
Leqsa membuka matanya perlahan di lihat nya seseorang memakai masker, jaket hitam dan berkacamata hitam di hadapannya. Seperti nya Leqsa mengenali orang itu.
"Kamu..?" Leqsa ingin membuka masker orang tersebut tetapi tangan nya di halangin oleh orang tersebut. "Jangan sekarang! Gua mohon pulang sekolah lu harus temuin gua di bawah pohon besar" ucap orang tersebut
"Lohh kok tau pohon besar? Itu kann..."
Belum siap Leqsa berbicara Orang tersebut berlari dan memanjat dinding sekolah
"Ehh..." Leqsa keluar dari kamar mandi dan terpelongo
Pohon besar adalah pondok pohon tempat rahasia Leqsa dan Nadya. Mereka sering ke tempat itu saat pulang sekolah dan saat sedang ada masalah. Saat hari libur mereka berdua selalu menghabis kan waktu nya di tempat itu. Tapi sekarang Leqsa sudah tidak pernah ke tempat itu semenjak Nadya yang kata nya sudah menikah. 5menit Leqsa terbodoh dan tak memikir kan apa apa dia hanya terbengong di depan pintu kamar mandi. Sampai Bel masuk menyadarkan nya Leqsa pun tersadar dari lamunan nya
********
Sepulang sekolah seperti biasa Leqsa pulang terakhir. Kali ini agar tidak ada yang mengetahuinya tentang tempat rahasia nya dengan Nadya. Leqsa menunggu isi sekolah sepi baru ia akan bergegas keluar dari sekolah. Saat semua isi sekolah sepi Leqsa keluar dan berjalan cepat agar tidak ada satu pun yang mengetahui.
__ADS_1
Leqsa berjalan melewati ruang ruang yang panjang. " Sepertinya ada yang menyembunyikan sesuatu" Ucap seseorang dari belakang Leqsa yang suara nya tidak asing, itu si Kenzi yang nyebelin.
Langkah Leqsa terhenti "ishh ngapain pakek ada dia segala!?" Batin Leqsa
Leqsa membalik kan badan nya ke belakang "Kok lu belum pulang?" Ucap Leqsa mencoba berbasa basi mengalih kan pembicaraan Kenzi tadi
"Lu sendiri jugak belum? Pulang bareng yuk?" Ucap Kenzi merangkul bahu Leqsa
"Apaan sih Ken! Gua gak bisa gu adaa urusan penting" ucap Leqsa mencoba tidak menatap Kenzi
"Urusan penting?? Pentingan urusan lu atau pulang bareng gua?" Kenzi menatap dekat wajah Leqsa
"Oooo, gtuu iya? Kalo gitu..,gua ikut!"
Ya ampun dasar cowok nyebelin, kalau dia ikut tempat itu bukan tempat rahasia gua sma nadya lagi dong? Tapi kok gak gua ajak pasti orang misterius itu lama nunggu gua?? Tapi kalau gua gak ajak Kenzi, kalau gua kenapa kenapa siapa yang nolongin? Kan gak tau kalau dia siapa?? Bisa jadi dia orang jahat??. Batin Leqsa
__ADS_1
"Ahhh lama banget lu mikir Leq" Kenzi menarik tangan Leqsa ke arah parkiran
"Ish kenzi kan gua gak ada bilang iya mau ngajak lu. Lagian gua mau ke tempat rahasia gua sma sahabat gua Nadya! Kalau gua ajak lu itu bukan tempat rahasia lagi. Lagian lu jugak bukan siapa siapa gua.!?"
Kenzi berhenti dan perlahan wajah nya mendekat ke wajah Leqsa
"Ehh ehh lu mau ngapain?? Mau mesum yaa ishh Kenziii" ucap Leqsa memicing kan mata nya karena tak berani menatap wajah Kenzi
"Lu bilang itu tempat rahasia lu sma sahabat lu kan?? Tapi kan sahabat lu sekarang udah gak ada?? Jadi sekarang kitaa sah sebagai...."
"Sebagai apa?" Dada Leqsa bersebar debar kencang. Apa yang ada di pikiran kenzi?? Sebagai apa??
"Sekarang kita Sahabat!" Ucap Kenzi memegang kedua pipi Leqsa. " sekarang tempat rahasia lo dengan nadya juga tempat rahasia gua oke?"
Yaelah kirain tadi mau jadiin gua sebagai
__ADS_1
"Kok diam sih! Yaudah kita pergi ke tempat itu keburu sore"
"iyaiya bawel banget sih"