Luka Yang Kurindu

Luka Yang Kurindu
episode 10


__ADS_3

Sampainya di pohon besar tempat rahasia Leqsa dan Nadya


"Kamu sini dulu gak boleh ikut ke dalam" Ucap Leqsa pada Kenzi yang masih duduk di atas motor nya


"Lah kenapa emang??Aku mau masuk siapa yang larang? lagian gua juga udaa bebas karna sekarang gua kan sahabat lo"


"Ihh apaan sih lo, di bilang tunggu sini ya tunggu sini!!!! NANTI JUGA GUA AJAK MASUKK KOKKKK!" Ucap Leqsa dengan suara yang tinggi


"Lahhh kok ngegas:/!


"GUA GAK NGEGAS GUA GAK LAGI NAIK MOTOR"


"Ahhh bacod lu Leq, gua mau masukk geserannnn" Kenzi tidak peduli apa yang di ucap kan Leqsa ia ngotot untuk tetap masuk ke dalam


Ihhhhhh Ngeselinnn, Ngeselinnnnnnnnn!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Awasssss loo Tepung Kanziii Guaaaa bakallll Kerjaainn lo!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Leqsa mengikat tali di dekat rumput rumput yang agak liar, ia merencanakan sesuatu untuk Kenzi.


Di atas pondok pohon Kenzi sangat menikmati suasana hutan yang masih hijau alami dengan di sambut angin sepoy sepoy


Di bawahhh Leqsa berekting untuk mengerjain Kenzi


"Aduuuu kaki guaa....sakitt, Kenzii tolongin guaa"


"Napa loo"


"Kaki gua keseleo, gendong" Ucap Leqsa sambil mempout kan bibir nya


"Aduuu ada ada aja lu Leq"


Kenzi turun dari pondok pohon dan berjalan ke arah Leqsa


satuuu...duaaa.... ***** luuu jatuhh jatuhh lu, abis nya lu ngeselinnn

__ADS_1


duaaa...tiiiiga*


Kenzi tersandung dan jatuhh ke pelukann Leqsa


"Aduuu, lu sengaja ya Leq kerjain gua"


"ehhh gak gakk pede luu, Lu yang sengaja mah peluk peluk gua kan, aduhh parahh luu mesumm luu carik kesempatan ya"


"Ahhh parahh luu, jadi gua pula yang di tuduh tuduh" Kenzi bangkit dan naik lagi ke pondok pohon meninggal kan Leqsa


"Kenziiii..,"


"Apaan!!" ucap Kenzi dengan nada sedikit tinggi


"Gendong" Leqsa mempout kan bibirnya, Leqsa sebenar nya juga takut pasti Kenzi marah padanya


"Jalan sendiri gak usah manja"


huhhh dasar gak ada hatiiii


Leqsa naik ke pondok pohon dan duduk di samping Kenzi


tak ada yang memulai pembicaraan


hanya suara jangkrik dan burung burung yang terdengar di telinga


"Kenzii.." Leqsa memulai pembicaraan untuk membuat Kenzi tak marah lagi pada nya


"Paan"


"Belajar menjadi tenang Ken karena emosi pernah membuat ku kehilangan banyakk hall"


Kenzi menatap ku dan sedikit mendekatt


"Leqs.."

__ADS_1


"Apaa"


"Kamuuu memang bukan Senja Leq, Tapi setidak nya kamu lah yang selalu memperindah hari hari ku"


"Krikkkk...Krikkkkkk"


"Ahhh gak romantis lu Leq maless ahhh"


"Fokus memperbaiki diri, Jika kita berkualitas maka cinta yang berkelas akan datang sendiri nya" Ucap Leqsa menatap langit langit cerahh


"Emang nya kalo diri gua gini lu gak mau ya sama gua" Ucap Kenzi mencoba menggoda Leqsa dengan senyuman Cengir nya


"Paann sii loo, Ga mikir gua nikah sama lo dihhh mauu jadi apa guaaa nanti"


"Gua kan gada bilang mau nikah sama lo, heh gua juga punya tive cewe kali"


"Ihhh gaya banget sihhh.."


"Ehh tapi btw kata nya lu ada urusan penting di sini kok malah gak ngapa ngapain sih"


"Astaga lupa gua, ehh orang nya juga gak ada kok"


"Orang siapa kata nya yang tau tempat ini cuman lo sama Nadya?"


"Tadiii kann Kenn pas luu luan ninggalin gua, ada orang pakek misterius narik gua ke kamar mandi kata nya gini lo harus temuin gua pulang sekolah di pohon besar gituuu kenn"


"trusss, trusss??" Ekspresi wajah kenzi sangat srius dan otak usil Leqsa terpancing untuk mengerjain nya


"Terus kata nya gini Ken disana kalo lo bawak orang gua akan bunuh orang itu, gua cincang tulang tulang nya, guaa penggal kepala nya dan darah nya gua minum hahaahahahah"


Leqsa sendiri sangat geli dengan ucapan nya barusan ia mencoba menahan nya


"Emang bener gitu ya Leq?" Ucap Kenzi yang seperti nya dia takut dan memegang tengkuk nya sambil melihat ke arah kanan dan kiri


Walau begitu seperti nya Kenzi salah satu Cwok yang penakut gaya nya aja sok cull yahahaha

__ADS_1


"Ya enggak lahh yahahah"


"Oh y"


__ADS_2