotel itu
"menyebalkan sekali "gerutu Reta kesal
"tenanglah sekarang kita pulang ,jangan hiraukan wanita gila itu ,"sahut NathAn yg mendengar gerutuan istri nya itu ,
"kenapa kau selalu di ganggu hama²yg tidak tau malu seperti mereka "ucap Reta kesal
"apa kau merasa cemburu ,hon, "goda NathAn melihat raut wajah istri nya yg terlihat kesal ,
"tentu saja ,rasanya aku ingin langsung membunuhnya saja tadi ,"sahut nya penuh kekesalan dengan pertayaan konyol suami nya itu ,
NathAn semakin tertawa mendengar kejujuran istri nya yg merasa cemburu ,,ia pun menarik Reta agar duduk atas pangkuan nya ,dan merengkuh pinggang ramping instrinya dengan erat ,
__ADS_1
"tenanglah cinta ku hanya untuk mu seorang ,hon, jika aku perpaling pada wanita lain kau boleh membunuh ku tepat saat itu juga ,"ujar NathAn serius menatap mata indah istri nya yg sedang berada du dekapan nya
HAPPY READING....!!!!