Luka Yang Kurindu

Luka Yang Kurindu
episode 3


__ADS_3

Leqsa menjadi salah tingkah wajah nya tidak menunjukan ekspresi apa pun tawa nya yang tadi tak tertahan kan, kini mulut nya terbungkam kaku.


"Hey kok diam?" Kenzi melambai-lambai kan tangan nya ke depan wajah Leqsa.


"Haah itt..itu anuu" Leqsa menepuk jidat nya dan membalik kan kembali posisi badan nya ke depan.


Leqsa melipat dua tangan nya sambil menggigit bibir nya "Ya ampun kok gua jadi gini yaa. Apa yang gua pikir kan, apa dia sukak sama gua? Ihh apaan si gak mungkin laah! Hm atau jangan jangan diaaa bener sukak?." Dalam pikiran leqsa yang mengada-ngada karna salah tingkah dengan Kenzi.


"Anehh" ucap Kenzi pelan dan bangkit dari bangku nya


"Ehh mau ke mana?" Dengan tidak sadar apa yang di ucap kan dan di lakukan nya, Leqsa menarik tangan Kenzi sampai ia terjatuh di pelukan leqsa.


Murid di kelas terkejud dengan mereka berdua ada yang berkata keserasian Kenzi dan Leqsa ada juga yang mengatakan Leqsa kecentilan.


"Soswitttt bangettt uwuuu gemezzzss..." ucap Melin yang duduk bersama dudung


Leqsa tersadar apa yang di lakukan nya dan terkejud ia tidak sengaja mendorong Kenzi sampai terjatuh.


"Awww..." Kenzi terduduk di lantai


"Ehh ya ampun, ya ampunn maaf" leqsa mambantu Kenzi bangkit dan melepas kan nya kembali karna pikiran nya bersampur aduk Kenzi kembali jatuh.

__ADS_1


Leqsa menutup wajah nya dengan kedua tangan nya sambil berkeringat.


"Awwwww" kenzi memegang pinggang nya


"Ya ampunn Leqsa, gilaa lo ya nyiksa pangeran gue! Duhhh sini sini aku bantu" ucap Yeni sambil bangkit ke arah kenzi


"Gak usah, gak usah gua bisa sendiri kok" Kenzi bangkit dan keluar dari kelas. Kenzi menuju ke kamar mandi karna ingin membuang air kecil


"Isshh pangerann Kenzii kok gituuu sama gue " yeni di tarik salsa kembali ke bangku nya


"Udahh ahh yennn gak usah lebay" ucap salsa


"Huhhh sebeel sebellllll!!!!" Yeni mempout kan bibir nya


"Tarik nafas tenang...tenang leqsa...tenang..." leqsa menarik nafas dan menghempas kan nya perlahan "Huhhhh.."


Tidak lama Kenzi masuk berjalan menatap ke arah Leqsa. Leqsa menunduk dan menutupi wajah nya dengan rambut nya


"Emang gini ya tingkah cewek kalo jumpa sama orang ganteng" ucap kenzi tertawa kecil


Leqsa melotot dan mengarah ke wajah kenzi "Pede banget sihh" leqsa langsung menutup mulut nya dan mengarah ke dinding sambil menutup wajah nya dengan tangan nya "Duhh tadi udah tenang kok jadi gini lagi sihhh" batin Leqsa

__ADS_1


Di balakang Jaya dan Alvi terbengong melihat kelakuan Leqsa dan Kenzi


"Guaa jadi ngeri anying" ucap Jaya sambil melengket kan tangan kanan nya di dagunya


Alvi mengarah kan wajah nya ke Jaya meraka bertatapan " Mau di peluk nggak?"


"Apa aku terlihat peduli bang jago?" Ucap Jaya


" Rasa nya sakit sekali...sakittt!" Alvi menggoyang goyang kan bahu Jaya


"Ehh bocor banget sih kalian duaaa" ucap bulan


" ehhh! mulut lu lebih bocor kek ember pecah yakan cs?" Ucap Jaya


"Iyaa cs, gak usah goyang kali tuu mulut. Yang bukan urusan gak usah di urusin oke" ucap Alvi pada Bulan


"Mantapp bang jago haha" sambung jaya


"Dihh apaan sih.." bulan menarik tangan tari. "Yuk ngantin tar gerah nie di dalam mulut laki-laki kek mulut mak mak gak di kasi uang bulanan"


"Yeeee sadar dong mulut lu tuu kayak ember pecah kesamber gledek" balas jaya yang tidak mau kalah

__ADS_1


Bulan dan tari keluar bulan menutupi kuping nya dengan kedua tangan nya


"Huuuuuuuuu" sorak alvi


__ADS_2