
*mereka berdua berjalan menuju kelas ,sesampainya di kelas ,sean mengantarkan fely ke tempat nya yg mana membuat Reta dan NathAn saling pandang dan tersenyum misterius ,begitu pun Reno dan winda ,setelah semua nya duduk , dosen pun datang ,dan menjelaskan materi pelajaran selanjutnya ,pelajaran pun berlangsung dengan tenang setelah 1 jam ,dosen memberitahukan soal acara wisuda yg akan datang 1 minggu lagi ,yg mana membuat semua murid bersorak gembira karna akan lulus S2,nya,
pelajaran pun usai lebih cepat dari sebelum nya karna para dosen akan mengadakan rapat dengan para dosen²lainnya, soal wisuda ,para siswa /i NUSA BANGSA ,yg akan di gelar 1 minggu lagi,
"baiklah materi nya sampai disini saja ,kalian boleh pulang cepat hari ini ,jangan lupa selalu belajar karna ulangan akan segera di mulai besok ,persiapkan diri kalian agar bisa lulus S2, "ucap pak arnold wali murid XX A,
"baik pak ,"sahud mereka serempak ,
setelah itu dosen pun pergi meninggalkan kelas , semua murid bersorak gembira karna akan lulus kuliah ,para murid ada yg ingin mencari kerja setelah lulus dan ada juga yg ingin berbisnis ,Reta yg mendengar semua bisik² para murid lain nya ,hanya menggelengkan kpla nya, NathAn datang menghampiri Reta yg sedang tersenyum² sendiri ,
cup
"kenapa hm, "ujar NathAn sembari mencium bibir Reta sekilas yg mana membuat Reta mengerucutkan bibir nya kesal ,
"ihss, kau ini menyebalkan ,"rajuk nya memanyunkan bibir nya,
NathAn terkekeh ,melihat kesayangan nya kesal ,dia suka kalau mengganggu Reta ,karna menurutnya itu sangat lah menggemaskan ,sean yg melihat ke mesraan NathAn ,ia melihat ke arah fely ,menatap nya intens yg mana membuat fely jadi salah tingkah ,winda mengerutkan kening nya melihat fely seperti itu lalu ,ia melihat ke arah sean ,ia pun mengerti ,lalu tersenyum simpul,
seteleh cukup lama diam mereka pun kluar dari kelas menuju parkiran, dimana mobil²nya berada ,langkah kaki NathAn berhenti seketika ada seseorang memanggilnya dari arah belakang ,ia membalikkan tubuh nya ,dan menatap dingin orang yg telah memanggilnya, setelah tau siapa orang tersebut
"jho, tunggu..!! "teriak seseorang memanggil NathAn,
"apakah kau ada waktu malam ini ,kalau ada boleh kah kita jalan berdua ke mall ,aku ingin membeli sesuatu untuk acara wisuda nanti"ucap gadis itu dengan tidak tau malu nya ,
Reta yg ada di samping NathAn hanya memutar matanya jengah ,menghAdapi para wanita yg selalu mencari perhatian calon suaminya itu,
"siapa kau ,yg ingin mengajak kesayangan ku jalan ,"ucap Reta datar menatap tajam ke arah gadis di hadapan nya itu,
"aku ,teman dekat nya ,memang kenapa "sahut nya santay, tanpa rasa malu sedikit pun ,
__ADS_1
"teman dekat ya, atau kau ingin mendekatinya, cih ,dasar tidak tau malu ,"ucap Reta dengan kata² pedas nya membuat freta malu sekaligus geram ,tangan nya terkepal menahan amarah di hati nya ,sedang kan NathAn hanya diam menyaksika perdebatan antara kesayangan nya dengan gadis tidak tau malu seperti freta, bisik² terdengar di sekitar lorong yg masih ada para murid yg belum pulang ,mencibir freta yg tidak tau malu ,freta berlalu pergi karna sudah sangat malu dengan bisik² para siswa/i, di sana ,Reta tersenyum sinis ,melihat kepergian freta ,
"kau hebat hon,"bisik NathAn di telingan Reta ,
membuat Reta kegelian dengan nafas NathAn yg begitu hangat,
"orang seperti nya harus di beri pelajaran agar tidak mengganggu hubungan orang, sayang ,"sahut Reta tersenyum menyeringai ke arah NathAn yg mana membuat NathAn gemas dan mencium bibir Reta tanpa malu sedikit pun pada para siswa/i lain nya ,
"jangan tersenyum seperti itu ,atau kau ingin aku memakan mu sekarang jugA, "bisik nya ,menggigit kecil telinga Reta,
pipi Reta memanas ,merasakan hawa panas di telinganya ,ia langsung menarik NathAn agar segera masuk kedalam mobil nya,
"malu hm, "ejek NathAn melirik Reta yg memalingkan wajah nya ke arah samping, pipi nya merona merah ,
NathAn menarik Reta ke dalam dekapan nya dan mencium puncak kepala Reta dengan sayang, setelah cukup lama ,NathAn melepaskan pelukan nya, dan mulai melajukan mobil nya keluar dari area kampus ,di ikuti mobil fely dan sean ,seperti biasa fely selalu mengantar winda ke rumah nya ,
"fel, kemaren Reta membantu ku ,"ujar Winda curhat ,
