
Leqsa tidak memperhatikan siapa siswa yang berteduh bersama nya ia hanya menutupi wajah nya di belakang badan Kenzi. Saat sampai di depan ruko itu Leqsa turun dan berdiri di samping motor tepat di belakang Kenzi
Di depan ruko ada bangku panjang, Leqsa duduk di bangku itu sambil memeluk tubuh nya yang kedinginan
"Yangg dinginnn" ucap seorang gadis yang berada di samping Leqsa pria itu memeluk pasangan nya tersebut sambil mengecup kening nya
Leqsa menoleh ke samping ia terkejud dan membalik kan lagi badan nya membelakangi orang itu. Dada nya berdebar debar
Rasa nya sakit sekali...sakittt...!!! Itu lah yang ada di benak Leqsa
Kenzi turun dari motor nya dan duduk di samping Leqsa. Dari tadi Kenzi memperhatikan kelakuan Leqsa
"Itu siapa kok kamu seperti terkejud melihat pria ituu?" Ucap Kenzi sambil memasangkan jaket ke badan Leqsa
Leqsa tidak menjawab ia hanya terbengong menatap kenzi
"Heyy leq kok diem sih?"
"Ehh itu...gpp.." mata Leqsa berkaca kaca
"Lohh kok gpp kan gue nnyak?"
"Diaa..dia Zein mantan gua, kami berpisah karna dia gak tahan sama gua karna setiap ingin jumpa, harus selalu diam-diam karna gua belum boleh pacaran sama ayah dan ibuk yang terus mengekang gua dan kami udah menjalanin hubungan selama 2tahun.." Ucap Leqsa membuang nafas nya
"Leq...jangan pernah takut kehilangan seseorang yang tidak pernah bersyukur memeliki mu.." Kenzi menoleh kan wajah nya ke arah Leqsa
Tidak bisa menahan rasa sedih nya, Leqsa jatuh kepelukan Kenzi sambil menetes kan air mata nya "Jangan nangis leq Be You Self" Kenzi mengusap ucap rambut Leqsa
__ADS_1
"Luka memang sembuh, akan tetapi bekas nya tak akan pernah hilang..,"
"Katakan ini pada dirimu sendiri, Kamu kuat, kamu bisa menghadapi semua ini, dan bersabar lah bentar lagi akan ada titik bahagia di depan sana.."
******
Hujan nya semakin deras dan di sambut oleh kilat petir dan hari yang sudah mau malam
Di rumah ibu Leqsa khawatir dengan putri nya yang belum juga pulang.
LENY DESWITA nama ibu Leqsa.
"Kemana anak ini jam segini belum pulang juga. Yaallahh..." Bu Leny duduk di sofa sambil mencoba menghubungi Leqsa, tetapi telvon nya tidak aktif. Bu Leny semakin khawatir dengan keadaan Leqsa ia bangkit dan berdiri di depan pintu melihat tidak ada tanda tanda kepulangan putri nya
******
Waktu sudah menunjukan pukul 18.00
Sampai di depan rumah ibu Leqsa langsung bergegegas keluar dan berharap itu putri nya, ternyata benar. Ibu Leny langsung memeluk Leqsa
"Ya ampun Leqsa kamu kemana aja jam segini baru pulang ibuk Khawatir banget nak.." Buk leny melihat seorang pria tampan dan tinggi yang pulang bersama anak nya "Itu siapa Leqsa?"
"ituu Kenzi buk dia anak baru di sekolah dia yang tumpangin Leqsa tadi karna angkot nya udah gak ada. Tadi kami neduh buk karna hujan nya deres banget" Leqsa menundukan wajah nya tidak berani menatap ibu nya karna pasti ibu nya akan marah ia pulang di antar laki laki
"Halo tante, saya Kenzi.." kenzi menyalim tangan ibu Leqsa
"Ohh nak Kenzi...sini masuk dulu tante buatin tehh kamu dingin kan?"
__ADS_1
Leqsa melolot melihat wajah ibu nyaa "ibuk ga marah? Leqsa pulang di antar laki laki?.."
"Kenapa ibu harus marah cobak? Ibuk jugak mau berterima kasih dengan nak Kenzi udah antar kamu pulang."
"Tapi kann buk biasanya..."
Belum sempat Leqsa melanjut kan perkataan nya sudah di sambung oleh ibu nya "Lagian Ibuk yakin nak Kenzi ini anak baik-baik kok, sopan dia juga pasti bisa jagain kamu yakan nak kenzi..., yaudah masuk yukk.."
Leqsa tidak percaya apa yang di katakan ibu nya. Tidak marah... tidakk marahh.??????
"Hehe iya tantee..em tante tapi saya pulang aja pasti Mama nyariin juga soal nya udah malam juga ni"
"Ohh begitu yaudah hati hati ya nak.."
"Iya bukk" Kenzi menyalim tangan ibu Leqsa "guaa pulang ya Leq.."
"Eh iya Ken hati hati.."
Leqsa dan ibu nya masuk kedalam rumah Leqsa masih bingung kenapa ibu nya tidak marah seperti yang lalu-lalu di jemput dan di antar Zein..???
Tapi sudah lah sangat baguss ibu tidak marah pada nya. Capek juga harus terus menerus di marahi. Aku kan sudah besar. Dan mungkin ibu udah memaklumi putri nya yang masih puber ini tentang asmara percintaannya
Leqsa mandi dan mamakai pakain tidur nya. Setelah itu ia makan malam bersama ibu nya setelah makan malam Leqsa mencium tangan ibunya dan masuk kedalam kamar
Terima kasih atas jatuh, bangunya, bahagianya dan sedihnya
Setidak nya dari segala hal yang pernah di lalui, aku terlatih untuk bisa sekuat ini dan menjadi versi terbaikku nanti....
__ADS_1
Dan untuk hari esok apapun yang terjadi nantinya, entah itu baik ataupun buruk, itu adalah ketetapan yang harus dijalani. Semoga bisa menjadi pelajaran berharga untuk diriku sendiri :)
Bersambung...