"Reta membayar hutang ayah ku yg sebesar 10juta, tapi Reta membayar nya lebih dari 10juta ,"ujar winda sendu ,ia winda tau kalau Reta melunasi hutang ayah nya sebesar 5x lipat dari hutang ayah nya yg berjumlah 10 juta ,karna kemaren orang yg menagih hutang datang kerumah nya dan berterima kasih karna membayarnya sebesar 50juta ,tentu saja winda kaget dengan nominal yg cukup besar menurut kluarga mereka,
"hm, biarkan saja ,itu berarti rejeki mu dan juga keluarga mu, jadi kamu jangan merasa tidak enak ,Reta walau pun adalah seorang dari kluarga yg sangat kaya ,tapi dia tidak memandang rendah orang lain ,apa lagi yg ingin berteman dengan tulus ,bukan dengan materi nya belaka, dari dulu dia tidak pernah berubah ,hanya saja sifatnya yg sedikit berbeda dengan orang yg ingin menyakiti orang terdekat nya apalagi kluarga nya, kau tidak tau saja bagaimana sifat aslinya kalau sudah sangat marah jika ada yg mengusik ketenangan nya dan juga orang terdekatnya ,"ucap fely panjang lebar tentang kehidupan sahabat kecil nya itu ,tapi tidak dengan kelainan nya ,hanya dia dan kakek nenek Reta yg tau,
"tapi aku tetap saja tidak enak fel ,aku takut nanti di anggap tidak tau berterima kasih ,"ujar winda merasa tidak enak hati ,
"tenang lah ,Reta tidak seperti itu ,"sahut fely menenangkan ke khawatiran winda,
suasana kembali hening dengan pikiran masing², setelah 30 mnit Akhirnya mobil fely berhenti di depan rumah yg sederhana ,bercat biru, winda kluar dari dalam mobil dan mengucapkan terima kasih pada fely ,banyak tetangga yg melihat mobil mewah itu menatap mobil fely dengan curiga ,karna winda yg kluar dari dalam mobil mewah ,mereka berpikir kalau winda di antarkan oleh om² kaya, untuk mendapat kan uang,
setelah winda masuk ke dalam rumah nya ,mobil fely pun ikut pergi dari rumah winda ,dan menuju ke mansion nya, meskipun jarak mansion dan rumah winda tidak se arah fely tetap mengantarkan teman nya itu ,
__ADS_1
disisi lain ,
freta yg sudah tiba di rumah nya langsung menuju kamar nya dan membanting pintu kamar nya dengan keras ,membuat ibu dan ayah nya yg sedang duduk santai di ruang tamu ,terperanjat kaget mereka saling pandang ,segera mereka menuju kamar putri nya takut terjadi apa² pada nya,
"sayang kau kenapa ,buka pintu nya sayang ,ada apa,"ucap sang ibu freta dengan cemas sambil mengetuk pintu kamar putri nya itu,
pyaaarrrr,
terdengar suara pecahan kaca meja rias, dari dalam kamar putri nya,
"fre,buka pintu nya sayang kau kenapa ,cerita sama kami nak," ujar sang ayah ikut cemas ,
ibu freta berlalu pergi ke dalam kamar nya untuk mengambil kunci duplikat nya ,ia panik dan membongkar laci dengan asal ,setelah menemukan kunci itu segera ia berlari ke arah kamar putri nya dan mencoba membuka pintu dengan kunci itu dengan tangan gemetaran ,melihat sang istri gugup segera di rampas kunci itu oleh sang suami dari tangan sang istri,
setelah terbuka segera mereka masuk dan terkejut melihat kamar yg sudah seperti kapal pecah ,sangat berantakan ,pecahan kaca bertebaran dimana² ,barang dan juga figora yg tergantung pun sudah rusak, mereka menghampiri putri nya yg tidur tengkurap di atas ranjang sembari menangis terisak, menutup wajah nya dengan bantal
"sayang ,ada apa hm ,ceritakan pada kami ,apa masalah nya ,"ucap sang ibu lembut membelai kepala sang putri,
tidak ada respon dari freta ,ia masih menangis ,meluapkan kekesalan nya pada bantal ,dengan cara menangis, dan memukul bantal yg tidak bersalah itu, ibu dan ayah nya diam sembari terus mengelus kepala freta dengan sayang, setelah sedikit tenang ,freta bangun dan duduk menghadap ke arah ayah dan ibu nya dengan wajah sembab, mata bengkak dan hidung nya yg memerah, masih ada sisa² air matanya yg menetes, di pelupuk matanya,
"ada apa sayang, ceritakan perlahan pada ayah dan ibu nak ,apa masalahnya sampai² kamu menangis seperti ini ,apa ada yg menyakiti mu, di kampus,"tanya sang ayah lembut mengusap air mata di pipi putih sang putri ,
"ayah ,aku mencintai jhonathAn ayah ,tapi..tapi..!! dia sudah mempunyai kekasih ,dan..dan .."ucap nya tersedu² tidak bisa melanjutkan ucapan nya ,
"dan apa sayang,"sahut sang ibu
"jhonathAn , tidak mau bersama ku bu, dia..dia.. lebih memilih gadis sialan itu bu ,"ujar nya freta menatap sendu ke arah sang ibu,
alis kedua orang tua freta terangkat dengan ucapan putri nya ,yg sedikit ada ke marahan mengenai gadis sialan yg di ucapkan nya, mereka menjadi bingung sekaligus penasaran siapa orang yg membuat putri nya begitu emosi dan juga marah hingga mengamuk seperti ini,
__ADS_1
**HAPPY READING***...!!!